<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741</id><updated>2012-02-16T02:37:32.262-08:00</updated><title type='text'>indonesia.faithfreedom</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-5249856076730766046</id><published>2007-06-24T07:32:00.001-07:00</published><updated>2007-06-24T07:32:37.331-07:00</updated><title type='text'>Muslim Mengkritisi Muhammad &amp; Kitabnya</title><content type='html'>http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14188&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-5249856076730766046?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/5249856076730766046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=5249856076730766046' title='33 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/5249856076730766046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/5249856076730766046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/06/muslim-mengkritisi-muhammad-kitabnya.html' title='Muslim Mengkritisi Muhammad &amp; Kitabnya'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>33</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-7376836798196023426</id><published>2007-06-24T07:30:00.000-07:00</published><updated>2007-06-24T07:32:04.412-07:00</updated><title type='text'>Muslim bertanya : apakah Islam sebuah kebenaran ?</title><content type='html'>http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14062&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-7376836798196023426?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/7376836798196023426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=7376836798196023426' title='18 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/7376836798196023426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/7376836798196023426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/06/muslim-bertanya-apakah-islam-sebuah.html' title='Muslim bertanya : apakah Islam sebuah kebenaran ?'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-1212799286012041837</id><published>2007-05-16T12:36:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T12:45:26.905-07:00</updated><title type='text'>Pembantaian Yahudi di Medinah (Bagi 4)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/06-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-1.jpg"&gt;&lt;img src="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/06-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/b_quraiza.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;MENGINVASI &amp; MEMBANTAI BANU QURAIZA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berikutnya adalah giliran Banu Quraiza. Segera setelah Perang Parit, Muhammad mengaku bahwa malaikat Jibril mengunjunginya, "memintanya agar menarik pedang dari sarungnya dan bergerak menuju habitasi Banu Quraiza 'laknat' dan memerangi mereka. Gabriel mengatakan akan berangkat dgn barisan malaikat dan menggoyahkan benteng2 mereka dan menaruh ketakutan dlm hati mereka." (2) Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 443 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidak jelas mengapa malaikat sakti spt Jibril memerlukan bantuan Muslim utk memberangusi Yahudi kalau ia sudah memiliki "barisan malaikat" yg bisa menggoyahkan benteng2. Namun demikian, sang rasulullah segera memanggil si tukang teriak azan dan memerintahkannya agar mengumumkan permusuhan baru melawan Banu Quraiza," (2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhammad mengepalai bala tentara 3000 tentara infantri dan 30 pasukan berkuda milik Ansar (pembantu) dan Muhajiri (Emigran). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Banu Quraiza diserang karena tidak membantu Muhammad saat Quraish menyerang Medinah. Ali bersumpah bahwa ia tidak akan berhenti sebelum ia menebus garisun mereka. Pengepungan ini berlangsung selama 25 hari. Akhirnya Banu Quraiza menyerah tanpa syarat. Muhamad memerintahkan para lelaki agar diikat tangan mereka, sementara para wanita dan anak2 disekap secara terpisah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Melihat ini, suku Al-Aws tribe memohon agar nabi memperlakukan mereka dgn ringan. Muhamad mengusullkan agar Sa‘d bin Mu‘adh, seroang mantan sekutu, diberi tugas utk menentukan hukuman dan mereka setuju. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keputusan Sa'd-yg luka2 serius dlm perang sebelumnya (the Battle of the Confederates)-adalah agar "semua lelaki bertubuh sehat dibunuh dan para wanita dan anak2 dijadikan tahanan dan kekayaan mereka dibagi2kan antara para pejuang Muslim." Sahih Bukhari Volume 4, Book 52, Number 280 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan keputusan sangat keji inipun diterima oleh sang rahmatan lil alamin yg mengatakan bahwa "Sa‘d memberi keputusan sesuai dgn Perintah &lt;br/&gt;Allâh." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Al-Bubarapouri menambahkan bahwa "Yahudi pantas menerima hukuman keras ini karena pengkhianatan, perasaan anti-Islam dan persediaan persenjataan yg mereka kumpulkan yg terdiri dari 1500 pedang, 2000 tombak, 300 baju besi dan 500 tameng, kesemuanya jatuh ke tangan Muslim." (4) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sejarawan Muslim sigap membenarkan alasan serangan ini dgn tuduhan korban "curang", memfitnah dan "mengkhianati" dan "menyimpan perasaan melawan Islam". Namun tidak satupun menyebutkan apa persisnya dosa2 Quraisy yg sampai pantas di-genocide secara total itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Lobang2 digali di bazaar Medinah dan sekitar 600-900 Yahudi dipenggal disana...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Huyai, Ibn Akhtab, kepala Bani Nadir dan ayah Safiyah&lt;/strong&gt; ditangkap dlm serangan ini dan dibawa ke nabi dgn tangannya diikat pada lehernya. Ia tetap menolak Muhammad dan memilih dipenggal ketimbang dipaksa memeluk agamanya. Dan iapun dipenggal pada detik itu juga. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Utk memisahkan lelaki dewasa dari lelaki2 muda, &lt;strong&gt;para pemuda disuruh melorotkan celana mereka dan kalau mereka sudah memiliki jembut, dipenggallah mereka&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4390 &lt;br/&gt;Diriwayahkan Atiyyah al-Qurazi: &lt;br/&gt;Saya berada diantara para tahanan Banu Qurayzah. Mereka (para Sahabat) menguji kami, dan mereka yg mulai tumbuh jembut dibunuh dan mereka yg belum, tidak dibunuh. Saya berada diantara mereka yg belum punya jembut. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau kalian masih juga menganggap bahwa Muhamad adalah rasulullah, anda bukan manusia. Saya percaya, kekejaman nabi terhdp Yahudi asal Arabia ini sudah jelas menganga didepan mata. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidak mungkin seorang rasulullah bisa membunuh sekitar 600 - 900 orang dan mengusir ribuan orang tanpa sedikitpun menunjukkan belas kasih. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad bukan rahmatan lil alamin, tetapi kutukan syaitan bagi umat manusia. Bahkan pada detik2 kematiannyapun ia masih melanjutkan instruksi bagi dilakukannya ethnic cleansing. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari Volume 4, Book 52, Number 288 &lt;br/&gt;Nabi pada tempat tidur kematiannya, memberi tiga perintah dan satu diantaranya adalah utk mengusir para penyembah berhala dari jazirah Arab. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176 &lt;br/&gt;Diriwayahkan 'Abdullah bin 'Umar: &lt;br/&gt;Rasulullah mengatakan, "Kau (Muslim) akan memerangi Yahudi sampai mereka bersembunyi dibelakang batu. Batu2 itu akan mengkhianati mereka dan mengatakan, 'Ya 'Abdullah (yi budak Allah)! Ada yahudi dibelakang saya, bunuhlah ia.' " &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ia maling, gangster dan perampok picisan. Ia kaya karena harta korban2nya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176 &lt;br/&gt;Narrated Anas bin Malik: &lt;br/&gt;Orang sering memberikan buah korma kpd nabi (sbg hadiah) sampai ia menguasai Bani Quraiza dan Bani An-Nadir, saat ia mulai membalas hadiah2 orang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lanjutan: &lt;br/&gt;Part 1: The siege, the surrender &amp;amp; the intercession of al-Aus &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Part 2: Who is Sa`d bin Mu`adh? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Part 3: Appointment of Sa`d bin Mu`adh, his judgment, its execution and conclusions &lt;br/&gt;------------------------- &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1- From Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland, (1976), pp. 100-107 By W. N. ARAFAT http://homepages.haqq.com.au/salam/misc/qurayza.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2- AR-Raheeq Al-Makhtum by Saifur Rahman al-Mubarakpuri http://islamweb.islam.gov.qa/english/sira/raheek/PAGE-26.HTM &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3- http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/maududi/mau59.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4- http://islamweb.islam.gov.qa/english/sira/raheek/PAGE-29.HTM&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-1212799286012041837?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/1212799286012041837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=1212799286012041837' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1212799286012041837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1212799286012041837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/pembantaian-yahudi-di-medinah-bagi-4.html' title='Pembantaian Yahudi di Medinah (Bagi 4)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-8027155275564397383</id><published>2007-05-16T12:31:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T12:36:32.674-07:00</updated><title type='text'>Pengusiran Yahudi dari Medinah (Bag 3)</title><content type='html'>http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/b_nadir.htm &lt;br/&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;INVASI terhdp BANI AN-NADIR:&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berikut adalah giliran Bani Nadir. Mereka juga termasuk salah satu suku Yahudi di Medinah. &lt;strong&gt;Ka'b Ibn Ashraf&lt;/strong&gt;, kepala Bani Nadir mengkhawatirkan keselamatan sukunya setelah melihat apa yg terjadi dgn Banu Qaynuqa dan bgm sang Nabi memberangus mereka semua tanpa ampun. Ia sadar bahwa Muhamad adalah orang biadab tanpa moral ataupun prinsip dan tidak ada satu halpun yg dpt menghentikan upayanya mengeradikasi Yahudi. Oleh karena itu Ka’b Ibn Ahraf merasa perlu utk berkomunikasi dgn orang2 Mekah utk mencari perlindungan, kalau2 Muslim suatu saat menginvasi bangsanya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ka'b bin Ashraf, menurut Maududi : "Orang kaya yg terkenal karena ketampanannya dan kemahirannya berpuisi itu kemudian pergi ke Mekah, dan menyebarkan semangat balas dendam atas matinya kepala2 suku Quraish di Badr dgn menulis dan membacakan syair2 provokatif. Lalu ia kembali ke Medinah dan menyusun lirik2 yg bersifat menghina ttg wanita2 Muslim. Pada akhirnya, &lt;strong&gt;Nabi Suci (SAW)&lt;/strong&gt; mengirimkan Muhammad bin Maslamah Ansari pada Rabi al-Awwal, A. H. 3, utk melaksanakan &lt;strong&gt;PERINTAH PEMBUNUHANNYA&lt;/strong&gt;.” (Ibn Sad, Ibn Hisham, Tabari). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Apa tindak kejahatan bin Ashraf ? Menulis sajak ?&lt;/strong&gt; Inikah yg mengakibatkan Muhamad menjatuhkan fatwa pembunuhannya ?? Inikah alasan seorang nabi yg disebut adil/insan kamil/pemaaf/lemah lembut/rahmatan lil alamin, utk membunuh pihak yg tidak disukainya ?! Muslim bersikeras bahwa Muhamad melakukan ini, walaupun dgn cara licik, demi menyelamatkan nyawa pengikutnya. Ini lagi2 bukti bgm Islam merusak cara berpikir pengikutnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahkan Muslim dgn tenang tidak menganggap aneh perintah pembunuhan Muhamad terhdp Abu Afak, lelaki jompo berusia 120 tahun dan &lt;strong&gt;Asma bint Marwan&lt;/strong&gt;, wanita penyair beranak lima, yg keduanya menulis lirik2 yg dianggap menghina terhdp ‘nabi suci’ itu. Kalau begitu, apa beda Muhamad dgn Saddam Hussein, Bin Laden atau tiran2 lainnya ? Bukankah ini sama saja dgn asasinasi para wartawan, penulis dan kaum intelektual oleh Republik Islam Iran dan rejim2 bengis lainnya ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Cerita pembunuhan Ka'b Bin Ashraf dlm hadis:&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;BUKHARI, VOLUME 5, #369 &lt;br/&gt;Diriwayahkan Jabir Abdullah: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rasulullah mengatakan "SIAPA BERSEDIA MEMBUNUH Ka`b bin al-Ashraf yg melukai Allah dan RasulNya ?" Maslama berdiri dan mengatakan, "Ya Rasul ! Maukah anda agar saya membunuhnya ?" Nabi mengatakan, "YA". Maslama mengatakan, "Maka ijinkan saya utk mengatakan satu hal (palsu) (yi utk menipu Ka`b). Nabi mengatakan, "Kau boleh mengatakannya." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maslama pergi ke Ka`b dan mengatakan, "Orang itu (Muhamad) menuntut Sedekah dari kami dan ia sangat memberatkan dan oleh karena itu saya datang utk meminjam sesuatu darimu." Ka`b menjawab, "Memang kau akan cepat lelah karena Muhamad !" Maslama mengatakan, "Tetapi karena kami sudah mengikutinya, kami tidak mau meninggalkannya, sebelum kami tahu bgm nasibnya akan berakhir. Sekarang, pinjamkan kami onta penuh yg dibebani penuh dgn makanan. … &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maslama dan temannya menjanjikan Ka`b bahwa ia akan kembali. Malam itu juga, ia datang ke Ka`b, BERSAMA DGN KAKAK ANGKAT Ka`b (!), Abu Na'ila. Ka`b mengundang mereka utk memasuki bentengnya dan ia bergegas berangkat menemui mereka. Isterinya bertanya padanya, "Kemana kau pergi saat malam ini ?" Ka`b menjawab, “Maslama dan kakak angkat saya, Abu Na'ila, telah datang." Isterinya mengatakan, "Saya mendengar suara seakan darah tumpah darinya." Ka`b mengatakan, "Mereka tidak lain dari saudara saya, Maslama, dan kakak angkat saya, Abu Na'ila. Seorang lelaki murah hati harus menanggapi panggilan, bahkan di malam hari, bahkan kalau ini undangan utk dibunuh." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maslama masuk dan mengatakan kpd rekannya, "Kalau Ka`b datang, saya akan mencium wangi rambutnya, dan begitu kau melihat bahwa saya memegang kepalanya, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;BUNUH IA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Saya akan mengijinkan kau mencium wangi kepalanya." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan itu pula yg terjadi !! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hadis ini melanjutkan : "Dan mereka membunuhnya dan menghadap nabi dan memberitahuinya." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;VERSI TABARI &amp; IBN ISHAQ: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tabari VII:94 "Ashraf tidak menyangka apa2 ketika Maslama berseru, ‘BUNUHLAH MUSUH ALLAH !' Dan mereka membunuhnya dan pedang2 mereka saling bentrok. Maslama mengatakan, ‘Saya ingat keris saya dan saya mengambilnya. Saya menancapkannya kebagian bawah tubuhnya. Saya menekan pisau saya itu dgn kuat sampai mencapai alat kelaminnya. Musuh Allah jatuh ke tanah.'" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:368 "Kami membawa KEPALANYA kepada Muhamad malam itu, menyalami nabi saat ia solat berdiri dan melemparkan kepala Ashraf di kaki nabi. Nabi MEMUJI ALLAH bahwa penyair itu telah dibunuh dan memuji kami atas PEKERJAAN BAIK yg kami lakukan demi Allah. Serangan kami terhdp musuh Allah mencampakkan teror diantara Yahudi dan tidak ada Yahudi di Medinah yg mengkhawatirkan nyawa mereka.'" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;KESIMPULAN : PEMBUNUHAN DAN TEROR = "PEKERJAAN BAGUS" dlm Islam &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:368 "Ashraf's body was left prostrate. After his fall, all of the Jews were brought low. Sword in hand we cut him down. By Muhammad's order we were sent secretly to his home by night. Brother killing brother. We lured him to his demise with deviousness. We made him taste death with our deadly swords. We sought victory for the religion of the Prophet." Tabari VII:97 "The morning after the murder of Ashraf, the Prophet declared, ‘&lt;strong&gt;Kill any Jew who falls under your power&lt;/strong&gt;.'" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cerita ini semakin seru. Maududi melanjutkan riwayahnya : &lt;br/&gt;“Setelah tindakan hukuman ini (yi pengusiran B. Qainuqa dan pembunuhan Ka'b bin Ashraf), Yahudi sangat ketakutan shg tidak lagi berani melakukan apa2. Tetapi kemudian pada Shawwal, A. H. 3, suku Quraish ingin membalas dendam atas kekalahan mereka di Badr, berbaris menuju Medinah dgn persiapan besar, dan Yahudi melihat bahwa hanya 1000 tentara berbaris dgn nabi (SAW), disbanding dgn 3000 tentara Quraish, bahkan setelah mereka ditinggalkan oleh ke 300 orang munafik yg kembali ke Madinah. Mereka melakukan pelanggaran pertama dan terbuka terhdp Perjanjian dgn menolak bergabung dgn Nabi dlm mempertahankan kota itu.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;BETAPA ANEHnya bahwa Muslim menuntut kerjasama Bani Nadir setelah membunuh pemimpin mereka dan menghancur-leburkan saudara mereka, Bani Qaynuqa. Maududi membanggakan bgm Yahudi2 ini ketakutan tetapi tetap mencap mereka telah melakukan fitnah karena tidak bersedia mendukung pihak pembunuh kepala suku dan saudara2 mereka ? Bukankah pembunuhan Ka’b ibn Ashraf dan pengusiran Bani Qaynuqa juga merupakan pelanggaran Perjanjian ? Atau mungkin Muhamad merasa bahwa Perjanjian itu hanya bersifat sepihak yg hanya mewajibkan Yahudi sementara Muslim bebas melakukan apa saja ?? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi melanjutkan : &lt;br/&gt;“Ketika dlm Pertempuran Uhud, Muslim mengalami kekalahan, mereka (B Nadir) semakin bersemangat. Sampai mereka menyusun rencana rahasia utk membunuh Nabi (SAW) tetapi rencana itu gagal sebelum bisa dilaksanakan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Detilnya begini : &lt;br/&gt;Setelah insiden Bi'r Maunah (Safar, A. H. 4) Amir bin Umayyah Damri secara tidak sengaja membunuh dua lelaki Bani Amir yg sebenarnya termasuk sekutu2 Muslim. Amir menyangka mereka musuh. Karena kesalahan ini, Muslim wajib membayar uang darah (DIYA). Karena Bani an-Nadir juga bersekutu dgn Bani Amir, Nabi (SAW) pergi menemui mereka, bersama dgn para Sahabat, utk meminta bantuan mereka melunasi uang darah tsb. Dari luar mereka setuju, tetapi secara rahasia mereka merencanakan bahwa seseorang dari mereka akan naik ke atap tempat duduknya Nabi dan menjatuhkan batu besar utk membunuhnya. Tetapi sebelum mereka dpt melangsungkannya, Allah memberitahu nabi dan nabi segera berangkat dan kembali ke Madinah.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;ABSURDITAS YG MENGGELIKAN ! Jadi, pertama Muhammad melanggar perjanjian dgn membunuh Ka’b bin Ashraf. Ia kemudian melanggar SEMUA perjanjian dgn menjarah semua harta Banu Qaynuqa dan mengusir mereka dgn jalan kaki ke gurun pasir. Kini, algojo2 mereka dgn tidak sengaja membunuh orang lain. Lalu mengapa Banu Nadir yg harus menanggung kesalahannya ? Perjanjian tidak dibuat utk membebaskan tindakan criminal salah satu pihak. Perjanjian Muhamad dgn Yahudi adalah utk membela Medinah dari invasi musuh. Bukan utk melunasi tindak criminal Muhamad dan algojo2nya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;BETAPA TOLOLNYA pakar2 Muslim yg selama 1400 tahun membaca cerita ini dan tidak seorangpun memikirkan sejenak isinya ?? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bisakah anda bayangkan kalau scenario itu terjadi di abad 21 ini ? Adakah seorang Presiden yg membunuh lawan politiknya dan lalu meminta uang pada keluarga korbannya itu utk membebaskan Presiden itu dari lilitan hutang pribadinya, misalnya ? Serendah itukah Muhamad ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dlm cerita ini, ternyata Muhamad pergi ke Bani Nadir dan menyatakan tuntutannya. Yahudi2 yg sudah ketakutan ini semakin takut dan tidak memiliki pilihan lain selain setuju saja. TAPI BUKAN INI YG DIINGINKAN NABI ! Nabi berharap bahwa B Nadir akan menolak permintaannya dan NABI AKAN MENGGUNAKAN PENOLAKAN INI SBG ALASAN UTK MEMBERANGUSNKAN B NADR, spt ia memberanguskan Banu Qaynuqa. Bani Nadir memiliki tanah agrikutlur yg paling maju di Yathrib. Muhamad mengincar tanah agrarian dan ternak mereka. (Bukhari Volume 9, Book 92, Number 447 ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad sudah merasakan enaknya TIGA TA, dan tentu kecewa dgn setujunya B Nadir utk membantunya. Jadi apa yg harus dilakukannya ? AH ! Tidak sulit ! Bukannya masih ada ALLAH SWT ?? Muhamad kemudian mengatakan kpd gangnya bahwa tiba2 ia mendapat wahyu dan Allah, katanya, mewanti2nya bahwa B Nadir akan mencoba membunuhnya. Pengikutnya percaya. Wong, semua absurditas Muhamad mereka percaya, dari datangnya Jibril, sampai malam Isra Miraj naik kuda Buraq … apapun mereka percaya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Al-Mubarakpouri menulis; "… Setelah mendengar ceritanya, mereka mengatakan akan mengambil bagian dlm membayar uang darah itu dan memintanya dan sahabat2nya agar duduk di rumah dan menunggu. Yahudi melakukan pertemuan singkat utk memulai rencana pembunuhan terhdp Nabi (SAW). Yang paling jahat diantara mereka, ‘Amr bin Jahsh, menaiki tembok dan menjatuhkan batu besar atas kepalanya. Salah seorang dari mereka, Salam bin Mashkam, memperingatkan mereka agar tidak melakukannya, karena Allâh akan membongkar rencana ini pada nabi dan tindakan macam itu merupakan pelanggaran atas perjanjian dgn Muslim. &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Ternyata, Jibril memang datang dan memperingatkan Nabi (SAW) … shg ia bergegas kembali ke Medinah. …" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekali lagi, perjanjian Bani Nadir dgn Muslim itu adalah utk berperang melawan Mekah jika mereka menyerang Medinah. BUKAN utk membayar uang darahnya Muhamad. Tetapi Muhamad menggunakan ‘wahyu’nya itu utk menyatakan perang terhdp B Nadr. Nabi yg percaya bahwa Allah adalah khairul maakerin, "penipu paling ulung", sendirinya adalah penipu licik. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamadlah yg melanggar perjanjian. Ia juga melanggar prinsip2 moralitas dan batas2 kepantasan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lagipula, bukankah cerita diatas seharunya mengundang pertanyaan ?? &lt;br/&gt;Kalau memang Yahudi ingin membunuh Muhammad, apa sulitnya menangkap Muhamad dan sahabat2nya saat mereka berkunjung ? Mengapa harus susah2 menjatuhkan batu diatas kepalanya ? Mengapa Allah sanggup memperingatkan nabi tersayangnya, dan tidak bisa membuat ‘Amr bin Jahsh jatuh dari atap ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau Allah memang begitu marah dgn Yahudi2 ini, mengapa IA tidak membunuh mereka sekalian ? Bukankah ini lebih mudah bagi Muslim dan nabi tersayangNya ? Mengapa Allah yg Maha Pengasih itu membiarkan pengikutnya utk bertindak spt pembunuh picisan ? Hanya orang2 yg dibutakan oleh agama yg tidak sedikitpun merinding membaca cerita2 ini. Bagi orang2 normal lainnya, tidak sulit melihat bgm Muhamad merencanakan ini semua demi suksesnya operasi ethnic cleansing dan penjarahannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi mengakhiri cerita ini dgn mengatakan; &lt;br/&gt;“Kini tidak ada lagi alasan utk memberi mereka konsesi lebih lanjut. &lt;br/&gt;Nabi dgn segera mengirimkan ultimatum bahwa fitnah yg mereka rencanakan telah diketahuinya, dan oleh karena itu mereka &lt;strong&gt;(B Nadr) HARUS MENINGGALKAN MEDINAH DLM 10 HARI; KALAU MASIH ADA DARI MEREKA YG TERTINGGAL, MEREKA AKAN DIBUNUH.&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu, Abdullah bin Ubayy mengirimkan mereka (B Nadr) pesan bahwa ia akan membantu mereka dgn 2000 tentara dan bahwa Bani Quraizah dan Bani Ghatafan juga akan membantu mereka; oleh karena itu mereka harus bersikeras dan tidak beranjak dari situ. Karena jaminan palsu ini, B Nadir menanggapi ultimatum Nabi dgn mengatakan bahwa mereka tidak akan meninggalkan Madinah dan ia bisa melakukan apapun yg ia suka. Akhirnya, pada Rabi' al-Awwal, A. H. 4, Nabi (SAW) mengepung mereka dan setelah beberapa hari pengepungan (ada yg mengatakan 6 hari, ada yg mengatakan 15) mereka meninggalkan Medinah dgn syarat mereka dapat membawa semua harta mereka yg dpt diangkut onta2 mereka, kecuali peralatan perang. Akhirnya, Medinah bebas dari suku Yahudi yg curang itu. Hanya dua dari Bani Nadir menjadi Muslim dan dibiarkan menetap. Yg lainnya pergi ke Syria dan Khaibar.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad tidak membantai Bani Nadir spt ia membantai Banu Qurayza, suku Yahudi lainnya yg tinggal di Medinah, tapi itu tidak berarti bahwa ia tidak sempat memikirkannya, spt dibuktikan ayat Quran dan Sirat dibawah ini: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[59.3] Dan jika tidaklah karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. &lt;br/&gt;Artinya : dengan pedang, 'dan didunia berikut akan ada hukuman neraka, juga.[Sirat, p. 438] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Baik B Quraiza maupun B Ghatfan tidak menolong B Nadir dan akhirnya, tamatlah riwayat mereka di Medinah. Huyai Ibd Akhtab, kepala suku B Nadir saat itu berangkat ke KHAIBAR. Ialah yg dibunuh beberapa tahun kemudian, ketika Nabi menginvasi B Quraiza dan puterinya, SAFIYAH (***)menjadi hasil rampasan Nabi ketika Khaibar jatuh di tangan Muslim. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Al-Mubarkpouri menulis, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Rasulullah (damai besertanya, SAW) menyita persenjataan, tanah, rumah dan kekayaan mereka. Diantara harta rampasan itu ada 50 baju besi, 50 helm, dan 340 pedang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini menjadi hak Nabi secara eksklusif karena utk mendapatkannya tidak melibatkan pertempuran. Ia membagi2 jarahan itu kpd …. Dan Rasulullah (SAW) menghabiskan bagian jarahannya itu bagi keluarganya utk dapat hidup pada tahun itu dan sisanya dihabiskan utk membeli perlengkapan perang bagi tentara Muslim bagi perang2 dijalan Allâh kemudian. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hampir semua ayat dlm Sûrah Al-Hashr (Surah 59) menggambarkan pembuangan Yahudi dan cara2 memalukan para Munafik. Ayat2 ini menunjukkan perintah2 yg relevan ttg harta jarahan. Dlm Surah ini, Allâh yg Maha Kuasa, memuji para Emigran dan Pembantu. Surah ini juga menunjukkan sahnya menebang dan membakar pohon2 dan tanah2 milik musuh bagi tujuan militer. Tindakan ini TIDAK  IANGGAP SBG TINDAK KRIMINAL SELAMA MEREKA BERADA DI JALAN ALLAH. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, anda lihat sendiri, bahwa sejarawan Muslim sendiri tidak malu2 utk mengakui bahwa ; &lt;strong&gt;KEJAHATAN BUKAN LAGI KEJAHATAN JIKA DILAKUKAN DEMI ALLAH&lt;/strong&gt;. Inilah contoh yg ditinggalkan Nabi bagi penerus2nya dan memang inilah cara para Muslim tulen berlaku sepanjang sejarah. Inilah inspirasi dibelakang fundamentalisme dan terorisme Islam. Kekerasan dlm nama Islam, bukan suatu kejanggalan.&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt; INILAH ISLAM SEBENARNYA; pembunuhan, penjarahan, pemerkosaan dan asasinasi … semuanya adalah praktek2 Islam. Tidak ada yg kelewat batas, kalau menyangkut penyebaran agamanya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya kini meminta Muslim utk menunjukkan satu cerita sejarahpun dimana satu suku yg terdiri dari ribuan orang, secara keseluruhan di-eliminasi TOTAL hanya karena satu rencana pembunuhan yg gagal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para apologis Muslim berkali2 mengatakan bahwa moralitas jaman sekarang tidak boleh diberlakukan bagi moralitas 1400 tahun lalu. Mereka lupa bahwa Allah sendiri yg mengatakan bahwa Muhamad adalah CONTOH SEMPURNA bagi seluruh umat manusia utk SEGALA JAMAN. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;---------------------------------------------- &lt;br/&gt;The Invasion of Banu Qainuqa &lt;br/&gt;The Invasion of Banu Quraiza &lt;br/&gt;2- AR-Raheeq Al-Makhtum by Saifur Rahman al-Mubarakpuri http://islamweb.islam.gov.qa/english/sira/raheek/PAGE-26.HTM &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3- http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/maududi/mau59.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4- http://islamweb.islam.gov.qa/english/sira/raheek/PAGE-29.HTM &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;KHAYBAR, KHAYBAR &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=4628&amp;start =0&amp;amp;postdays=0&amp;postorder=asc&amp;amp;highlight=&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-8027155275564397383?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/8027155275564397383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=8027155275564397383' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8027155275564397383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8027155275564397383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/pengusiran-yahudi-dari-medinah-bag-3.html' title='Pengusiran Yahudi dari Medinah (Bag 3)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6232786671899908137</id><published>2007-05-16T12:26:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T12:30:25.741-07:00</updated><title type='text'>Pengusiran Yahudi dari Medinah (Bag 2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/09-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/09-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/b_qaynuqa.htm &lt;br/&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Banu Qaynuqa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;oleh ALI SINA &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Medinah dulu, pernah hidup 3 suku Yahudi; Banu Qainuqa, Bani Nadir dan Bani Quraiza (Quraisy). Setiap suku ini mengadakan persekutuan dgn suku2 Arab lainnya dan jika ada cekcok, maka sekutu2 Arab dan Yahudi akan bersatu melawan musuh. Inilah bukti bahwa dijaman sebelum Islam agama bukan halangan utk bersatu. Sampai saat datangnya Muhamad. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika nabi gadungan itu memasuki Medinah, ia berharap bahwa Yahudi akan menerima agama godokannya. Ia berkotbah ttg tuhannya Yahudi, memuji2 nabi2 mereka dan mengutip legenda2 Yahudi (tapi salah kutip), memilih tanah sucinya Yahudi sbg kiblatnya dan pada dasarnya, mengeles Yahudi agar mau bergabung dgnnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;W. N. ARAFAT yg membantah terjadinya holocaust pertama ini menulis; "Juga diterima bahwa pada permulaan, nabi Muhamad berharap agar Yahudi dari Yathrib (Medinah), sbg pengikut agama agung, akan menunjukkan pengertian terhdp agama monotheistic baru ini, Islam." (1) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tetapi betapa kecewanya Muhamad ketika Yahudi malah menertawakannya dan tidak lagi mempedulikan seruannya. Dan mengingat karakter Muhamad yg tidak suka dikritik ini, Muhamad lalu menyimpan dendam kesumat terhdp Yahudi dan sejak saat itu ia memutuskan utk suatu hari dapat melampiaskan dendamnya itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;INVASI terhdp BANI QAYNUQA:&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini adalah kelompok Yahudi pertama yg jadi obyek luapan kemarahan Muhamad. Mereka tinggal di Medinah. Mereka berkecimpung dlm kerajinan spt pengukiran emas, pembuatan besi dan pembuatan alat2 keperluan rumah tangga dan oleh karena itu mereka memiliki banyak peralatan perang dlm rumah2 mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saifur Rahman al-Mubarakpuri dlm Ar-Rahiq Al-Makhtum menulis; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Mereka (Banu Qaynuqa) memulai mencari kerusuhan, meledek Muslim, melukai mereka yg sering mengunjungi pasar dan bahkan mengintimidasi para wanita. Hal2 ini semakin meruncing keadaan shg nabi (SAW) mengumpulkan mereka, menegur mereka dan menyerukan agar mereka bertindak secara rasional, dewasa dan diperingatkan agar tidak lagi melakukan pelanggaran. Tetapi mereka tetap bersikeras dan tidak mempedulikan peringatannya dan mengatakan: “Jangan besar kepala dgn kekalahan Quraish yg tidak berpengalaman dlm perang. Kalau kau mengajak kami berperang, kau akan sadar bahwa kami ahli perang.” (2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apapun yg dikatakan sejumlah Yahudi itu kdp Muhamad itu bukan merupakan pernyataan resmi penduduk. Ini hanyalah &lt;strong&gt;alasan yg dicari2 Muhamad utk dapat kesempatan emas utk berperang&lt;/strong&gt;. Maududi mengatakan, “Ini kata2 jelas sbg deklarasi perang.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini omong kosong. Kata2 ini tidak datang dari kepala Bani Qainuqa dan kata2 ini bukan ancaman. Muslim diteriaki oleh sejumlah hooligan karena Muslim mencoba memaksakan Islam. Hanya orang yg otaknya penuh dgn fanatisme agama bisa menafsirkan olokan beberapa pemuda Yahudi sbg pernyataan perang oleh seluruh penduduk Yahudi melawan Muslim. &lt;strong&gt;Menghukum seluruh penduduk dng beringas karena alasan beberapa dari mereka membunuh seorang Muslim karena ia membunuh Yahudi sungguh tidak masuk akal&lt;/strong&gt;. Padahal di Quran sendiri sudah dikatakan "... tidak ada penanggung beban yg dapat menanggung beban orang lain" (Q. 53: 38) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sejarawan Muslim ingin menyalahkan kesemuanya kpd Yahudi dan menunjukkan mereka spt pihak jahat dlm cerita ini. Meledek, meneriaki orang bukan sebuah tindak pidana. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ayat berikut mengemukakan nada benci Muhamad ketika ia ketemu dgn Yahudi. &lt;br/&gt;“Katakan [ya Muhamad] kpd mereka yg tidak beriman: ‘Kalian akan dikalahkan dan dikumpulkan dalam Neraka …’ Sudah ada Tanda bagi Kalian (Ya Yahudi) dlm dua tentara yg bertemu (dlm pertempuran — yi Pertempuran Badr): Satu adalah berperang dijalan Allâh, dan bagi yg lain &lt;br/&gt;mereka) adalah yang tidak beriman. Mereka (yg beriman) melihat mereka (yg tidak beriman) dgn mata kepala mereka sendiri sbg dua kali jumlah mereka (walaupun mereka tiga kali lebih banyak). Dan Allâh mendukung dgn KemenanganNya mereka yg Ia sukai …” [Q.3: 22,13] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Suatu hari seorang tukang emas Yahudi memprovokasi seorang Muslimah yang auratnya kelihatan ketika ia mengikat ujung jubahnya ke punggungnya. Seorang lelaki Muslim kebetulan berada disana dan MEMBUNUH orang itu (yah, namanya pengikut agama damai); Yahudi membalas dgn membunuh Muslim itu. Keluarga korban kemudian menyerukan bantuan Muslim dan perangpun dimulai." (2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Insiden2 macam ini sering terjadi dlm masyarakat primitif. Bahkan dlm masy majupun, orang bisa tewas karena hal sepele spt menyerempet mobil orang lain. Manusia kadang tidak dapat berpikir secara rasional. Tindakan mereka bisa drastis konsekwensi parah. Tapi orang bijaksana dapat meredakan situasi dan akan menenangkan massa tanpa berpihak pada siapapun. &lt;strong&gt;TETAPI&lt;/strong&gt; Muhamad memang bukan orang bijak. Ia sudah dimabukkan oleh sukses perampokan dan penjarahan karavan dan sekarang ia sedang mencari2 alasan utk mendapatkan harta kekayaan Yahudi di Yathrib. Insiden ini adalah kesempatan emas baginya, shg pada hari itu, Sabtu, Shawwal 15th, 2 AH, ia berbaris dgn tentaranya dan mengepung benteng2 Yahudi selama 15 hari. Tanpa air, Bani Qainuqa dipaksa menyerahkan kpd nabi segala-galanya yg mereka punya ; nyawa, harta, wanita dan bahkan anak2 mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi menulis, “Akhirnya, nabi suci (yg mendapatkan kedamaian Allah) mengepung kediaman mereka pada akhir Shawwal (menurut pihak lain pada saat Dhi Qa'dah) AH 2. Kepungan ini tidak sampai berlangsung sampai 2 minggu ketika mereka menyerah dan semua lelaki diikat dan dijadikan tahanan. Abdullah bin Ubayy datang dan meminta pengampunan bagi mereka. Nabi suci memenuhi permintaannya dan memutuskan &lt;strong&gt;agar Bani Qainuqa diusir dari Medinah dan meninggalkan harta, peralatan perang dan barang2 kerajinan mereka&lt;/strong&gt;. (Ibn Sa'd, Ibn Hisham, Tarikh Tabari). (3) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Detail2 ttg intervensi Ubayy dilaporkan dlm buku sejarah Islam pertama, Sirat Rasulullah; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Asim b. `Umar b. Qatada mengatakan bahwa B. Qaynuqa` adalah suku Yahudi pertama yg memutuskan perjanjian dgn nabi dan berperang antara Badr dan Uhud, dan nabi mengepung mereka sampai mereka menyerah tanpa syarat. `Abdullah b. Ubayy b. Salul … mengatakan, 'Ya Muhamad, perlakukanlah rekan2 saya ini dgn baik (kini mereka sekutu Khazraj), tetapi nabi menolaknya. Ia mengulangi kata2nya dan nabi berpaling darinya … &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu Qatada mengatakan, 400 lelaki … dan 300 lelaki melindungi saya dari musuh saya, kau akan menghabisi mereka dalam satu hari ? …' Nabi mengatakan, 'Kau boleh mendapatkan mereka.' [Sirat, p. 363] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dlm kata2 al-Mubarakpuri, "Banu Qainuqa‘ menyerahkan semua materi, kekayaan dan peralatan perang mereka kpd nabi (SAW = damai besertanya), yg menyisakan 1/5 bagian bagi dirinya dan sisanya diberikan kpd pengikutnya. Setelah itu, mereka diusir dari seluruh Arabia ke Azru‘a di Syria dimana mereka tinggal secara sementara dan segera akan musnah." (2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidakkah ada yg pernah bertanya, MENGAPA ? Mengapa insiden sepele dijadikan alasan bagi seseorang yg mengaku utusan Tuhan utk MENGUSIR SELURUH PENDUDUK yg sudah bermukim disama secara turun temurun dan menyita seluruh harta benda mereka ? Apakah kita sudah lupa akan arus pengungsi dari Kosovo ? &lt;strong&gt;Milosevic yg sampai diseret ke pengadilan sbg penjahat perang PUN tidak sampai menjambret harta para pengungsi&lt;/strong&gt;. Dan di abad ketujuh itu, Yahudi di Medinah tidak disediakan kamp pengungsi PBB dan tidak ada Palang Merah dan organisasi2 humaniter lainnya yg datang membantu meringankan penderitaan mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bgm orang beradab bisa mensahkan aksi tidak beradab dan genocidal seseorang yg menganggap diri nabi ? Bgm Muslim masih bisa bangga menyandang kemuslimannya setelah membaca fakta2 sejarah ini ttg Muhamad? Fakta bahwa Abdullah bin Ubayy, yg oleh al-Mubarakpuri disebut "munafik," datang utk menyelematkan para tahanan ini menunjukkan rencana pertama Muhamad UTK MEMBANTAI MEREKA SEMUA. Mengapa ? Hanya intervensi bin Ubayy yg menyelamatkan nyawa mereka. Mosok orang "munafik" masih memiliki rasa kemanusiaan yg lebih tinggi ketimbang seorang Rasul Allah dan keitmbang ALLAH sendiri ? Jadi, Muhamad (atau Allah) lebih rendah dari orang “munafik” ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;---------------------------------- &lt;br/&gt;1- From Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland, (1976), pp. 100-107 By W. N. ARAFAT http://homepages.haqq.com.au/salam/misc/qurayza.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2- AR-Raheeq Al-Makhtum by Saifur Rahman al-Mubarakpuri http://islamweb.islam.gov.qa/english/sira/raheek/PAGE-26.HTM &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3- http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/maududi/mau59.html&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6232786671899908137?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6232786671899908137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6232786671899908137' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6232786671899908137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6232786671899908137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/pengusiran-yahudi-dari-medinah-bag-2.html' title='Pengusiran Yahudi dari Medinah (Bag 2)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6193471596286901468</id><published>2007-05-16T12:10:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T12:25:37.053-07:00</updated><title type='text'>Pengusiran/PEMBANTAIAN Yahudi dari Medinah oleh Muhamad (Bag 1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/05-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-1.jpg"&gt;&lt;img src="http://i31.photobucket.com/albums/c358/allah666/05-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2720&lt;br/&gt;http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/jews.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;APA YANG TERJADI DENGAN YAHUDI MEDINAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini adalah riwayat dari akhir keberadaan bangsa Yahudi di Medinah (atau disebut juga : YAHTRIB). Suatu kisah mengenai pembantaian etnik, pengkhianatan, dan genocide yang dilakukan oleh utusan Allah. Sang nabi saw menjarah komunitas Yahudi yang telah tinggal selama 2000 tahun di Medinah, membunuh kaum pria-nya, merampok barang-barang mereka, memperkosa istri dan anak mereka dan melenyapkan mereka tanpa pandang bulu dari wilayah milik mereka. Motif satu-satunya Sang Nabi Suci melakukan semua ini adalah &lt;strong&gt;&lt;span&gt;TIGA TA : TAHTA, HARTA, WANITA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini ditegaskan oleh sejarawan Muslim sendiri. Banyak pembela Muslim mengurangi pentingnya arti kehadiran dan jumlah bangsa Yahudi yang ada di Medinah saat itu. Dr. A. Zahoor dan Dr. Z. Haq menulis, ”Sejarah tidak mencatat terlalu banyak mengenai saat migrasi pertama bangsa Yahudi dari Utara ke Yathrib dimulai dan jumlah mereka juga tetap kecil pada saat mereka tinggal di sana. (1)” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi dlm komentarnya di Surah 99 Quran (2) melaporkan dari “Kitab al-Aghani” [sebuah buku berisi lagu pujian, sebuah sumber informasi yang penting bagi komunitas Muslim abad pertengahan. Vol xix, p.94, oleh Abu al-Faraj Ali dari Esfahan (897-967) ]: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;KEBERADAAN YAHUDI DI HIJAZ &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Orang Yahudi di Hijaz mengklaim bahwa mereka telah datang untuk bermukim di Arabia pada masa-masa terakhir hidup Nabi Musa (saw). Mereka mengatakan bahwa Nabi Musa telah mengutus tentara untuk mengusir bangsa Amalek dari tanah Yathrib dan telah memerintahkan mereka untuk membunuh semua orang di suku tersebut. Tentara Israel melakukan perintah Musa, tetapi juga melakukan pelanggaran yaitu mengampuni nyawa seorang pangeran berwajah tampan dari bangsa Amalek dan mengembalikannya ke tanah Palestina. Pada saat itu Nabi Musa telah meninggal dunia, penggantinya mengambil tindakan tegas atas apa yang telah dilakukan oleh para tentara itu , dengan alasan bahwa karena tentara itu membiarkan hidup seorang pangeran Amalek maka mereka telah jelas-jelas melanggar perintah Nabi dan telah menyalahi Hukum Musa. Sebagai konsekuensinya, mereka dikucilkan dari komunitas, dan mereka diharuskan kembali ke Yathrib dan tinggal di sana selamanya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Migrasi bangsa Yahudi yang kedua ke Medinah (menurut bangsa Yahudi) terjadi pada 587 SM. Ketika Nebukadnezar, Raja Babilon, menghancurkan Yerusalem dan membuat kaum Yahudi terpencar ke seluruh penjuru dunia. Kaum Yahudi yang tinggal di Arab berkata bahwa beberapa diantara suku-suku mereka pada saat itu telah bermukim di Wadi al-Qura, Taima, dan Yathrib (Al-Baladhuri, Futuh al-Buldan)” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi membantah kedua klaim itu dan berkata, ”Hal-hal tersebut sesungguhnya tidak mempunyai basis sejarah dan kemungkinan Yahudi telah mengarang cerita itu dengan tujuan menyanggah pendapat bangsa Arab yang percaya bahwa mereka adalah garis keturunan yang syah dari kaum asli yang bermukim di daerah itu.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tetapi bagaimanapun juga Maududi mengakui,”Terbukti bahwa pada thn 70 AD, bangsa Roma telah membantai kaum Yahudi di Palestina, dan pada thn 132 AD mengusir mereka dari tanah itu, sehingga banyak kaum Yahudi yang melarikan diri untuk mencari suaka di Hejaz, suatu daerah yang bersebelahan dengan tanah Palestina di bagian selatan. Di sana, mereka bermukim ditempat dimana mereka bisa mendapatkan sumber mata air dan tumbuh-tumbuhan, dan kemudian tipu daya dan melalui bisnis peminjaman uang secara bertahap mereka menduduki tanah yang subur. Ailah, Maqna, Tabuk, Taima, Wadi al-Qura, Fadak, dan Khaibar berada di bawah kekuasaan mereka pada masa itu. Sementara itu Bani Quraizyah, Bani al-Nadir, Bani Bahdal, dan Bani Qainuqa juga datang pada masa yang sama dan menduduki Yathrib. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena tidak ada bukti sejarah yang kuat selain sejarah versi Maududi maka kita bisa saja berkesimpulan bahwa Muslim (mungkin juga Maududi juga seorang Muslim) mengarang cerita itu untuk meniadakan “garis keturunan yang syah dari Bangsa Yahudi sebagai penduduk daerah Yathrib”. Tampaknya, kaum Yahudi yang telah lama bermukim di Yathrib dan bahkan dari pengakuan Maududi sendiri sebagai, ”secara praktis pemilik dari tanah yang hijau dan subur itu”(2) hanya memberikan sedikit bukti mengenai keberadaan-nya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu di lain pihak, Muslim yang membenci Yahudi dimulai dari jaman Muhamad sendiri dan bahkan cendekiawan terkenal seperti Maududi tidak bisa menyembunyikan kebencian-nya terhadap Yahudi pada tulisan-tulisan yang dibuatnya &amp; menunjukkan bahwa Muslim membuat cerita palsu untuk menutupi pengusiran dan pembersihan etnik Yahudi dari tanahnya sendiri. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tetapi bagaimanapun juga, sejarawan Muslim mengakui bahwa kaum Yahudi yang tinggal di Arab telah bermukim di Yathrib selama beratus-ratus tahun. ”Dlm bidang bahasa, busana, kependudukan dan cara hidup, mereka telah benar-benar mengadopsi cara Arab, bahkan nama mereka telah berciri Arab. Dari 12 suku Yahudi yang bermukim di Hejaz, tidak ada satupun kecuali Bani Zaurah yang mempertahankan nama Yahudi mereka. Malah, tidak ada dalam puisi kaum Yahudi pada masa sebelum Islam yang bisa membedakan-nya dari puisi bangsa Arab dalam bidang bahasa, ide, dan tema puisi-puisi itu. Bahkan mereka mengadakan perkawinan campuran dengan bangsa Arab. Kenyataan lainnya, tidak ada suatu halpun yang membedakan mereka dari bangsa Arab kecuali agamanya. Karena gaya mereka yg ke-Arab-Araban inilah, maka peneliti Barat banyak salah anggap bahwa mereka bukan benar-benar Yahudi melainkan Arab yang telah memeluk Judaisme, atau paling tidak mayoritas dari mereka adalah Yahudi-Arab (tidak lagi murni Yahudi). “(2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mungkin saja para pemikir Barat tidak terlalu jauh dari kenyataan. Karena walaupun kaum Yahudi bermigrasi ke Arab selama ratusan tahun, atau bila kita mau menerima sejarah versi Yahudi yang menyatakan mereka tinggal di sana selama 2000 tahun, bahkan mereka telah kawin campur dengan bangsa Arab, bagaimanapun mereka adalah bangsa Arab. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi menulis, “Tidak ada bukti sejarah bahwa kaum Arab Yahudi benar-benar pernah ada di dunia. Mereka tidak meninggalkan tulisan apapun dalam bentuk buku atau ukiran batu yang bisa menjadi titik terang mengenai masa lalu mereka, tidak juga ada sejarawan Yahudi dan penulis di luar dunia Arab yang menyatakan ttg keberadaan mereka. Alasan di balik semua itu adalah karena setelah mereka bermukim di jazirah Arab mereka telah melepaskan diri dari kebangsaan mereka, dan kaum Yahudi di seluruh dunia tidak lagi menganggap mereka sebagai bagian dari Yahudi. Karena mereka telah melepaskan kebudayaan Yahudi, bahasa, bahkan nama mereka, lebih lagi karena mereka telah mengadopsi budaya Arab.” (2). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Alasan lain mengenai mengapa tidak ada sejarah yang otentik mengenai Yahudi Arab adalah karena Muhamad telah menghancurkan mereka semua. Tidak ada orang mati yang bisa menulis sejarah, bukan ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bila bangsa Yahudi telah berkarakteristik Arab bahkan tidak bisa lagi dibedakan dengan bangsa Arab yang lain, maka mungkin saja masuk akal versi Yahudi mengenai sejarah adalah lebih akurat dan bahwa kaum Yahudi telah tinggal di Arab jauh sebelum yang diperkirakan sejarawan Muslim. Bahkan, sekalipun kita harus menerima sejarah versi Muslim, kita bisa simpulkan bahwa kaum Yahudi tersebut telah membuat Arabia sbg tempat tinggalnya 500 tahun sebelum kelahiran Muhamad; dan mereka berhak mengklaim wilayah mereka (Yathrib). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PENDUDUK NON-YAHUDI LAINNYA &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada masa 450 atau 451 AD, terjadi banjir besar di Yaman yang memaksa berbagai suku dari rakyat Saba untuk bermigrasi ke bagian lain di Arabia. Diantara mereka ada suku Aus dan Khazraj yang pergi dan menetap di Yathrib. Dua suku ini besar tetapi terbelakang. Berbeda dengan Yahudi yang telah menguasai perdagangan dan menjadi pemilik hampir semua bisnis di Yathrib, bangsa Arab yang sebenarnya memperoleh penghidupan dengan menjadi pelayan kaum Yahudi di pertanian atau rumah tangga Yahudi. Mereka dipandang rendah oleh Kaum Yahudi, yang kemudian menjadi pokok permasalahan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu, kedua suku ini tidak bisa bersatu dan kemudian berusaha mengikat persekutuan dengan suku-suku Yahudi. Ini berjalan dengan baik; karena Bani Qainuqa tidak bersahabat dengan baik dengan kedua suku Yahudi yang lain. Dengan demikian Bani Qainuqa dan Khazraj menjalin persekutuan. Sedangkan Bani Quraizah, Bani Nadir, dan Aus bergabung bersama. Adalah penting untuk dicatat perseteruan ini bukanlah karena alasan agama tetapi karena persaingan antar suku. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maududi berkomentar, ”Karena hal inilah, maka kaum Yahudi tidak saja ikut bagian dalam berbagai perang antar kelompok di Arab, tetapi mereka juga ikut perang membantu suku-suku Arab yang menjadi sekutunya melawan kaum Yahudi lain yang menjadi sekutu kelompok Arab lain yang jadi musuh” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bila kita bisa melihat melalui kabut tebal prasangka yang telah menyempitkan pandangan para cendekiawan Muslim, maka sebenarnya bisa saja kita beranggapan bahwa suku-suku yang ada di Medinah semua adalah Arab yang memeluk agama yang berbeda-beda. Dan sebagaimana suku atau bangsa lain yang ada di dunia diantara mereka juga terjadi persaingan, tetapi dilihat dari struktur perserikatan mereka, konflik-konflik itu tidak terjadi karena alasan agama. Hal ini sangatlah penting untuk dicatat. Konflik antar suku hanya ada dalam kurun waktu yang pendek, tetapi kebencian antar agama akan selalu ada selamanya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam perkembangan selanjutnya,Muhamad-lah yang telah menghembuskan kebencian antar agama. Muhamad jugalah yang harus dicap sebagai penyebab pertentangan antar agama di Arab atau bahkan di seluruh dunia. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad juga dianggap sebagai pemersatu seluruh suku Arab. Hal itu mungkin saja benar. Tetapi tanpa dia-pun, suku-suku itu suatu hari akan melupakan perang yang terjadi diantara mereka. Sama seperti yang terjadi dimana-mana di seluruh dunia, bahwa ada banyak suku-suku yang mula-mula berperang, kemudian bersatu untuk membentuk bangsa yang lebih kuat. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad menyatukan Arab dan mengubah mereka menjadi kekuatan yang besar, untuk menginvasi negara lain, menghancurkan peradaban yang lain dan memaksakan bahawa, kebudayaan, dan agama mereka kepada orang lain yang ditaklukan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan memeluk Islam, Arab telah diuntungkan dari segi ekonomis dari persatuan yang terbentuk, tetapi bahaya dari kebencian agama yang dipercikkan Muhamad kepada seluruh manusia telah mengalahkan semua keuntungan yang pernah didapat dari persatuan yang terbentuk dari gabungan beberapa suku Arab tersebut. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;HIJRAH KE MEDINAH &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Arab selalu dalam keadaan perang satu sama lain. Tetapi diantara mereka, orang Mekah-lah yang mempunyai posisi yang menguntungkan. Ka’bah yang merupakan simbol tempat suci bagi seluruh Arab terdapat di Mekah. Itu adalah tempat ziarah yang berarti uang dan kekuasaan bagi penduduk Mekah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Abu Thalib, paman Muhamad dan istrinya, Khadijah, meninggal, maka ia kehilangan pendukung kuat dan penduduk Mekah menaikkan tekanan-nya terhadapnya. Ia menerima tawaran beberapa orang dari Bani Thaif bahwa bila Muhammad menjadikan kota mereka sebagai tempat suci bagi agama yang baru diciptakan-nya (dengan demikian kota mereka nantinya akan jadi tempat religius dan berkumpulnya pengikut agama Muhammad) maka Bani Thaqif, penduduk wilayah Thaif, akan membantu dia. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maka Muhamad dan anak laki-laki yang diadopsinya, Zaid ibn Harith, secara diam-diam pergi ke Taif pada 620 AD mencari perlindungan dari komunitas yang ada di sana dan berjanji akan membuat kota mereka sebagai salah satu tempat suci untuk Muslim. Tetapi sebaliknya yang terjadi ternyata sebagian besar Bani Thaqif mengolok-oloknya dan bahkan permohonan-nya agar kunjungan-nya ke sana dirahasiakan tidak dikabulkan. Pemimpin Taif mungkin saja telah memusuhi penduduk Mekah, tetapi mereka tidak mau menambah resiko yang membahayakan hidup mereka karena melindungi pemeluk agama yang tidak jelas. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika orang Quraish tahu mengenai rencana pembuatan Mekah sbg kita suci Muslim, mereka sangat marah dan menaikkan tekanan kepada Muhammad sampai akhirnya beberapa tahun kemudian mereka memutuskan untuk membunuhnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhammad mengetahui rencana pembunuhan terhdp dirinya dan melarikan diri ke Yathrib. Di Yathrib, ia mempunyai beberapa pengikut, mereka berasal dari suku Khazraj dan Aus. Kedua suku ini takut pada perang berkepanjangan, terutama karena perang yang baru saja terjadi (Perang Bu’ath) diantara mereka. Mereka sedang berupaya mencari jalan untuk mengakhiri kekerasan itu. Jadi berkumpullah kedua pemimpin suku itu yg setuju agar Muhammad dijadikan penengah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;SURAT PERJANJIAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Adalah suatu kebiasaan universal bahwa dua pihak yg berselisih mengangkat seorang mediator sbg penengah. Muhammad, yang semula dianggap sebagai orang asing dengan demikian dianggap tidak memihak salah satu sukupun, diminta untuk menjadi juru pisah atas konflik-konflik yang terjadi kemudian. &lt;strong&gt;Hal yang perlu dicatat adalah bahwa konflik yang terjadi di Yathrib tidaklah terjadi antara Muslim dan Yahudi; karena jika demikian Muhamad tidak mungkin dianggap sebagai penengah&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Juga telah kita lihat sebelumnya tidak ada perseteruan agama yang terjadi di Yathrib. Tetapi bagaimanapun, kaum Yahudi adalah bagian dari perjanjian itu karena mereka mengikat perserikatan dengan suku-suku Arab. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini tentulah menjadi kesempatan emas bagi karir kenabian Muhammad yang sudah lama ia impikan. Sebagai bagian dari perjanjian itu, suku-suku itu tentulah akan melindungi sang Nabi dan juga anak istrinya dari serangan penduduk Mekah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jumlah mengikut Muslim di Yathrib semakin bertambah karena Yahudi menawarkan tempat mereka itu sbg tempat pengungsian aman bagi imigran Muslim. Yahudi tidak sekalipun memperkirakan bahwa orang yang telah mereka berikan suaka akan berbalik melawan mereka, apalagi menghancurkan mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perjanjian itu tidaklah memberikan kekuasaan untuk memerintah. Ibnu Hisham melaporkan sebagian dari perjanjian itu. Tetapi sebagaimana yang akan kita lihat, perjanjian itu telah dimanipulasi. Tertulis: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Yahudi harus menanggung pajak mereka dan Muslim juga harus menanggung pajak mereka. Masing-masing pihak harus membantu yang lain dari ancaman pihak luar. Mereka harus mengutatamakan saling membantu, berkonsultasi, dan kesetiaan dan tidak melakukan pengkhianatan. Mereka harus dengan sungguh-sungguh berdoa bagi keselamatan pihak lain. Hubungan antar pihak ini didasarkan pada kesalehan dan kemauan untuk mengakui hak-hak pihak lain, tidak didasarkan atas dosa dan perbuatan tercela. Orang yang bersalah harus dibantu untuk diperbaiki. Yahudi harus ikut serta membantu orang beragama lain selama perang berlangsung. Yathrib akan menjadi tempat perlindungan untuk orang-orang yang ada di dokumen ini. Bila ada konflik atau pertikaian yang akan menimbulkan masalah besar, maka haruslah diserahkan kepada Tuhan dan Muhamad sebagai utusan Tuhan; kaum Quraish dan sekutunya tidak boleh diberi bantuan dan perlindungan. Pihak-pihak yang ikut dalam perjanjian ini haruslah saling membantu dalam melawan setiap serangan ke Yathrib; setiap orang haruslah bertanggung jawab mempertahankan tanah dimana ia tinggal” (Ibn Hisham, vol. ii, pp 147-150) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada beberapa petunjuk bahwa dokumen perjanjian itu telah dimanipulasi. Hal yang paling nyata adalah bahwa&lt;strong&gt; tidak mungkin Yahudi mau menandatangani dokumen yang mengakui bahwa Muhamad adalah utusan Allah&lt;/strong&gt;. Karena hal ini berarti penerimaan atas pernyataan Muhamad bahwa ia adalah utusan Allah, yang jelas tidak akan pernah terjadi. Jadi nyatalah bahwa dokumen di atas, kelihatannya telah dimanipulasi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Juga ada beberapa kontradiksi dalam konteks dokumen tersebut. Ini diawali dengan adanya suatu perjanjian yang ditangani oleh dua suku yang berkuasa yang mempunyai hak dan kekuatan yang sama. Tetapi kemudian terdapat kalimat, ” &lt;strong&gt;Yahudi harus ikut serta membantu orang beragama lain selama perang berlangsung&lt;/strong&gt; “ dan “&lt;strong&gt;Bila ada konflik atau pertikaian yang akan menimbulkan masalah besar, maka haruslah diserahkan kepada Tuhan dan Muhammad sebagai utusan Tuhan&lt;/strong&gt;;” menyatakan adanya suatu kesan adanya ketidakseimbangan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pernyataan-pernyataan tersebut nampaknya disisipkan belakangan. &lt;strong&gt;Pernyatan itu membuat Muslim mempunyai kekuatan yang lebih, padahal di bagian yang lain di perjanjian dikatakan bahwa semua pihak mempunyai hak yang sama. Point yang paling penting adalah bagaimana mungkin Muhammad dianggap sebagai penengah sementara ia sendiri adalah pihak yang diuntungkan dari perjanjian itu ??&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengherankan bahwa cendekiawan Muslim mempelajari surat tersebut selama berabad-abad dan tidak mempertanyakan bagaimana mungkin Muhammad diangkat menjadi penengah dalam sebuah perjanjian padahal ia sendiri ikut sbg salah satu pihak dlm perjanjian itu ??? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hal-hal itulah yang menguatkan bahwa perjanjian tersebut tidak otentik. Tetapi karena Muhamad dan pengikutnya telah menghancurkan dokumen yang asli, maka tidak ada satupun yang tertinggal untuk kita, kecuali dokumen yang cacat tersebut. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PERANG SUCI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah terjadi insiden di Badr dimana pengikut Muhamad menyerang karavan milik saudagar dan mengambil barang rampasan, maka berubahlah nasib Muhammad. Ia menjadi kaya karena barang rampasan itu, dan popularitasnya meningkat. Ia menjanjikan kekayaan dan budak perempuan kepada mereka yang mengambil bagian dlm pasukan perampoknya dan juga surga dengan pelayan-pelayan cantik dan sungai anggur untuk mereka yang mati shahid. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk seorang pengikut fanatik yang bodoh dan rakus, ini merupakan tawaran yang tidak bisa ditolak. Bila mereka selamat, maka mereka akan mendapat bagian dari barang rampasan termasuk dapat wanita-wanitanya; tetapi bila mati, mereka akan masuk surga dengan imbalan yang serupa ditambah dengan nikmat dari Allah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang menarik adalah bahwa bangsa Arab tadinya memiliki nilai-nilai kesusilaan yang diterapkan pada saat mereka menangkap wanita yang telah menikah, tetapi Nabi Allah telah mencabut nilai-nilai kesusilaan itu dan menyatakan bahwa adalah legal bagi seorang pria untuk mempunyai hubungan sexual dengan wanita yang tertangkap dalam perang. (Q. 4:24) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yahudi memiliki agamanya sendiri, tidak bisa menerima doktrin Muhamad ttg ke-Nabiannya. Bahkan mereka mungkin menertawakan Muhamad dan pengikutnya. Hal itu tentunya dengan jelas bisa dimengerti. Bayangkan saja bagaimana Muslim bereaksi, bila ada orang diantara mereka yang meng-klaim dirinya adalah nabi Allah dan memulai agama baru. Jawabannya bisa ditemukan pada kejadian penganiayaan pengikut Baha’i. &lt;br/&gt;------------------------------------------------ &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1) http://users.erols.com/zenithco/treaty22.html#note1 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2) http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/maududi/mau59.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;BERSAMBUNG KE: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;APA YANG MUHAMMAD LAKUKAN terhdp: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- BANI QAINUQA &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- BANI NADIR &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- BANI QURAIZA&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6193471596286901468?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6193471596286901468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6193471596286901468' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6193471596286901468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6193471596286901468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/pengusiranpembantaian-yahudi-dari.html' title='Pengusiran/PEMBANTAIAN Yahudi dari Medinah oleh Muhamad (Bag 1)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6284729249071577199</id><published>2007-05-16T01:28:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T12:10:27.520-07:00</updated><title type='text'>Teror dari MULUT MUHAMAD sendiri</title><content type='html'>http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2691&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hadis Sahih Bukhari 4.52.220; &lt;br/&gt;Diriwayahkan Abu Huraira : &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Kata rasulullah, "... &lt;span&gt;Kemenangan saya adalah melalui &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;TEROR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ..." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Periksa saja aslinya dari situs dukungan arab&lt;/strong&gt; : &lt;br/&gt;http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/052.sbt. html#004.052.220 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Utk hadis2 selanjutnya dibawah ini silahkan periksa ke : &lt;br/&gt;http://www.usc.edu/dept/MSA/reference/searchhadith.html&lt;br/&gt; Anda tinggal masukkan angka2 bagi Volume, Buku dan Nomor dlm kolom yg sudah tersedia di situs itu dan anda bisa melihat bahwa yg dibawah ini bukan isapan jempol kami. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Muslim 4:1058 &lt;br/&gt;Rasulullah mengatakan, "&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Saya memiliki LIMA kualitas yg TIDAK DIBERIKAN KPD SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat KETAKUTAN (yg diinspirasi oleh saya) ...: dan PENJARAHAN dibuat SAH bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapa saja sebelum saya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; ..." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari 4.1066: &lt;br/&gt;Rasulullah saw mengatakan: Saya dibantu oleh TEROR ..." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari 4.53.351: &lt;br/&gt;Diriwayahkan Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengatakan: "&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;PENJARAHAN DIBUAT SAH BAGI SAYA&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;TAMBAHAN TTG PENJARAHAN : &lt;br/&gt;Sahih Bukhari Volume iii, Book 37, Number 495: &lt;br/&gt;… &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Ketika Allah menjadikan Nabi kaya lewat penjaraha&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, rasul mengatakan, "Saya lebih berhak dari mukmin lain utk menjadi pelindung para mukmin, jadi jika seorang Muslim mati meninggalkan hutang, saya bertanggung jawab atas hutangnya… " &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PEMERASAN LEWAT PAJAK JIZYAH&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Bukhari Volume 4, Book 53, Number 388: &lt;br/&gt;Diriwayahkan Juwairiya bin Qudama At-Tamimi: Kami katakan kpd 'Umar bin Al-Khattab, “Ya ketua para mukmin ! Nasehatkanlah kami." Katanya, "Saya anjurkan kalian utk memenuhi perjanjian Allah (dgn Dhimmi) karena ini perjanjian nabimu dan &lt;strong&gt;SUMBER KEHIDUPAN keluargamu (yi pajak dari Dhimmi.)."&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;-----------------ISLAM, THE RELIGION OF PEACE------------- &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V4B52N220 (Jihad dijalan Allah = Jihad sabilullah) &lt;br/&gt;... Saya diberikan kemenangan lewat TEROR (yg ditanamkan dlm hati musuh) ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V9B87N127 (Interpretation of Dreams) &lt;br/&gt;Narrated Abu Huraira: &lt;br/&gt;... Saya diberi ... kemenangan dgn menakjubkan (yg ditanamkan dlm hati musuh)... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N512 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated Anas: &lt;br/&gt;Nabi mengadakan solat Fajar dan lalu mengatakan, 'Allahu Akbar ! Khaibar dihancurkan' ... Nabi memerintahkan pembunuhan perwira2 mereka &amp; anak2 dan wanita2 mereka dijadikan tahanan. (&lt;strong&gt;Safiyah&lt;/strong&gt; berada diantara tahanan tsb. ... Nabi menjadikannya sbg hasil rampasan perang ...) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V4B52N256 (Fighting for the Cause of Allah (Jihaad)) &lt;br/&gt;Narrated As-Sab bin Jaththama: &lt;br/&gt;Nabi ditanya ... apakah kami diijinkan menyerang para perwira berhala pada malam hari dgn kemungkinan membahayakan wanita dan anak2 mereka. Nabi menjawab, wanita dan anak2 mereka adalah dari kaum berhala. (&lt;span&gt;&lt;strong&gt;baca: Mereka boleh dibunuh, karena mereka kaum berhala !&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N516 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated Abu Musa Al-Ashari: &lt;br/&gt;  Ketika Rasulullah bertempur dlm Pertempuran Khaibar ... mereka berseru dgn keras, 'Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Tidak ada yg berhak dipuja selain Allah !' &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N569 (Ekspedisi Militer yg dipimpin Nabi) &lt;br/&gt;Narrated Salama bin Al-Akwa: &lt;br/&gt;Saya bertempur dlm 7 pertempuran bersama dgn nabi dan dlm 9 pertempuran bersama dgn tentara2 yg dikirim nabi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N401 (Ekspedisi Militer yg di[impin Nabi) &lt;br/&gt;Narrated Ibn 'Abbas : &lt;br/&gt;Kemarahan Allah semakin besar terhadap dirinya--yg &lt;strong&gt;&lt;span&gt;dibunuh nabi dlm nama Allah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N456 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated 'Abdullah bin 'Umar: &lt;br/&gt;Rasulullah mempimpin solat fajar dgn salah satu unit tentaranya, sementara unit tentara lainnya menghadapi musuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N440 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated Abu Huraira: &lt;br/&gt;Rasulullah mengatakan "Tidak ada yg berhak dipuja selain Allah yg menghormati perwira2nya ... dan IA mengalahkan kafir ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N333 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated 'Urwa: &lt;br/&gt; ... katanya dgn bangga, 'Saya Abu al Karish.' &lt;span&gt;Saya menyerangnya (Abu al Karish) dgn tombak dan menembus matanya dan ia mati. Saya sampai harus menahan tubuhnya dgn kaki saya agar saya dapat mencabut tombak itu, tetapi saya harus menggunakan kekuatan begitu besar karena kedua ujungnya bengkok. ..."Kemudian Rasulullah meminta tombak itu kpd Az Zubair dan ia memberikannya kpd rasul.&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N297 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated 'Abdullah bin Mas'ud: &lt;br/&gt; Nabi menghadap Kabah dan &lt;span&gt;mengharapkan celaka terhdp sejumlah orang Quraisy&lt;/span&gt; .... Saya bersaksi demi Allah, saya melihatnya semua mati, busuk dijemur matahari, karena hari itu sangat panas. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukhari V5B59N397 (Military Expeditions led by the Prophet) &lt;br/&gt;Narrated Salim's father: &lt;br/&gt;  Rasulullah mengatakan, "Ya Allah, kutuklah si ini dan si itu ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;------------------------------------------------------------- &lt;br/&gt;Kutipan Quran bisa diambil dari sini : &lt;br/&gt;http://www.kuran.gen.tr/?x=s_main&amp;amp;kid=21 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[9.5] Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka &lt;span&gt;&lt;strong&gt;bunuhlah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat (baca: masuk Islam) dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (&lt;span&gt;yeah right !&lt;/span&gt;  ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[8.12] (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka &lt;strong&gt;&lt;span&gt;penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[8.57] Jika kamu menemui mereka dalam peperangan, maka cerai beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka, supaya mereka mengambil pelajaran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Beda dgn versi Inggrisnya : &lt;br/&gt;If you gain mastery over them in battle, inflict such a defeat as would &lt;span&gt;terrorize&lt;/span&gt; them, so that they would learn a lesson and be warned.’ &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[8.67] Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahasa Inggrisnya : Until he has made GREAT SLAUGHTER in the land. &lt;span&gt;Great slaughter = pembantaian besar2an.&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[7.4] Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk) nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[33.26] Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[59.2] Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[33.60] Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[33.61] dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.derafsh-kaviyani.com/english/religionofpeace.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:281 "... Saya bersumpah pada Pencipta Onta, bahwa saya bukan pembohong. Bala tentara kami akan menyerang Quraish, dan para wanita akan menjadi tidak lagi bersuami. Kami akan meninggalkan para lelaki mati ... Saya tidak akan membiarkan hidup para kafir." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:301 "Saat Muslim mengumpulkan sebanyak mungkin tahanan yg dapat mereka tangkap, Nabi melihat ketidaksukaan dlm wajah Sa'd. Nabi mengatakan, 'Mengapa kau sedih dgn diambilnya tahanan ?' Sa'd menjawab, 'Ini adalah kekalahan pertama yg dijatuhkan Allah kpd kafir. Membantai tahanan lebih saya sukai ketimbang membiarkan mereka hidup.' " &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:304 " &lt;span&gt;Saya memotong kepala Abu Jahl dan membawanya kpd Rasulullah. ... Muhamad mengatakan, "Terpujilah Allah&lt;/span&gt;."" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:315 " Kejahatan yg terjadi, orang sulit membayangkannya. &lt;span&gt;Muhamad dihormati karena pertempuran berdarah&lt;/span&gt;. Saya bersumpah, kami tidak akan pernah kekurangan tentara ... Kafir kami tundukkan dgn tali diatas hidung mereka dan besi panas. Kami akan usir mereka sampai ke ujung dunia. Kami akan kejar mereka diatas kuda maupun dgn kaki. Kami tidak akan pernah beralih dari perang utk tujuan kami (baca: Allah). Kami akan membawa kpd kafir, nasib Ad dan Jurhum. Setiap bangsa yg tidak patuh kpd Muhamad akan membayar dgn mahal. &lt;br/&gt;Jika kau tidak menyerah kpd Islam, kau akan menyesal dlm hidupmu. Kau akan dipermalukan di Neraka, kau akan dipaksa mengenakan jubah besi cair utk selama2nya." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:326 "Kalau kau menemui mereka (kafir), perlakukanlah mereka dgn begitu keras sampai mereka takut, sbg peringatan terhdp mereka. Dgn keras, jadikanlah mereka sbg contoh dgn cara meneror musuh2 Allah." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:326 "Allah mengatakan, '&lt;span&gt;&lt;span&gt;Tidak ada nabi sebelum Muhamad yg mengambil barang jarahan dari musuhnya, maupun mengambil tahanan bagi uang sandera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.' Muhamad mengatakan, 'Saya diberikan kejayaan lewat TEROR. Bumi diberikan bagi saya utk dibersihkan ... Jarahan dibuat sah bagi saya ... Kelima hak istimewa ini tidak diberikan kpd nabi lain sebelum saya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:327  "&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Allah mengatakan, 'Seorang nabi harus MEMBANTAI, sebelum mengumpulkan tahanan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Musuh yg dibantai diusir dari tanahnya. Muhamad, kau haus akan kekayaan dunia dan uang sandera yg dihasilkan para tahanan perang. Tapi Allah haus akan PEMBUNUHAN utk memanifestasikan agamaNya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:517 " ... Kami menyerang mereka menemui ajal mereka. Muhamad menguasai Yahudi dlm pertempuran hari itu begitu mereka membuka mata melihat debu kami." (debu = yg diakibatkan kaki kuda, saat kuda yg dinaiki Muslim menghampiri Yahudi yg baru bangun tidur.) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:576 "... Kami mendapat kemenangan dan menghancurkan mereka semua ... Saya suka hukuman yg diterima kafir. Membunuh mereka lebih manis dari minuman. Kuda2 kami bergegas diantara mereka, mencari harta jarahan ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:580 "Perwira2 kuat kami mematuhi setiap perintahnya sampai sedetil mungkin. ... Kau akan menyangka bahwa saat kuda kami berlari ... ini spt bunyi bala tentara setan. Pada hari kami menginjak/menindas kafir, tidak ada lagi yg dapat mengalihkan kami dari perintah Rasul ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selama pertempuran, kami mendengarkan ... dan &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;bunyi penghancuran kepala oleh pedang yg sampai membuat terbang kepala2 itu. Kami memutuskan leher dgn satu hempasan pedang. Sering kami meninggalkan tubuh mereka yg tewas dlm bentuk berkeping2 dan  janda2 yg  menangisi suami mereka  yg  dipotong2. Hanya Allah, dan bukan manusia, yg kami ingin bahagiakan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ishaq:588 " Saat Rasulullah sampai di tanahmu, hanya satu orang darimu akan dibiarkan hidup ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------semoga damai     Islam besertamu-----------------&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6284729249071577199?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6284729249071577199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6284729249071577199' title='23 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6284729249071577199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6284729249071577199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-dari-mulut-muhamad-sendiri.html' title='Teror dari MULUT MUHAMAD sendiri'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-1982302826040330359</id><published>2007-05-16T01:08:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T01:12:45.756-07:00</updated><title type='text'>Teror Islam di SUMATERA (Bag 3)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Islam masuk Indonesia secara damai ?&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tidak&lt;/span&gt;, kata &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Mohtar Lubis&lt;/span&gt; dibawah ini.&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ceramah Mohtar Lubis tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, berjudul &lt;i&gt;"Situasi Manusia Indonesia kini: Dilihat dari Segi Kebudayaan dan Nilai Manusia&lt;/i&gt;" diterjemahkan dalam buku "&lt;strong&gt;The Indonesian Dilemma&lt;/strong&gt;". &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Versi Inggris itu yang saya miliki dan dalam terbitan Graham Bash ini, hal 11 ia mengatakan: &lt;br/&gt;(maaf bahasa Inggris, lihat terjemahan  bebasnya dibawahnya)  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;" Something happened in the historical development of the Indonesian people. From the JAHILYAH era (the turbulent pre-islamic period), when our forefathers lived in a primitive fashion, Indonesians such as Bataks and Lampungs already had written languages. Several social systems existed then, too. Their values might now be considered unsuitable; for example, the Old Batak practice of eating their enemies, killed in battle or the West Irian headhunters. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;But labelling those times as JAHILIYAH is not completely accurate. For instance, during the same period, even before the advent of Hinduism, the Javanese had already developed a fairly sophisticated social system. There were villages which were in effect self-governing, small social units which were ruled democratically. Witness the villages system in Minangkabau and the government in Mandailing wher the king was regarded as the father of his subjects. Of course, some charlatans could always be found among those rulers. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Creativity was improved much with the introduction of Hinduism on Sumatera, Java and Bali. The influence of Islam and Christianity came later and drastically curbed that artixsitic creativity - especially with regard to sculpture that had flourished under the ancient Indonesian religions. For example, when the PADERIS ATTACKED THE TAPANULIS IN SUMATERA, BRINGING ISLAM TO THE POINT OF THE SWORD, THEY DESTROYED THE FINEST SCULPTURES IN INDONESIA AND FORBADE THE CREATION OF NEW WORKS. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;With the spread of Islam on Java, sectors of the population MOVED TO BALI, taking their old religion and their artistic talents with them. In West Irian also the Christian Church opposed the creation of new sculptures, but several of American missionaries there, who were also talented traders, DID NOT BURN OR DESTROY THE EXISTING SCULPTURES. They shipped them to be sold in America instead. "&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TERJEMAHAN :&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;"Sesuatu terjadi dlm sejarah perkembangan rakyat Indonesia. Pada masa JAHILYAH (masa pra-islam), ketika nenek moyang kami masih hidup secara primitif, orang2 Batak dan Lampung sudah memiliki bahasa tertulis. Berbagai sistim sosial juga sudah eksis. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Memang ada nilai2 yg tidak lagi dianggap cocok bagi jaman sekarang. Contoh, praktek Batak Tua, orang Kalimantan dan Irja memakan musuh yg tewas dalam perang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tetapi mencap jaman itu sbg JAHILIYAH juga tidak tepat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Pada saat itu, &lt;strong&gt;bahkan sebelum timbulnya Hinduisme, orang Jawa sudah mengembangkan sistim sosial yg 'sophisticated&lt;/strong&gt;'. Ada desa2 yg sudah dapat mengatur diri sendiri dan unit2 sosial kecil yg diperintah secara demokratis. Juga sudah ada sistim desa di Minangkabau dan pemerintah di Mandailing dimana raja dianggap bapak rakyatnya. Tentu, ada saja orang yg menyelewengkan kekuasaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dgn timbulnya Hinduisme, kreativitas membaik di Sumatera, Jawa dan Bali. Pengaruh Islam dan Kristen (Protestan) yang datang kemudian mengekang kreativitas artistik ini secara drastis - khususnya dlm seni memahat patung yg marak dijaman agama kuno Indonesia. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Ketika kaum Paderi MENYERANG orang Tapanuli di Sumatera, MENYEBARKAN ISLAM DENGAN UJUNG PEDANG, mereka MENGHANCURKAN BENDA2 UKIRAN TERINDAH DI INDONESIA DAN MELARANG PEMBUATAN KARYA2 BARU.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dgn menyebarnya Islam di Jawa, penduduk asli MENGUNGSI KE BALI, membawa agama asli dan bakat2 artistik mereka. Di Irian Barat, gereja (protestan) menantang pembentukan patung2 baru, tetapi misionaris Amerika disitu, yg juga pedagang ulung, TIDAK MEMBAKAR ATAU MENGHANCURKAN PATUNG2 YANG ADA (berbeda dgn Muslim). Sebaliknya, mereka menjualnya ke AS. "&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-1982302826040330359?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/1982302826040330359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=1982302826040330359' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1982302826040330359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1982302826040330359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-islam-di-sumatera-bag-3.html' title='Teror Islam di SUMATERA (Bag 3)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-2958973523323276444</id><published>2007-05-16T00:59:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T01:05:47.081-07:00</updated><title type='text'>Teror Islam di NTB &amp; BALI abad 12 (Bag 3)</title><content type='html'>&lt;span&gt;Masuknya Islam ke Nusa Tenggara Barat dan Bali&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Nusa_Tenggara_Barat&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;cuplikan :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah&lt;strong&gt; Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok&lt;/strong&gt;. Disebutkan kota Lombok terletak di teluk Lombok yang sangat indah dan mempunyai sumber air tawar yang banyak. Keadaan ini menjadikannya banyak dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari Palembang, Banten, gersik, dan Sulawesi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Belakangan, ketika Kerajaan ini dipimpin oleh &lt;strong&gt;Prabu Rangkesari&lt;/strong&gt;, Pangeran Prapen, &lt;strong&gt;putera Sunan Ratu Giri, datang mengislamkan kerajaan Lombok&lt;/strong&gt;. Dalam Babad Lombok disebutkan, pengislaman ini merupakan upaya dari Raden Paku atau Sunan Ratu Giri dari Gersik, Surabaya yang memerintahkan raja-raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah di Nusantara. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Susuhnii Ratu Giri memerintahkan keyakinan baru disebarkan ke seluruh pelosok. Dilembu Manku Rat dikirim bersama bala tentara ke Banjarmasin, Datu bandan di kirim ke Makasar, Tidore, Seram dan Galeier, dan Putra Susuhunan, Pangeran Prapen ke Bali, Lombok, dan Sumbawa. Prapen pertama kali berlayar ke Lombok, &lt;span&gt;&lt;span&gt;dimana dengan kekuatan senjata ia memaksa orang untuk memeluk agama Islam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah menyelesaikan tugasnya, Prapen berlayar ke Sumbawa dan Bima. Namun selama ketiadaannya, karena kaum perempuan tetap menganut keyakinan Pagan, masyarakat Lombok kembali kepada faham pagan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah kemenangannya di Sumbawa dan Bima, Prapen kembali, dan dengan dibantu oleh Raden Sumuliya dan Raden Salut, ia mengatur gerakan dakwah baru yang kali ini mencapai kesuksesan. &lt;span&gt;&lt;span&gt;Sebagian masyarakat berlari ke gunung-gunung, sebagian lainnya ditaklukkan lalu masuk Islam dan sebagian lainnya hanya ditaklukkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Prapen meninggalkan Raden Sumuliya dan Raden Salut untuk memelihara agama Islam, dan ia sendiri bergerak ke Bali, dimana ia memulai negosiasi (tanpa hasil) dengan Dewa Agung Klungkung." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Proses pengislaman oleh Sunan Prapen&lt;/strong&gt; menuai hasil yang menggembirkan, hingga beberapa tahun kemudian seluruh pulau Lombok memeluk agama Islam, kecuali beberapa tempat yang masih mempertahankan adat istiadat lama.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemajuan Kerajaan Selaparang ini membuat&lt;strong&gt; kerajaan Gelgel di Bal&lt;/strong&gt;i merasa tidak senang. Gelgel yang merasa sebagai pewaris Majapahit, melakukan serangan ke Kerajaan Selaparang pada tahun 1520, akan tetapi menemui kegagalan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengambil pelajaran dari serangan yang gagal pada 1520, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Gelgel dengan cerdik memaanfaatkan situasai untuk melakukan infiltrasi dengan mengirimkan rakyatnya membuka pemukiman dan persawahan di bagian selatan sisi barat Lombok yang subur. Bahkan disebutkan, Gelgel menempuh strategi baru dengan mengirim Dangkiang Nirartha untuk memasukkan faham baru berupa singkretisme Hindu-Islam.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Walau tidak lama di Lombok, tetapi ajaran-ajarannya telah dapat mempengaruhi beberapa pemimpin agama Islam yang belum lama memeluk agama Islam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... silahkan baca cerita lengkapnya dlm link diatas ...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-2958973523323276444?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/2958973523323276444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=2958973523323276444' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2958973523323276444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2958973523323276444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-islam-di-ntb-bali-abad-12-bag-3.html' title='Teror Islam di NTB &amp; BALI abad 12 (Bag 3)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-1566370001834312675</id><published>2007-05-16T00:49:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T00:58:43.900-07:00</updated><title type='text'>Teror Islam di TANAH JAWA Abad 15 (Bag 2)</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;strong&gt;JAMAN PAJAJARAN (1482 - 1579)&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;http://pasundan.homestead.com/files/Sejarah/sejarahframe.htm&lt;br/&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;RAJA RAJA PAJAJARAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;1. Sri Baduga Maharaja&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Jaman Pajajaran diawali oleh pemerintahan Sri Baduga Maharaja (Ratu Jayadewata) yang memerintah selama 39 thn (1482 - 1521). Pada masa inilah Pakuan mencapai puncak perkembangannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Jawa Barat Sri Baduga ini lebih dikenal dengan nama PRABU SILIWANGI. Nama Siliwangi sudah tercatat dalam kropak 630 sebagai lakon pantun. Naskah itu ditulis tahun 1518 ketika Sri Baduga masih hidup. Lakon Prabu Siliwangi dalam berbagai versinya berintikan kisah tokoh ini menjadi raja di Pakuan. Peristiwa itu dari segi sejarah berarti saat Sri Baduga mempunyai kekuasaan yang sama besarnya dengan Wastu Kancana (kakeknya) alias Prabu Wangi (menurut pandangan para pujangga Sunda). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk mengetahui lebih lanjut kejadian di masa pemerintahan Sri Baduga, marilah kita telusuri sumber sejarah sebagai berikut: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;a. Cerita Parahiyangan&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam sumber sejarah ini, pemerintahan Sri Baduga dilukiskan demikian: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Purbatisi purbajati, mana mo kadatangan ku musuh ganal musuh alit. Suka kreta tang lor kidul kulon wetan kena kreta rasa. Tan kreta ja lakibi dina urang reya, ja loba di sanghiyang siksa" &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Ajaran dari leluhur dijunjung tinggi sehingga tidak akan kedatangan musuh, baik berupa laskar maupun penyakit batin. Senang sejahtera di utara, barat dan timur. Yang tidak merasa sejahtera hanyalah rumah tangga orang banyak yang serakah akan ajaran agama) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Dari naskah ini dapat diketahui, bahwa pada saat itu banyak rakyat Pajajaran yang beralih agama (Islam) dengan meninggalkan agama lama. Mereka disebut "loba" (serakah) karena merasa tidak puas dengan agama yang ada, lalu mencari yang baru&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;b. Pustaka Nagara Kretabhumi parwa I serga 2 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Naskah ini menceritakan, bahwa pada tanggal 12 bagian terang bulan Caitra tahun 1404 Saka, penguasa CIREBON, Syarif Hidayat menghentikan pengiriman upeti yang seharusnya di bawa setiap tahun ke Pakuan Pajajaran. [Syarif Hidayat masih cucu Sri Baduga dari permaisuri, Lara Santang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ia dijadikan raja oleh pamannya (Pangeran Cakrabuana), yg ternyata putera Sri Baduga (!) dan menjadi raja merdeka di Pajajaran di Bumi Sunda (Jawa Barat)] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika itu Sri Baduga baru saja menempati istana Sang Bhima (sebelumnya di Surawisesa). Kemudian diberitakan, bahwa pasukan Angkatan Laut kerajaan Islam DEMAK yang kuat berada di Pelabuhan Cirebon untuk menjada kemungkinan datangnya serangan Pajajaran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tumenggung Jagabaya beserta 60 anggota pasukannya yang dikirimkan dari Pakuan ke Cirebon, tidak mengetahui kehadiran pasukan Demak di sana. Jagabaya tak berdaya menghadapi pasukan gabungan Cirebon-Demak yang jumlahnya sangat besar. Akhirnya Jagabaya menghamba dan masuk Islam. (Dibawah paksa ?) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[Komentar : Ini berarti, bahwa tanpa sepengetahuan Sri Baduga, puteranya (Cakrabuana) &amp; cucunya (Syarif Hidayat) dari Cirebon bersekongkol dgn DEMAK menentang kerajaannya. Jadi : Pajajaran vs Cirebon + Demak, ayah vs putera &amp;amp; cucu + Demak.&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Utk lebih jelasnya ttg kerajaan Demak, lihat asal usulnya dlm judul sebelumnya di blog ini di &lt;strong&gt;SERAT DARMOGHANDUL : Proses Islamisasi Nusantara Sebenarnya] &lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peristiwa itu membangkitkan kemarahan Sri Baduga. Pasukan besar segera disiapkan untuk menyerang Cirebon. Akan tetapi pengiriman pasukan itu dapat dicegah oleh PUROHITA (pendeta tertinggi) keraton KI PURWA GALIH. [Cirebon adalah daerah warisan Cakrabuana (Walangsungsang) dari mertuanya (Ki Danusela) dan daerah sekitarnya diwarisi dari kakeknya Ki Gedeng Tapa (Ayah Subanglarang). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cakrabuana sendiri dinobatkan oleh Sri Baduga (sebelum menjadi Susuhunan) sebagai penguasa Cirebon dengan gelar Sri Mangana. Karena Syarif Hidayat dinobatkan oleh Cakrabuana dan juga masih cucu Sri Baduga, maka alasan pembatalan penyerangan itu bisa diterima oleh penguasa Pajajaran] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demikianlah situasi yang dihadapi Sri Baduga pada awal masa pemerintahannya. Dapat dimaklumi kenapa ia mencurahkan perhatian kepada pembinaan agama, pembuatan parit pertahanan, memperkuat angkatan perang, membuat jalan dan menyusun PAGELARAN (formasi tempur). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[Pajajaran adalah negara yang kuat di darat, tetapi lemah di laut. Menurut sumber Portugis, di seluruh kerajaan, Pajajaran memiliki kira-kira 100.000 prajurit. Raja sendiri memiliki pasukan gajah sebanyak 40 ekor. Di laut, Pajajaran hanya memiliki 6 buah JUNG (perahu layar gaya Cina) dari 150 ton dan beberapa LANKARAS (?) untuk kepentingan perdagangan antar-pulaunya (saat itu perdagangan kuda jenis Pariaman mencapai 4000 ekor/tahun)] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keadaan makin tegang ketika hubungan &lt;strong&gt;Demak-Cirebon &lt;/strong&gt;makin dikukuhkan dengan perkawinan putera-puteri dari kedua belah pihak. Ada 4 pasangan yang dijodohkan, yaitu &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. Pangeran Hasanudin dengan Ratu Ayu Kirana (Purnamasidi) &lt;br/&gt;2. Ratu Ayu dengan Pangeran Sabrang Lor (Sultan Demak II?) &lt;br/&gt;3. Pangeran Jayakelana dengan Ratu Pembayun &lt;br/&gt;4. Pangeran Bratakelana dengan Ratu Ayu Wulan (Ratu Nyawa) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Persekutuan Cirebon-Demak inilah yang sangat mencemaskan Sri Baduga di Pakuan. Tahun 1512, ia mengutus putera mahkota Surawisesa menghubungi Panglima Portugis ALFONSO d'ALBUQUERQUE di Malaka (ketika itu baru saja merebut Pelabuhan Pasai). Sebaliknya upaya Pajajaran ini telah pula meresahkan pihak Demak. &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Pangeran Cakrabuana dan Susuhunan Jati (Syarif Hidayat) tetap menghormati Sri Baduga karena masing-masing sebagai ayah dan kakek. Oleh karena itu permusuhan antara Pajajaran dengan Cirebon tidak berkembang ke arah ketegangan yang melumpuhkan SEKTOR-SEKTOR PEMERINTAHAN. Paling tidak : BELUM utk sementara ini. (Baca terus !) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sri Baduga hanya tidak senang hubungan Cirebon-Demak yang terlalu akrab, bukan terhadap Kerajaan Cirebon. Terhadap Islam, ia sendiri tidak membencinya karena salah seorang permaisurinya (Subanglarang) adalah muslimah dan ketiga anaknya (Walangsungsang alias Cakrabuana, Lara Santang dan Raja Sangara) diizinkan sejak kecil mengikuti agama ibunya (Islam). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena permusuhan tidak (belum) berlanjut ke arah pertumpahan darah, maka masing-masing pihak dapat mengembangkan keadaan dalam negerinya. Demikianlah pemerintahan Sri Baduga dilukiskan sebagai jaman kesejahteraan (Carita Parahiyangan). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tome Pires ikut mencatat kemajuan jaman Sri Baduga dengan komentar "The Kingdom of Sunda is justly governed; they are true men" (&lt;strong&gt;Kerajaan Sunda diperintah dengan adil; mereka adalah orang-orang jujur&lt;/strong&gt;). Juga diberitakan kegiatan perdagangan Sunda dengan Malaka sampai ke kepulauan Maladewa (Maladiven). Jumlah merica bisa mencapai 1000 bahar (1 bahar = 3 pikul) setahun, bahkan hasil tammarin (asem) dikatakannya cukup untuk mengisi muatan 1000 kapal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sri Baduga Maharaja alias Prabu Siliwangi yang dalam Prasasti Tembaga Kebantenan disebut SUSUHUNAN di PAKUAN PAJAJARAN, memerintah selama 39 tahun (1482 - 1521). Ia disebut SECARA ANUMERTA SANG LUMAHING (SANG MOKTENG) RANCAMAYA karena ia dipusarakan di Rancamaya (di sinilah nilai khusus Rancamaya). [Rancamaya terletak kira-kira 7 Km di sebelah tenggara Kota Bogor. Rancamaya memiliki mata air yang sangat jernih. Tahun 1960-an di hulu Cirancamaya ini ada sebuah situs makam kuno dengan pelataran berjari-jari 7.5 m tertutup hamparan rumput halus dan dikelilingi rumpun bambu setengah lingkaran. Dekat makam itu terdapat Pohon Hampelas Badak setinggi kira-kira 25 m dan sebuah pohon beringin. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dewasa ini seluruh situs sudah "&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;dihancurkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;" orang. Pelatarannya ditanami ubi kayu, pohon-pohonannya ditebang dan makam kuno itu diberi saung. Di dalamnya sudah bertambah sebuah kuburan baru, lalu makam kunonya diganti dengan bata pelesteran, ditambah bak kecil untuk peziarah dengan dinding yang dihiasi huruf Arab. Makam yang dikenal sebagai makam Embah Punjung ini mungkin sudah dipopulerkan orang sebagai MAKAM WALI. Kejadian ini sama seperti kuburan Embah Jepra pendiri Kampung Paledang yang terdapat di Kebun Raya yang "dijual" orang sebagai "makam Raja Galuh". &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------------------------- &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Dlm lanjutan di BAGIAN 2 dibawah ini, lihatlah bgm FATAHILLAH memangsa orang satu kulit sendiri!!! Hanya karena ISLAM!!!... setelah memangsa HINDU... ISLAM pun saling beradu sendiri mencari kemenangan sendiri-sendiri!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;NGERAKEUN!!!! kumaha yeuh jelma anu ngaku SUNDA? MAUNG PAJAJARAN aseli NA LAIN ONTOHOT JEUNG BEBEGIG ISLAM...!!!!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;http://pasundan.homestead.com/files/Sejarah/sejarahframe.html&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lihat juga : &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Jihad di Indonesia&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2684&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;span&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-1566370001834312675?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/1566370001834312675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=1566370001834312675' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1566370001834312675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/1566370001834312675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-islam-di-tanah-jawa-anad-15-bag-2.html' title='Teror Islam di TANAH JAWA Abad 15 (Bag 2)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6845396001535064450</id><published>2007-05-16T00:20:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T00:48:45.258-07:00</updated><title type='text'>Teror Islam di TANAH JAWA 1249-1478 (Bag 1)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Serat Darmo Gandhul : Proses Islamisasi Nusantara Sebenarnya&lt;/span&gt; (Bagian 1)&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;http://kaskus.us/userframe.php?link=http://www.mail-archive.com/ateis@yahoogroups.com/msg02396.html&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Kontroversi Serat Darmo Gandhul: &lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Betulkah Ki Kalam Wadi adalah Ronggo Warsito?&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masuknya Islam ke Tanah Jawa ternyata menyimpan cerita yang sungguh luar biasa. Salah satunya terekam dalam Serat Darmo Gandhul yang kontroversial itu. Dalam serat yang aslinya berbahasa Jawa Kuno itu dipaparkan perjalanan beberapa wali, juga hambatan dan benturan Islam dng budaya dan kepercayaan lokal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penulis serat ini tak menunjukkan jati diri aslinya. Ada yang menafsirkan, pengarangnya adalah Ronggo Warsito. Ia pakai nama samaran Ki Kalam Wadi, yang berarti rahasia atau kabar yang dirahasiakan. Ditulis dalam bentuk prosa dengan pengkisahan yang menarik. Isi Darmo Gandhul tentu saja mengagetkan kita yang selama ini mengira bahwa masuknya agama Islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai tanpa muncratan darah, terpenggalnya kepala dan tetesan air mata. Kaburnya para pemeluk Hindu dan Budha ke berbagai wilayah, misalnya ke Pulau Bali, ke kawasan pegunungan dan hutan rimba, adalah salah satu pertanda bahwa mereka menghindari tindakan pembantaian massal oleh sekelompok orang yang ingin mengIslamkan P Jawa. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terkait dengan kisah Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa, kebetulan saya ada terjemahan Serat Darmo Gandhul yang aslinya berbahasa Jawa Kuno. Yang saya kirimkan berikut ini adalah versi yang tidak lengkap, bersumber dari Tabloid Posmo terbitan Surabaya. Anda bisa baca dan menilai sendiri. Hanya agar lebih enak untuk dibaca, Posmo menyuntingnya disana-sini. Yang perlu dicatat, pembaca sendiri harus kritis menyikapi isi cerita yang mungkin amat tendensius ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Serat Darmo Gandhul pernah diterbitkan oleh Dahara Prize - Semarang berukuran 15 cm x 15 cm. Berikut ini adalah tulisan tentang Serat Darmo Gandhul yang dimuat berseri di Tabloid Posmo terbitan Surabaya. Isi dari serat ini rasanya masih relevan dikaitkan dengan zaman sekarang, dimana mulai bermunculan kelompok fundamentalis Islam, terorisme yang mengatas namakan agama, dan juga kelompok-kelompok yang bermimpi untuk mendirikan kekhalifahan Islam di negeri ini, dan juga di negara-negara Asia Tenggara lainnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selamat membaca! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tokoh2 terkait: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para penulis : &lt;br/&gt;- Darmo Gandhul - murid Ki Kalam Wadi &lt;br/&gt;- Ki Kalam Wadi - penulis serat &lt;br/&gt;- Raden Budi - guru Ki Kalam Wadi &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para pelaku : &lt;br/&gt;- &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Prabu Brawijaya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; - Raja Majalengka (Majapahit), raja Majapahit terakhir yg bijaksana, yg dgn sedih harus menyaksikan kerajaannya dicabik2 oleh puteranya, &lt;strong&gt;Raden Patah. &lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Putri Campa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (Dwarawati? Dara Petak?) - permaisuri Prabu Brawijaya dari Cina yg memperkenalkan Islam pada PB, yg kemudian disesali PB &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Sayid Rahmad - kemenakan Putri Campa (Sunan Ampel) yg diberi ijin PB utk menyebar Islam di Jawa &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Sayid Kramat - &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Sunan Bonang, tokoh licik yg mengakibatkan permusuhan antara PB dgn puteranya sendiri, Raden Patah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Ialah yg mengajarkan Raden Patah utk membenci ayahnya yg kafir. Sesuai dgn buku 'suci' Islam : &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pelindung-pelindungmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung-pelindungmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. [9.24] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Raden Patah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (Babah) - putra Prabu Brawijaya, dikenal juga sbg Adipati Demak/Senapati Jimbuningrat/Sultan Syah Alam Akbar Khalifaturrasul Amirilmukminin Tajudil Abdulhamid Khak/Sultan Adi Surya Alam di Bintoro. Putera lalim yg membawa kesengsaraan pada Majapahit &amp;amp; akhirnya, tanah air kita ini. Ia mencela ayahnya sendiri sbg   '&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Budha kafir kufur&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;'. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Di SMA, kami tidak pernah diajarkan bahwa kejatuhan Majapahit sebenarnya diakibatkan oleh kerakusan seorang anak. Paling cuma dikatakan : Majapahit vs Demak) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Sunan Kalijaga : negosiator licik yg ingin merebut kembali hati PB setelah RP menyesali perbuatannya. Sunan Kalijaga ini yg menarik PB masuk Islam. Perbuatan PB ini kemudian dicela oleh tokoh bijak, Ki Sabdapalon. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;dll : &lt;br/&gt;- Raden Kusen (Raden Husen/Raden Arya Pecattanda) - saudara kandung &lt;br/&gt;Raden Patah (lain ayah) &lt;br/&gt;- Ki Bandar - sahabat Sunan Bonang &lt;br/&gt;- Bandung Bondowoso &lt;br/&gt;- Nyai Plencing - dedemit &lt;br/&gt;- Buta Locaya - raja dedemit (mantan Patih Sri Jayabaya) &lt;br/&gt;- Ni Mas Ratu Pagedongan (Ni Mas Ratu Angin-Angin) &lt;br/&gt;- Kyai Tunggul Wulung &lt;br/&gt;- Kyai Patih &lt;br/&gt;- Syech Siti Jenar &lt;br/&gt;- Tumenggung Kertosono &lt;br/&gt;- Sunan Giri &lt;br/&gt;- Arya Damar - Bupati Palembang &lt;br/&gt;- Patih Mangkurat &lt;br/&gt;- Setyasena - komandan pasukan Cina Islam &lt;br/&gt;- Bupati Pati &lt;br/&gt;- Adipati Pengging &lt;br/&gt;- Adipati Pranaraga &lt;br/&gt;- Sabdo Palon &lt;br/&gt;- Naya Genggong&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Pada suatu hari, Darmogandul bertanya kepada Ki Kalamwadi tentang &lt;strong&gt;asal mula orang Jawa meninggalkan agama Budha dan berganti agama Islam.&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lantas, Ki Kalamwadi pun menjawab, Quote:&lt;br/&gt;"Aku tidak mengerti. Tetapi guru yang dapat dipercaya menceritakan asal-usul orang Jawa meninggalkan agama Budha dan berganti memeluk agama Islam. Ini memang perlu dikatakan, &lt;strong&gt;agar orang yang belum tahu menjadi tahu.&lt;/strong&gt;"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------------------------&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada zaman dulu Majapahit (1292-1478) bernama Majalengka. Majapahit hanyalah kiasan. Bagi yang belum tahu ceritanya, Majapahit dianggap sebagai nama kerajaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Prabu Brawijaya adalah raja terakhir yang berkuasa. Ia menikah dengan Putri Campa yang beragama Islam. Putri inilah yang membuat Brawijaya tertarik Islam. Ketika sedang beradu asmara, sang putri selalu membeberkan keutamaan agama itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Putri Campa&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setiap dekat sang prabu, tiada kata lain yang terucap dari Putri Campa kecuali kemuliaan agama Islam. Tak lama kemudian datanglah kemenakan Putri Campa bernama Sayid Rahmad. Ia mohon izin menyebarkan ajaran Islam di Majalengka. Sang Prabu mengabulkan. Sayid Rahmad tinggal di desa Ngampeldento-Surabaya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Banyak ulama dari seberang datang ke Majalengka. Menghadap sang prabu mohon izin tinggal di wilayah pesisir. Permohonan itu dikabulkan. Akhirnya berkembang dan banyak orang Jawa memeluk agama Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perkembangan itu menempatkan seorang guru agama Islam tinggal di daerah Bonang, termasuk wilayah Tuban. Sayid Kramat namanya. Ia maulana Arab keturunan Nabi Mohammad Rasulullah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang-orang Jawa banyak yang tertarik kepadanya. Penduduk Jawa yang tinggal di pesisir Barat sampai Timur meninggalkan agama Budha dan memeluk agama Islam. Di wilayah Blambangan sampai ke arah Barat menuju Banten pun banyak yang mengikuti ajaran Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Agama Buddha telah mengakar di tanah Jawa lebih 1.000 tahun&lt;/strong&gt;. Menyembah kepada Budi Hawa. Budi adalah Dzat Tuhan. Sedangkan Hawa adalah minat hati. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Raden Patah&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Sang Prabu mempunyai seorang putra bernama Raden Patah. Ia lahir di Palembang dari rahim seorang Putri Cina (Puteri Campa ?). Ketika Raden Patah dewasa, ia menghadap kepada ayahnya bersama saudara lain ayah tetapi masih sekandung, bernama Raden Kusen (Husein). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Prabu bingung memberi nama putranya. Diberi nama dari jalur ayah, beragama Buddha, keturunan raja yang lahir di pengunungan. Dari jalur ibu disebut Kaotiang. Sedangkan menurut orang Arab, ia harus dinamakan Sayid atau Sarib. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Prabu memanggil patih dan abdi lain untuk dimintai pertimbangan. Sang patih pun berpendapat, bila mengikuti leluhur kuno, putra sang Prabu itu dinamakan Bambang. Tetapi karena ibunya orang Cina, lebih baik dinamakan Babah, yang artinya lahir di tempat lain. Pendapat patih ini disetujui abdi yang lain. Sang Prabu pun berkata kepada seluruh pasukan bahwa putranya diberi nama Babah Patah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sampai saat ini, keturunan pembauran antara Cina dan Jawa disebut Babah. Meski tidak menyukai nama pemberian ayahnya itu, Raden Patah takut untuk menentangnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Babah Patah kemudian diangkat menjadi Bupati di Demak. Ia memimpin para bupati di sepanjang pantai Demak ke Barat. Ia dinikahkan dengan cucu Kyai Ageng Ngampel. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Babah Patah tinggal di desa Bintara, Demak. Babah Patah telah beragama Islam sejak di Palembang. Di Demak ia diminta untuk menyebarkan agama Islam. Raden Kusen diangkat menjadi Adipati di Terung, dengan nama baru Raden Arya Pecattanda. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ajaran Islam makin berkembang. Banyak ulama berpangkat mendapat gelar Sunan. Sunan artinya budi. Sumber pengetahuan tentang baik dan buruk. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang yang berbudi baik patut dimintai ajarannya tentang ilmu lahir batin. Pada waktu itu para ulama baik budinya. Belum memiliki kehendak yang jelek. Banyak yang mengurangi makan dan tidur. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Prabu Brawijaya berpikir, para ulama bersarak Budha itu mengapa disebut Sunan. Mengapa juga masih mengurangi makan dan tidur. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Sunan Bonang&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Pada waktu itu sunan Bonang akan pergi ke Kediri, diantar dua sahabatnya. Di utara Kediri, yakni di daerah Kertosono, rombongan terhalang air sungai Brantas yang meluap. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang dan dua sahabatnya menyeberang. Tiba di timur sungai, Sunan Bonang menyelidiki agama penduduk setempat. Sudah Islam atau masih beragama Budha . &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ternyata, kata Ki Bandar, masyarakat daerah itu beragama Kalang, memuliakan Bandung Bondowoso. Menganggap Bandung Bondowoso sebagai nabi mereka. Hari Jumat Wage wuku wuye, adalah hari raya mereka. Setiap hari itu, mereka bersama-sama makan enak dan bergembira ria. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata Sunan Bonang, " Kalau begitu, orang disini semua beragama Gedhah. Artinya, tidak hitam, putih pun tidak. Untuk itu tempat ini kusebut Kota Gedhah." Sejak itu, daerah di sebelah utara Kediri ini bernama Kota Gedhah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kutukan Sunan Bonang terhdp Seorang Wanita:&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Hari terik. Waktu sholat dhuhur tiba. Sunan Bonang ingin mengambil air wudlu. Namun karena sungai banjir dan airnya keruh, maka Sunan Bonang meminta salah satu sahabatnya untuk mencari air simpanan penduduk. Salah satu sahabatnya pergi ke desa untuk mencari air yang dimaksud. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesampai di desa Patuk ada sebuah rumah. Tak terlihat laki-laki di sini. Hanya ada seorang gadis berajak dewasa sedang menenun. " Hai Gadis, aku minta air simpanan yang jernih dan bersih," kata sahabat itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perawan itu terkejut. Ia menoleh. Dilihatnya seorang laki-laki. Ia salah paham. Menyangka lelaki itu bermaksud menggodanya. Ia menjawab kasar : &lt;br/&gt;"Kamu baru saja lewat sungai. Mengapa minta air simpanan. Di sini tidak ada orang yang menyimpan air kecuali air seniku ini sebagai simpanan yang jernih bila kamu mau meminumnya." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengar kata-kata kasar itu, sahabat itu langsung pergi tampa pamit. Mempercepat langkah sambil mengeluh sepanjang perjalanan. Tiba di hadapan Sunan Bonang, peristiwa tak menyenangkan itu disampaikan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengar penuturan itu Sunan Bonang naik pitam. Keluarlah kata-kata keras. Sunan menyabda tempat itu akan sulit air. Gadis-gadisnya tidak akan mendapat jodoh sebelum usianya tua. Begitu juga dengan kaum jejakanya. Tidak akan kimpoi sebelum menjadi jejaka tua. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terkena ucapan Sunan Bonang, aliran sungai Brantas menyusut. Aliran sungai berbelok arah. Membanjiri desa-desa, hutan, sawah, dan kebun. Prahara datang diterjang arus sungai yang menyimpang. Dan setelah itu kering seketika. Sampai kini daerah Gedhah sulit air. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perempuan-perempuannya menjadi perawan tua. Begitu juga kaum laki-lakinya. Mereka terlambat berumah tangga. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Demit&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Kemudian, Sunan Bonang melanjutkan perjalanannya ke Kediri. Di daerah ini ada demit (mahluk halus) bernama Nyai Plencing. Menempati sumur Tanjungtani yang sedang dikerumuni anak cucunya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mereka lapor, bahwa ada orang bernama Sunan Bonang suka engganggu kaum mahluk halus dan menonjolkan kesaktian. Anak cucu Nyai Plencing mengajak Nyai Plencing membalas Sunan Bonang. Caranya dengan meneluh dan menyiksanya sampai mati agar tidak suka mengganggu lagi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengar usul itu Nyai Plencing langsung menyiapkan pasukan, dan berangkat menemui Sunan Bonang. Tetapi anehnya, para setan itu tidak bisa mendekati Sunan Bonang. Badannya terasa panas seperti dibakar. Setan-setan itu berhamburan. Lari tunggang langgang. Mereka lapor ke Kediri menemui rajanya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Raja mereka bernama Buta Locaya, tinggal di Selabale, di kaki Gunung Wilis. Buta Locaya semula adalah patih raja Sri Jayabaya, bernama Kyai Daha. Ia dikenal sebagai cikal bakal Kediri. Ketika Raja Jayabaya memerintah daerah ini, namanya diminta untuk nama negara. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Ia diberi nama Buta Locaya dan diangkat patih Prabu Jayabaya. Buta sendiri artinya bodoh. Lo bermakna kamu. Dan Caya dapat dipercaya. Bila disambung, maka Buta Locaya mempunyai makna orang bodoh yang dapat dipercaya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebutan itu hampri menyerupai sebutan kyai, yang bermula dari Kyai Daha dan Kyai Daka. Kyai artinya melaksanakan tugas anak cucu dan orang di sekitarnya. Kisah soal kyai ini bermula saat Sang Raja ke rumah Kyai Daka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Prabu dijamu Kyai Daka. Sang Prabu suka dengan keramahan itu. Nama Kyai Daka pun diminta untuk desa yang kemudian berganti Tunggulwulung. Seterusnya ia diangkat menjadi panglima perang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Prabu Jayabaya muksa ( mati bersama raganya hilang ) bersama Ni Mas Ratu Pagedongan, Buta Locaya dan Kyai Tunggulwulung juga ikut muksa. Ni Mas kemudian menjadi ratu setan di Jawa. Tinggal di laut Selatan dan bergelar Ni Mas Ratu Angin-Angin. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semua mahluk halus yang ada di laut selatan tunduk dan berbakti kepada Ni Mas Ratu Angin-Angin. Buta Locaya menempati Selabale. Sedangkan Kyai Tunggulwulung tinggal di Gunung Kelud menjaga kawah dan lahar agar tidak merusak desa sekitar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Nyai Plencing datang, Buta Locaya sedang duduk di kursi emas beralas kasur babut dihias bulu merak. Ia sedang ditemani patihnya, Megamendung dan anaknya, Paji Sektidiguna dan Panji Sarilaut. Ia amat terkejut melihat Nyai Plencing yang datang sambil menangis. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ia melaporkan kerusakan-kerusakan di daerah utara Kediri yang disebabkan ulah orang dari Tuban bernama Sunan Bonang. Nyai Plencing juga memaparkan kesedihan para setan dan penduduk daerah itu. Mendengar laporan Nyai Plencing Buta Locaya murka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tubuhnya bagaikan api&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Ia memanggil anak cucu dan para jin untuk melawan Sunan Bonang. Para setan dan jin itu bersiap berangkat. Lengkap dengan peralatan perang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengikuti arus angin, mereka pun sampai di desa Kukum. Di tempat ini Buta Locaya menjelma menjadi manusia, berganti nama Kyai Sumbre. &lt;br/&gt;Sementara setan dan jin yang beribu-ribu jumlahnya tidak menampakkan diri. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menghadang perjalanan Sunan Bonang yang datang dari utara. Sebagai orang sakti, Sunan Bonang tahu ada raja setan dan jin sedang menghadang perjalanannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tubuh Sunan yang panas menjelma bagai bara api. Para setan dan jin yang beribu-ribu itu menjauh. Tidak tahan menghadapi wibawa Sunan Bonang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun tatkala berhadapan dengan Kyai Sumbre, Sunan Bonang juga merasakan hawa panas. Dua sahabatnya pingsan dan demam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------------------- &lt;br/&gt;Debat Soal Tuhan dan Kebenaran &lt;br/&gt;Source : Posmo No. 2 - 25 Maret 1999 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Debat sengit antara Sunan Bonang dengan Buta Locaya makin seru. Sunan Bonang dengan tegas menyatakan bahwa, daerah tersebut dikatakan Gedah karena tidak jelas agamanya. &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Quote:&lt;br/&gt;" Kusabdakan sulit air karena ketika aku minta air tidak diberi. &lt;br/&gt;Sungai ini kupindah alirannya agar kesulitan mendapatkan air. &lt;br/&gt;Sedangkan jejaka dan perawan kusabdakan sulit mendapat jodoh karena yang kuminai air itu perawan desa."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buta Locaya menjawab, bahwa itu tidak seimbang. Quote:&lt;br/&gt;Salah yang tak seberapa, apalagi hanya dilakukan oleh seseorang, tetapi penderitaannya dirasakan oleh banyak orang. Bila dilaporkan kepada penguasa, tentu akan mendapatkan hukuman berat karena merusak daerah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[PS : &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Lihat peristiwa Muhamad menyuruh pengikutnya menyerang suku Yahudi di Medinah, Bani Qaynuqa, gara2 seorang wanita Muslim diganggu oleh seseorang anggota Bani Qaynuqa. Ini dipakai Muhamad sbg alasan utk menyerang dan mengusir Bani Qaynuqa dari tanah nenek moyang mereka itu. Sifat Muhamad ini dicontoh Sunan Bonang : cepat naik darah, tidak seimbang, tidak memiliki maaf, sombong, selain licik dan haus kekuasaan&lt;/span&gt;.&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Lihat juga : &lt;strong&gt;Pengusiran Yahudi dari Medinah oleh MUHAMAD, 4 artikel&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2720 ] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang menjawab, ia pun tak takut dilaporkan Raja Majalengka. &lt;br/&gt;Ketika Buta Locaya mendengar kata-kata itu, ia pun marah. Buta Locaya berkata masygul : Quote:&lt;br/&gt;" Ucapan tuan bukan ucapan yang paham aturan negara. Itu pantas diucapkan oleh orang yang tinggal di rumah madat, mengandalkan kesaktian. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Janganlah sombong. Mentang-mentang dikasihi tuan berkawan dengan malaikat, lalu berbuat sekehendak hati. Tidak melihat kesalahan, menganiaya orang lain tanpa sebab. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meskipun di Jawa ini akan ada orang yang lebih kuat dari pada tuan, tapi mereka baik budi dan takut kepada laknat dewa. Tuan akan dijauhi orang2 baik budi bila tetap berbuat demikian. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apakah tuan termasuk orang seperti Aji Saka murid Ijajil ? Aji Saka menjadi raja di Jawa hanya tiga tahun, lalu pergi sambil membawa seluruh sumber air di Medang. Ia Hindu. Suka membuat sulit air. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tuan mengaku sunan seharusnya berbudi baik, menyelamatkan orang banyak, tetapi ternyata tidak demikian. Tuan layak seperti setan yang menampakkan diri, tidak tahan digoda anak kecil. Lekas naik darah. &lt;br/&gt;Sunan apakah itu ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika memang sebagai Sunan manusia sesungguhnya, tentu suka berbuat kebajikan. Tuan menyiksa orang tanpa dosa. Itulah jalan celaka, tanda bahwa tuan telah menciptakan neraka jahanam. Bila telah jadi lalu tuan tempati sendiri, mandi di dalam air mendidih." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hamba ini bangsa mahluk halus, tidak selam dengan manusia, tetapi hamba masih memperhatikan nasib manusia. Marilah semuanya yang rusak itu tuan kembalikan kepada keadaan semula. Sungai yang kering dan daerah yang terlanda banjir hamba mohon agar dikembalikan. Semua orang Jawa yang beragama Islam akan hamba teluh supaya mati. Hamba akan meminta bantuan Kangjeng Ratu Angin-Angin di laut Selatan."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Begitu mendengar kemarahan Buta Locaya, Sunan Bonang menyadari kesalahannya. Ia berkata, &lt;br/&gt;" Buta Locaya, aku Sunan tidak diperkenankan meralat ucapanku. Aku hanya bisa membatasi saja. Kelak, bila telah berlangsung &lt;strong&gt;500 tahun&lt;/strong&gt;, sungai ini dapat kembali seperti semula."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buta Locaya mendengar kesediaan Sunan Bonang, bertambahlah kemarahannya. Quote:&lt;br/&gt;" Kembalikan sekarang juga. Bila tidak, tuan akan hamba ikat."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang :&lt;br/&gt;" Sudah, jangan berbantah lagi. Aku mohon diri akan berjalan ke timur. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buah Sambi ini kunamakan cacil karena keadaan ini seperti anak kecil yang sedang berkelahi. Setan dan manusia saling berebut kebenaran tentang kerusakan yang ada di daerah dan kesedihan manusia dengan setan. Kumohonkan kepada Tuhan, buah sambi menjadi dua macam, daging buahnya menjadi asam. Bijinya mengeluarkan minyak sebagai lambang muka yang masam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tempat perjumpaan ini kuberi nama Singkal di sebelah utara dan di sini bernama Desa Sumbre. Sedangkan tempat kawan-kawanmu di selatan kuberi nama Kawanguran."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Debat Soal Tuhan&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Setelah berkata demikian, Sunan Bonang meloncat ke arah Timur sungai. Terkenal sampai kini di Kota Gedah ada desa yang bernama Singkal, Sumbre dan Kawanguran. Kawanguran artinya pengetahuan, Singkal artinya susah kemudian menemukan akal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buta Locaya memburu kepergian Sunan Bonang, yang menyaksikan arca Kuda yang berkepala dua di bawah pohon Trenggulun. Banyak buah trenggulun yang berserakan. Sunan Bonang kemudian memegang parang dan kepala arca Kuda itu dipenggalnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Buta Locaya melihat Sunan Bonang memenggal kepala arca itu, semakin bertambahlah kemarahannya. &lt;br/&gt;"Arca itu buatan sang Prabu Jayabaya sebagai lambang tekad wanita. Kelak di zaman Nusa Srenggi, barang siapa yang melihat arca itu, akan mengetahui tekat para wanita Jawa."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang pun berkata :&lt;br/&gt;"Kau ini bangsa hantu. Jadi kalau berani berdebat dengan manusia, namanya hantu yang sombong." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata Buta Locaya :&lt;br/&gt;" Apa bedanya. Tuan Sunan, saya ratu Hantu,"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang  :&lt;br/&gt;"Trenggulun ini kuberi nama Kentos sebagai peringatan kelak, bahwa aku berdua debat dengan hantu yang sombong tentang kerusakan arca."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[Ki Kalamwadi berkata : " Terkenal sampai kini, buah trenggulun bernama kentios karena ucapan Sunan Bonang. Semua itu menurut cerita guruku menurut cerita guruku bernama Raden Budi.] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang kemudian berjalan ke utara. Ketika menjelang salat asar, beliau akan bersiap salat. Di luar desa ada sumur tetapi tiada timba. Sumur itu kemudian digulingkan. Dengan begitu Sunan Bonang dapat bersuci untuk bersalat. Terkenal sampai sekarang, sumur itu bernama sumur gumuling." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah salat, Sunan melanjutkan perjalanan. Sesampai di desa Nyahen, ada patung raksasa perempuan berada di bawah pohon dadap yang berbunga. Sangat banyak dan berguguran di sekitarnya. Patung raksasa itu kelihatan merah menyala, marak oleh bunga yang berjatuhan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Melihat patung itu, Sunan Bonang keheranan. Patung itu berukuran sangat besar. Arca itu tampak duduk ke arah Barat setinggi 16 kaki. Lingkar pinggulnya 10 kaki. Jika dipindahkan tidak akan terangkat oleh 800 orang kecuali dengan alat. Bahu kanannya dipatahkan, dan dahinya diludahi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Buta Locaya marah lagi :&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;" Tuan ternyata orang jahil, patung yang masih baik dirusak tanpa alasan. Kini menjadi jelek. Padahal patung itu karya Sang Prabu Jayabaya. Apakah hasilnya bila tuan merusak patung itu ?"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang : &lt;br/&gt;" Patung itu kurusak agar tidak disembah banyak orang, agar tidak diberi sesaji dan diberi kemenyan. Orang yang memuja berhala itu kafir, rusak lahir batin." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata Buta Locaya  :&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;" Orang Jawa kan sudah tahu bahwa itu patung dari batu yang tidak berdaya dan berkuasa. Bukan Tuhan, maka mereka layani. Diberi nyala kemenyan, diberi sesaji, agar para hantu tidak menempati tanah dan kayu yang dapat menghasilkan untuk manusia. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para hantu mereka tempatkan di patung itu, lalu tuan usir ke mana ? Telah lazim setan tinggal di gua, arca, dan makan bau-bauan harum.  Bila menyantap bebauan harum, hantu akan merasa nyaman. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lebih senang lagi bila tinggal di patung yang utuh. Di tempat sepi dan rindang atau di bawah pohon besar.Mereka menyadari bahwa alam halus berbeda dengan alam manusia."&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang Khilaf. Buta Locaya berkata  :&lt;br/&gt;" Nabi itu kan manusia kekasih Tuhan ? Mendapat wahyu agar pandai. Cermat penglihatannya, mengetahui hal-hal yang belum terjadi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sedangkan yang membuat arca Batu adalah Prabu Jaya Baya, kekasih Tuhan pula, mendapatkan wahyu mulia. Dia pun pandai dan kaya ilmu. Awas penglihatannya, mengetahui hal-hal yang belum terjadi. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tuan perpedoman kitab, orang Jawa pun berpedoman petuah dari para leluhurnya&lt;/span&gt;. Sama-sama menghargai kabar, lebih baik menghargai kabar dari leluhur sendiri dengan peninggalan masih bisa disaksikan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pulau Jawa ini tanah suci dan mulia, dingin dan panasnya cukup. Tanah berpasir murah air. Apa saja ditanam dapat tumbuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pria tampak tampan, wanita kelihatan cantik, serba luwes tutur katanya. Bila tuan ingin melihat pusat dunia, yang hamba duduki inilah adanya. Silakan tuan ukur. Seandainya tidak benar, pukullah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang membuat arca itu adalah tuanku Prabu Jayabaya. Dapatkah tuan menebak sesuatu yang belum terjadi ? Sudahlah, hamba persilakan tuan pergi dari sini. Bila menolak akan hamba panggilkan adik hamba dari Gunung Kelud. Tuan akan kami keroyok. Dapatkah tuan menang ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu akan hamba bawa ke dalam kawah gunung Kelud, apakah tuan tidak susah ? Inginkah tuan tinggal di Batu seperti hamba ? Mari ke Selabale menjadi murid hamba."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang : &lt;br/&gt;" Tak sudi mengikuti kata-katamu. Kau hantu brekasaan."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buta Locaya :&lt;br/&gt;" Meskipun hamba hantu, tetapi hamba raja. Abadi selamanya. Tuan belum tentu seperti hamba. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tekat tuan kotor, suka mengganggu dan menganiaya&lt;/span&gt;. Tampak di sini masih sering melakukan kesalahan menentang adat, menentang agama, merusak kebaikan, mengganggu agama leluhur. Tuan dapat disiksa dan dibuang ke Menado."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang tak menggubris. Ia berkata :&lt;br/&gt;" Dadap ini bunganya kunamai celung, buahnya bernama kledung, karena aku kecelung ( sesat ) pemikiran dan salah bicara. Jadi saksi ketika aku berdebat dengan hantu, kalah pengetahuan dan pemikiran. [ Sampai kini buah dadap bernama kledung, bunganya bernama celung.] &lt;br/&gt;Sudah, aku akan pulang ke Bonang."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buta Locaya :&lt;br/&gt;" Ya sudah, silakan tuan pergi. Di sini tak ayal akan membikin panas. Bila terlalu lama di sini akan menimbulkan kesusahan, menyebabkan mahal air, dan mengurangi air."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;------------------------------------------------------------- &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tak Setuju Serbu Majapahit, Syech Siti Jenar Dibunuh&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Source : Posmo No. 3 - 1 April 1999 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Prabu Brawijaya amat murka ketika mendapat laporan sang patih tentang adanya surat dari Tumenggung di Kertosono, yang memberitahukan bahwa telah terjadi kerusakan di wilayah itu akibat ulah Sunan Bonang. Segera ia mengutus Patih ke Kertosono, meneliti keadaan sebenarnya. Setelah tiba, sang patih melaporkan semua yang telah terjadi. Namun, ia tak bisa menemukan Sunan Bonang, karena telah mengembara tak tahu kemana. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berikut babak lanjutan dari Serat Darmogandhul. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saking murkanya, Prabu Brawijaya mengharuskan semua ulama Arab yang ada di Pulau Jawa pergi. Hanya di Demak dan Ngampelgading saja yang diperbolehkan tinggal dan menyebarkan agama Islam. Apabila menolak akan dibunuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh patihnya, karena ulama Giripura telah tiga tahun tidak menghadap untuk menyampaikan upeti, bahkan mendirikan kerajaan sendiri. Sedang ulama santri Giri punya gelar yang melebihi sang Prabu. Maka, diseranglah Giri hingga kocar-kacir. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menyadari kekeliruannya karena tidak menghadap Majalengka, Sunan Bonang mengajak Sunan Giri ke Demak. Di sana, mereka menyatu dengan pasukan Adipati Demak (putera PB alias Raden Patah) dan mengajak menyerbu ke Majalengka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata Sunan Bonang (Muslim tulen yg penuh akal bulus itu) :&lt;br/&gt;" Ketahuilah, kini saatnya kehancuran kerajaan Majalengka yang telah berumur 103 tahun. Menurut pertimbanganku, kamulah yang berhak menjadi Raja. Rusaklah Kraton Majalengka dengan cara halus. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jangan sampai ketahuan. Menghadaplah ke Ayahandamu pada acara Grebeg Maulud dengan senjata perang. Ajaklah seluruh Bupati dan para Sunan beserta bala tentaranya."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Baca cerita2 Modus Operandi Jihad Islam diseluruh dunia di [u]Resource Center ttg Jihad di http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewforum.php?f=38. Inilah cara Muslim mengakali musuh mereka : dgn cara tipu daya.[/u]) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Provokasi&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Adipati Demak yang memang putra Prabu Brawijaya semula tidak mau mengikuti saran Sunan Bonang :&lt;br/&gt;" Saya takut merusak negeri Majalengka. Melawan ayah, apalagi melawan seorang raja yang telah memberikan kebahagian dan kebaikan di dunia. Kata kakek saya di Ampelgading, saya tidak boleh melawan ayahanda meski beragama Budha atau pun kafir."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengan jawaban demikian, Sunan Bonang berkata :&lt;br/&gt;"&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt; Meskipun melawan ayah dan raja, tidak ada jeleknya kerena dia kafir. Merusak kafir tua kamu akan masuk surga. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kakekmu itu santri yang iri, gundul dan bodoh tak bernalar. Seberapakah pengetahuan santri Ngampelgading. Anak kelahiran Campa tak mungkin menyamaiku, Sayid Kramat, Sunan Bonang yang dipujikan manusia sedunia, keturunan rasul anutan semua umat Islam. Meski kamu dosa, toh hanya kepada satu orang. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tetapi, semua manusia se Jawa masuk Islam. Hal demikian, alangkah banyaknya pahala yang kau terima&lt;/span&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tuhan masih cinta kepadamu. Sesungguhnya, orang tuamu itu menyia-nyiakan dirimu. Buktinya, kamu diberi nama Babah. Babah itu artinya tidak baik. Hidup hanya untuk mati. Benih Jawa yang dibawa Putri Cina. Maka ibumu diberikan kepada Arya Damar, Bupati Palembang, orang keturunan raksasa. Itu memutus cinta namanya. Ayahmu tetap berhati tidak baik. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena itu, balaslah dengan halus.&lt;span style="color:#cc0000;"&gt; Pokoknya jangan kelihatan. Dalam hati, isaplah darahnya, kunyahlah tulangnya&lt;/span&gt;."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian, Sunan Giri (juga seorang Muslim tulen yg penuh dgn akal bulus) menyambung :&lt;br/&gt;" Aku tidak berdosa, dicari ayahmu didakwa mendirikan kerajaan karena aku tidak menghadap ke Majalengka. Katanya, bila aku tertangkap akan diikat rambutku dan disuruh memandikan anjing. Banyak orang Cina yang datang ke Jawa. Di Giri banyak yang ku-Islamkan. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Sebab, menurut Qur-an, bila meng-Islamkan orang kafir, kelak mendapatkan surga.&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kedatanganku ke sini untuk minta perlindunganmu. Aku takut kepada patih dan ayahmu yang sangat benci kepada santri yang suka berzikir. Katanya, sakit ayan pagi dan sore. Bila kamu tidak membela, rusaklah agama Islam ini."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jawab sang Adipati Demak :&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;" Ayahanda memburu tuan itu betul. Karena tuan Sunan mendirikan kraton. Tidak menyadari bahwa hal itu harus tunduk perintah raja yang lebih berkuasa. Maka, sudah sewajarnya bila diburu, dihukum mati, karena Sunan tidak menyadari makan minum di Pulau Jawa."&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun, Sunan Bonang berkata lagi :&lt;br/&gt;"Jika tidak kau rebut sekarang, kau akan rugi. Setelah ayahmu turun, tahta itu tentu bukan untukmu melainkan diserahkan kepada Adipati Pranaraga karena dia putra paling tua. Atau kepada menantunya, Ki Andayanigrat di Pengging. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kamu anak muda, tidak berhak menjadi raja. Mati melawan kafir mati sabilillah, mati menerima surga. &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Sudah biasa bagi orang Islam dalam melawan orang kafir&lt;/span&gt;. Aku sudah tua, ingin menyaksikan dirimu menjadi raka, merestui kedudukanmu sebagai raja di Jawa, memimpin rakyat Jawa, memulai agama suci, dan menghilangkan agama Budha." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Panjang lebar nasihat Sunan Bonang agar Adipati Demak bangkit amarahnya, dan mau merusak Majalengka. Bahkan, diberi &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;contoh kisah-kisah nabi yang mau melawan orang tua mereka   yg kafir.&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Syech Siti Jenar Dibunuh&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Singkat cerita, tak lama kemudian para sunan dan bupati di pesisir utara datang semua ke Demak. Berkumpul untuk mendirikan masjid. Kemudian sembahyang bersama di masjid yang beru didirikan. Usai sembahyang pintu masjid ditutup. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang berkata kepada semua yang hadir di situ, bahwa Bupati Demak akan dinobatkan sebagai raja dan akan menggempur Majapahit. Bila semua setuju akan segera dimulai. Semua sunan dan bupati setuju. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Hanya Syech Siti Jenar yang tidak. Maka, Sunan Bonang marah dan menghukum mati Syech Siti Jenar. Yang disuruh membunuh adalah Sunan Giri.&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;[Satu lagi tindakan Islami para Sunan yg mencontoh kelakuan nabi! Bunuh mereka yg tidak sepaham dgnmu, karena itu dianggap melawan nabi dan melawan Islam]&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah sepakat, Adipati Demak diangkat menjadi raja menguasai tanah Jawa bergelar Senopati Jimbuningrat dengan patih dari atas angin bernama Patih Mangkurat. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Esok harinya, Senopati Jimbuningrat bergegas dengan perangkat senjata perang berangkat menuju Majapahit diiringkan para sunan dan bupati. Berjalan berarakan seprti Grebeg Maulud. Semua pasukan tak ada yang mengetahui tujuan itu selain para tumenggung, para sunan dan para ulama. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Bonang dan Sunan Giri tidak ikut dengan alasan telah lanjut usia. Keduanya hanya akan salat di dalam masjid dan merestui perjalanan. Bagaimana cerita di perjalanan tidak dijelaskan panjang lebar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PERANG MAJAPAHIT vs DEMAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;Alkisah, sepulang dari Giri, sang patih melaporkan hasil penaklukan terhadap Giri yang dipimpin oleh orang Cina beragama Islam bernama Setyasena. Ia membawa senjata pedang bertangkai panjang. Pasukannya berjumlah tiga ratus yang pandai bersilat dengan kumis panjang berkepala gundul, berpakaian serba seperti haji. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam berperang mereka lincah seperti belalang. Sementara pasukan Majapahit menembaki. Akibatnya, pasukan Giri tampak jatuh berjumpalitan tidak mampu menerima peluru. Senapati Setyasena menemui ajal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasukan Giri melarikan diri ke hutan dan gunung. Sebagian juga berlayar dan lari ke Bonang dan terus diburu oleh pasukan Majapahit. Sunan Giri dan Sunan Bonang yang ikut dalam perahu itu dikira melarikan diri ke Arab dan tidak kembali ke Majapahit. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maka Sang Prabu memerintahkan patih untuk mengutus ke Demak lagi, memburu Sunan Giri dan Sunan Bonang karena Sunan Bonang telah merusak tanah Kertosono. Sedangkan Sunan Giri telah memberontak, tidak mau menghadap raja, bertekat melawan dengan perang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Patih keluar dari hadapan Raja untuk kemudian memanggil duta yang akan dikirim ke Demak. Tetapi, tiba-tiba datang utusan dari Bupati Pati menyerahkan surat terkenal (Menak Tanjangpura), mengabarkan bahwa Adipati Demak Babah Patah telah menobatkan diri sebagai Raja Demak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sedangkan yang mendorong penobatan itu adalah Sunan Bonang dan Sunan Giri. Para Bupati di Pesisir Utara dan semua kawan yang sudah masuk Islam mendukung. Raja baru itu bergelar Prabu Jimbuningrat atau Sultan Syah Alam Akbar Khalifaturrasul Amirilmukminin Tajudil Abdulhamid Khak, atau Sultan Adi Surya Alam di Bintoro. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasukannya berjumlah tiga puluh ribu lengkap dengan senjata perang, terserah kepada Patih cara menghadap kepada raja. Surat dari Pati itu bertanggal 3 Maulud tahun Jimakir 1303 masa kesembilan wuku Prabangkat. Kyai Patih sedih sekali, menggeram sambil mengatupkan giginya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sangat heran kepada orang Islam yang tidak menyadari kebaikan sang raja. Selanjutnya, kyai patih melapor kapada raja untuk menyampaikan isi surat itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengan laporan patih, Sang Prabu sangat terkejut. Diam membisu, lama tak berkata. Dalam hatinya sangat heran kepada putranya dan para Sunan yang memiliki kemauan seperti itu. Mereka diberi kedudukan akhirnya malah memberontak dan merusak Majapahit. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang raja tak habis pikir, alasan apa yang mendasari perbuatan mereka. Dicarinya penalaran-penalaran tetapi tidak tercapai lahir batin. Tidak masuk akal akan perbuatan jelek mereka itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pikiran sang raja sangat gelap. Kesedihan itu dikiaskan bagaikan hati kerbau yang habis dimakan kutu babi hutan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Prabu juga bertanya kepada &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sang Patih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; apa alasan Adipati Demak dan para ulama serta bupati tega melawan Majapahit. Patih pun menjawab tak mengerti. Ki Patih juga heran, pemikiran orang Islam ternyata tidak baik, diberi kebaikan membalas dengan kejahatan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian, Sang Prabu berkata bahwa, kejadian itu akibat kesalahannya sendiri. Yang meremehkan agama yang telah berlaku turun-temurun dan begitu mudah terpikat kata-kata Putri Campa, sehingga mengizinkan para ulama menyeberkan agama Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari kebingungan hatinya, ia menyumpahi orang-orang Islam :&lt;br/&gt;" Kumohonkan kepada Dewa yang Agung, balaslah kesedihan hamba. Orang-orang Islam kelak terbaliklah agamanya, menjelma menjadi orang-orang kucir, karena tak tahu kebaikan. Kuberi kebaikan membalas dengan kejahatan."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sabda sang raja yang berada dalam kesedihan itu disaksikan oleh jagad. Terbukti dengan adanya suara menggeletar membelah bumi. Terkenal sampai sekarang, ulama terbaik namanya, tengkuknya dikucir putih. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tentang kedatangan musuh, yaitu santri yang akan merebut kekuasaan, Sang Prabu meminta pertimbangan dari Patih. Sang Prabu kecewa, mengapa hanya untuk menguasai Majapahit harus dengan cara peperangan. Seumpama diminta dengan cara baik-baik pun tentu akan diberikan karena Raja telah lanjut usia. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Patih menjawab, lebih baik menyongsong musuh dengan pasukan secukupnya saja. Jangan sampai merusak bala pasukan. Patih diminta memanggil Adipati Pengging dan Adipati Pranaraga karena putra yang ada di Majapahit belum saatnya maju berperang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah memerintahkan demikian, sang Prabu meloloskan diri pergi ke Bali diikuti Sabdopalon dan Nayagenggong. Ketika memberi perintah itu, Pasukan Demak telah mengepung istana. Maka Sang Raja segera pergi dengan terburu-buru. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;( bersambung ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan gending gamelanpun semakin seru ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.freelists.org/archives/ma.../msg00068.html&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lanjutan mengenai Darmo Gandul : &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.freelists.org/archives/ma.../msg00153.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.freelists.org/archives/ma.../msg00162.html&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6845396001535064450?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6845396001535064450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6845396001535064450' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6845396001535064450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6845396001535064450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-islam-di-tanah-jawa-1249-1478-bag.html' title='Teror Islam di TANAH JAWA 1249-1478 (Bag 1)'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-2191648030964320058</id><published>2007-05-16T00:16:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T00:20:07.013-07:00</updated><title type='text'>Teror Islam di TANAH BATAK</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;oleh: Batara R. Hutagalung &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2684&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Perang Paderi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (Ada yang berpendapat kata ini berasal dari Pidari di Sumatera Barat, dan ada yang berpendapat kata Paderi berasal dari kata Padre, bahasa Portugis, yang artinya pendeta, dalam hal ini adalah ulama) di Sumatera Barat berawal dari pertentangan antara kaum adat dengan kaum ulama. Sebagaimana seluruh wilayah di Asia Tenggara lainnya, sebelum masuknya agama Islam, agama yang dianut masyarakat di Sumatera Barat juga agama Buddha dan Hindu. Sisa-sisa budaya Hindu yang masih ada misalnya sistem matrilineal (garis ibu), yang mirip dengan yang terdapat di India hingga sekarang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masuknya agama Islam ke Sumatera Utara dan Timur, juga awalnya dibawa oleh pedagang-pedagang dari Gujarat dan Cina. Setelah kembalinya beberapa tokoh Islam dari Mazhab Hambali yang ingin menerapkan alirannya di Sumatera Barat, timbul pertentangan antara kaum adat dan kaum ulama, yang bereskalasi kepada konflik bersenjata. Karena tidak kuat melawan kaum ulama (Paderi), kaum adat meminta bantuan Belanda, yang tentu disambut dengan gembira. Maka pecahlah Perang Paderi yang berlangsung dari tahun 1816 sampai 1833. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selama berlangsungnya Perang Paderi, pasukan kaum Paderi bukan hanya berperang melawan kaum adat dan Belanda, melainkan juga menyerang Tanah Batak Selatan, Mandailing, tahun 1816 - 1820 dan kemudian&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt; mengIslamkan Tanah Batak selatan dengan kekerasan senjata, bahkan di beberapa tempat dengan tindakan yang sangat kejam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebelum masuknya agama Islam dan Kristen ke Tanah Batak, selain agama asli Batak yaitu &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Parmalim&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, seperti di hampir di seluruh Nusantara, agama yang berkembang di Sumatera Utara adalah agama Hindu dan Buddha. Sedangkan di Sumatera Barat pada abad 14 berkembang aliran Tantra Çaivite (Shaivite) Mahayana dari agama Buddha, dan hingga tahun 1581 Kerajaan Pagarruyung di Minangkabau masih beragama Hindu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agama Islam yang masuk ke Mandailing dinamakan oleh penduduk setempat sebagai &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Silom Bonjol (Islam Bonjol)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; karena para penyerbunya datang dari Bonjol. Seperti juga di Jawa Timur dan Banten rakyat setempat yang tidak mau masuk Islam, menyingkir ke utara dan bahkan akibat agresi kaum Paderi dari Bonjol, tak sedikit yang melarikan diri sampai Malaya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyerbuan Islam ke Mandailing berawal dari&lt;strong&gt; dendam keturunan marga Siregar terhadap dinasti Singamangaraja dan seorang anak hasil incest&lt;/strong&gt; (hubungan seksual dalam satu keluarga) dari keluarga Singamangaraja X. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika bermukim di daerah Muara, di Danau Toba, Marga Siregar sering melakukan tindakan yang tidak disenangi oleh marga-marga lain, sehingga konflik bersenjatapun tidak dapat dihindari. Raja Oloan Sorba Dibanua, kakek moyang dari Dinasti Singamangaraja, memimpin penyerbuan terhadap pemukiman Marga Siregar di Muara. Setelah melihat kekuatan penyerbu yang jauh lebih besar, untuk menyelamatkan anak buah dan keluarganya, peminpin marga Siregar, Raja Porhas Siregar meminta Raja Oloan Sorba Dibanua untuk melakukan perang tanding -satu lawan satu- sesuai tradisi Batak. Menurut tradisi perang tanding Batak, rakyat yang pemimpinnya mati dalam pertarungan satu lawan satu tersebut, harus diperlakukan dengan hormat dan tidak dirampas harta bendanya serta dikawal menuju tempat yang mereka inginkan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam perang tanding itu, Raja Porhas Siregar kalah dan tewas di tangan Raja Oloan Sorba Dibanua. Anak buah Raja Porhas ternyata tidak diperlakukan seperti tradisi perang tanding, melainkan diburu oleh anak buah Raja Oloan sehingga mereka terpaksa melarikan diri ke tebing-tebing yang tinggi di belakang Muara, meningggalkan keluarga dan harta benda. Mereka kemudian bermukim di dataran tinggi Humbang. Pemimpin Marga Siregar yang baru, Togar Natigor Siregar mengucapkan sumpah, yang diikuti oleh seluruh Marga Siregar yang mengikat untuk semua keturunan mereka, yaitu: Kembali ke Muara untuk membunuh Raja Oloan Sorba Dibanua dan seluruh keturunannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dendam ini baru terbalas setelah 26 generasi, tepatnya tahun 1819, ketika Jatengger Siregar –yang datang bersama pasukan Paderi, di bawah pimpinan Pongkinangolngolan (Pongkinangolngolan)- memenggal kepala Singamangaraja X, keturunan Raja Oloan Sorba Dibanua, dalam penyerbuan ke Bakkara, ibu kota Dinasti Singamangaraja. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibu dari Pongkinangolngolan adalah Gana Sinambela, putri dari Singamangaraja IX sedangkan ayahnya adalah Pangeran Gindoporang Sinambela adik dari Singamangaraja IX. Gindoporang dan Singamangaraja IX adalah putra-putra Singamangaraja VIII. Dengan demikian, Pongkinangolngolan adalah anak hasil hubungan gelap antara Putri Gana Sinambela dengan pamannya, Pangeran Gindoporang Sinambela. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gana Sinambela sendiri adalah kakak dari Singamangaraja X. Walaupun terlahir sebagai anak di luar nikah, Singamangaraja X sangat mengasihi dan memanjakan keponakannya. Untuk memberikan nama marga, tidak mungkin diberikan marga Sinambela, karena ibunya bermarga Sinambela. Namun nama marga sangat penting bagi orang Batak, sehingga Singamangaraja X mencari jalan keluar untuk masalah ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Singamangaraja X mempunyai adik perempuan lain, Putri Sere Sinambela, yang menikah dengan Jongga Simorangkir, seorang hulubalang. Dalam suatu upacara adat, secara pro forma Pongkinangolngolan “dijual” kepada Jongga Simorangkir, dan Pongkinangolngolan kini bermarga Simorangkir. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun kelahiran di luar nikah ini diketahui oleh 3 orang Datuk (tokoh spiritual) yang dipimpin oleh Datuk Amantagor Manurung. Mereka meramalkan, bahwa Pongkinangolngolan suatu hari akan membunuh pamannya, Singamangaraja X. Oleh karena itu, Pongkinangolngolan harus dibunuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesuai hukum adat, Singamangaraja X terpaksa menjatuhkan hukuman mati atas keponakan yang disayanginya. Namun dia memutuskan, bahwa Pongkinangolngolan tidak dipancung kepalanya, melainkan akan ditenggelamkan di Danau Toba. Dia diikat pada sebatang kayu dan badannya dibebani dengan batu-batu supaya tenggelam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di tepi Danau Toba, Singamangaraja X pura-pura melakukan pemeriksaan terakhir, namun dengan menggunakan keris pusaka Gajah Dompak ia melonggarkan tali yang mengikat Pongkinangolngolan, sambil menyelipkan satu kantong kulit berisi mata uang perak ke balik pakaian Pongkinangolngolan. Perbuatan ini tidak diketahui oleh para Datuk, karena selain tertutup tubuhnya, juga tertutup tubuh Putri Gana Sinambela yang memeluk dan menangisi putra kesayangannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tubuh Rao yang terikat kayu dibawa dengan rakit ke tengah Danau dan kemudian di buang ke air. Setelah berhasil melepaskan batu-batu dari tubuhnya, dengan berpegangan pada kayu, Rao berhasil mencapai sungai Asahan, di mana kemudian di dekat Narumonda, ia ditolong oleh seorang nelayan, Lintong Marpaung. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah bertahun-tahun berada di daerah Angkola dan Sipirok, Rao memutuskan untuk pergi ke Minangkabau, karena selalu kuatir suatu hari akan dikenali sebagai orang yang telah dijatuhi hukuman mati oleh Raja Batak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Minangkabau, ia mula-mula bekerja pada Datuk Bandaharo Ganggo sebagai perawat kuda. Pada waktu itu, tiga orang tokoh Islam Mazhab Hambali, yaitu Haji Miskin, Haji Piobang dan Haji Sumanik baru kembali dari Mekkah dan sedang melakukan penyebaran Mazhab Hambali di Minangkabau, yang menganut aliran Syi’ah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Haji Piobang dan Haji Sumanik pernah menjadi pewira di pasukan kavaleri Janitsar Turki. Gerakan mereka mendapat dukungan dari Tuanku Nan Renceh, yang mempersiapkan tentara untuk melaksanakan gerakan Mazhab Hambali, termasuk rencana untuk mengislamkan Mandailing. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tuanku Nan Renceh yang adalah seorang teman Datuk Bandaharo Ganggo, mendengar mengenai nasib dan silsilah dari Rao. Ia memperhitungkan, bahwa Rao yang adalah keponakan Singamangaraja X dan sebagai cucu di dalam garis laki-laki dari Singamangaraja VIII, tentu sangat baik untuk digunakan dalam rencana merebut dan mengIslamkan Tanah Batak. Oleh karena itu, ia meminta kawannya, Datuk Bandaharo agar menyerahkan Rao kepadanya untuk dididik olehnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada 9 Rabiu’ulawal 1219 H (tahun 1804 M), dengan syarat-syarat Khitanan dan Syahadat, Rao diislamkan dan diberi nama Umar Katab oleh Tuanku Nan Renceh. Nama tersebut diambil dari nama seorang Panglima Tentara Islam, Umar Chattab. Namun terselip juga asal usul Umar Katab, karena bila dibaca dari belakang, maka akan terbaca: Batak! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyebaran Mazhab Hambali dimulai tahun 1804 dengan pemusnahan keluarga Kerajaan Pagarruyung di Suroaso, yang menolak aliran baru tersebut. Hampir seluruh keluarga Raja Pagarruyung dipenggal kepalanya oleh pasukan yang dipimpin oleh Tuanku Lelo, yang nama asalnya adalah Idris Nasution. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hanya beberapa orang saja yang dapat menyelamatkan diri, di antaranya adalah Yang Dipertuan Arifin Muning Alamsyah yang melarikan diri ke Kuantan dan kemudian meminta bantuan Belanda. Juga putrinya, Puan Gadis dapat menyelamatkan diri, dan pada tahun 1871 menceriterakan kisahnya kepada Willem Iskandar. &lt;br/&gt;Umar Katab alias Pongkinangolngolan Sinambela kembali dari Mekkah dan Syria tahun 1815, di mana ia sempat mengikuti pendidikan kemiliteran pada pasukan kavaleri janitsar Turki. Oleh Tuanku Nan Renceh ia diangkat menjadi perwira tentara Paderi dan diberi gelar Tuanku Rao. Ternyata Tuanku Nan Renceh menjalankan politik divide et impera seperti Belanda, yaitu menggunakan orang Batak untuk menyerang Tanah Batak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyerbuan ke Tanah Batak dimulai pada 1 Ramadhan 1231 H (tahun 1816 M), dengan penyerbuan terhadap benteng Muarasipongi yang dipertahankan oleh Marga Lubis. 5.000 orang dari pasukan berkuda ditambah 6.000 infanteri meluluhlantakkan benteng Muarasipongi, dan seluruh penduduknya dibantai tanpa menyisakan seorangpun. Kekejaman ini sengaja dilakukan dan disebarluaskan untuk menebarkan teror dan rasa takut agar memudahkan penaklukkan. Setelah itu, satu persatu wilayah Mandailing ditaklukkan oleh pasukan Paderi, yang dipimpin oleh Tuanku Rao dan Tuanku Lelo, yang adalah putra-putra Batak sendiri. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain kedua nama ini, ada sejumlah orang Batak yang telah masuk Islam, ikut pasukan Paderi menyerang Tanak Batak, yaitu Tuanku Tambusai (Harahap), Tuanku Sorik Marapin (Nasution), Tuanku Mandailing (Lubis), Tuanku Asahan (Mansur Marpaung), Tuanku Kotapinang (Alamsyah Dasopang), Tuanku Daulat (Harahap), Tuanku Patuan Soripada (Siregar), Tuanku Saman (Hutagalung), Tuanku Ali Sakti (Jatengger Siregar), Tuanku Junjungan (Tahir Daulay) dan Tuanku Marajo (Harahap). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyerbuan terhadap Singamangaraja X di Benteng Bakkara, dilaksanakan tahun 1819. Orang-orang Siregar Salak dari Sipirok dipimpin oleh Jatengger Siregar ikut dalam pasukan penyerang, guna memenuhi sumpah Togar Natigor Siregar dan membalas dendam kepada keturunan Raja Oloan Sorba Dibanua, yaitu Singamangaraja X. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jatengger Siregar menantang Singamangaraja untuk melakukan perang tanding. Walaupun sudah berusia lanjut, namun Singamangaraja tak gentar dan menerima tantangan Jatengger Siregar yang masih muda. Duel dilakukan dengan menggunakan pedang di atas kuda. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Duel yang tak seimbang berlangsung tak lama. Singamangaraja kalah dan kepalanya dipenggal oleh pedang Jatengger Siregar. Terpenuhi sudah dendam yang tersimpan selama 26 generasi. Kepala Singamangaraja X ditusukkan ke ujung satu tombak dan ditancapkan ke tanah. Orang-orang marga Siregar masih belum puas dan menantang putra-putra Singamangaraja X untuk perang tanding. Sebelas putra-putra Singamangaraja memenuhi tantangan ini, dan hasilnya adalah 7 – 4 untuk kemenangan putra-putra Singamangaraja. Namun setelah itu, penyerbuan terhadap Benteng Bakkara terus dilanjutkan, dan sebagaimana di tempat-tempat lain, tak tersisa seorangpun dari penduduk Bakkara, termasuk semua perempuan yang juga tewas dalam pertempuran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyerbuan pasukan Paderi terhenti tahun 1820, karena berjangkitnya penyakit kolera dan epidemi penyakit pes. Dari 150.000 orang tentara Paderi yang memasuki Tanah Batak tahun 1818, hanya tersisa sekitar 30.000 orang dua tahun kemudian. Sebagian terbesar bukan tewas di medan petempuran, melainkan mati karena berbagai penyakit. &lt;br/&gt;Untuk menyelamatkan sisa pasukannya, tahun 1820 Tuanku Rao bermaksud menarik mundur seluruh pasukannya dari Tanah Batak Utara, sehingga rencana pengIslaman seluruh Tanah Batak tak dapat diteruskan. Namun Tuanku Imam Bonjol memerintahkan agar Tuanku Rao bersama pasukannya tetap di Tanah Batak, untuk menghadang masuknya tentara Belanda. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika keadaan bertambah parah, akhirnya Tuanku Rao melakukan pembangkangan terhadap perintah Tuanku Imam Bonjol, dan memerintahkan sisa pasukannya keluar dari Tanah Batak Utara dan kembali ke Selatan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Enam dari panglima pasukan Paderi asal Batak, yaitu Tuanku Mandailing, Tuanku Asahan, Tuanku Kotapinang, Tuanku Daulat, Tuanku Ali Sakti dan Tuanku Junjungan, tahun 1820 memberontak terhadap penindasan asing dari Bonjol/Minangkabau dan menanggalkan gelar Tuanku yang dipandang sebagai gelar Minangkabau. Bahkan Jatengger Siregar hanya menyandang gelar tersebut selama tiga hari. Mereka sangat marah atas perilaku pasukan Paderi yang merampok dan menguras Tanah Batak yang telah ditaklukkan. Namun hanya karena ingin balas dendam kepada Singamangaraja, Jatengger Siregar menahan diri sampai terlaksananya sumpah Togar Natigor Siregar dan ia behasil membunuh Singamangaraja X. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mansur Marpaung (Tuanku Asahan) dan Alamsyah Dasopang (Tuanku Kotapinang) dengan tegas menyatakan tidak mau tunduk lagi kepada Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Nan Renceh, dan kemudian mendirikan kesultanan/kerajaan sendiri. Marpaung mendirikan Kesultanan Asahan dan mengangkat dirinya menjadi sultan, sedangkan Dasopang mendirikan Kerajaan Kotapinang, dan ia menjadi raja. Tuanku Rao tewas dalam pertempuran di Air bangis pada 5 September 1821, sedangkan Tuanku Lelo (Idris Nasution) tewas dipenggal kepalanya dan kemudian tubuhnya dicincang oleh Halimah Rangkuti, salah satu tawanan yang dijadikan selirnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;---------------- &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Catatan: &lt;br/&gt;Tulisan ini merupakan cuplikan dari buku yang ditulis oleh Mangaradja Onggang Parlindungan Siregar, “&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;strong&gt;Pongkinangolngolan Sinambela gelar Pongkinangolngolan, Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;”, Penerbit Tanjung Pengharapan, Jakarta, 1964. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tuanku Lelo/Idris Nasution adalah kakek buyut dari Mangaraja Onggang Parlindungan ( hlm. 358). Dari ayahnya, Sutan Martua Raja Siregar, seorang guru sejarah, M.O. Parlindungan memperoleh warisan sejumlah catatan tangan yang merupakan hasil penelitian dari Willem Iskandar, Guru Batak, Sutan Martua Raja dan Residen Poortman. Sebenarnya ia hanya bermaksud menulis buku untuk putra-putranya. Buku tersebut memuat banyak rahasia keluarga, termasuk kebiadaban yang dilakukan oleh Tuanku Lelo tersebut. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mayjen TNI (purn.) T.Bonar Simatupang menilai, bahwa tulisan tersebut banyak mengandung sejarah Batak, yang perlu diketahui oleh generasi muda Batak. Parlindungan Siregar setuju untuk menerbitkan karyanya untuk publik. Parlindungan Siregar meminta T.B. Simatupang, Ali Budiarjo, SH dan dr. Wiliater Hutagalung memberi masukan-masukan dan koreksi terhadap naskah buku tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-2191648030964320058?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/2191648030964320058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=2191648030964320058' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2191648030964320058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2191648030964320058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/teror-islam-di-tanah-batak.html' title='Teror Islam di TANAH BATAK'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6374341090166264549</id><published>2007-05-16T00:00:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T00:09:52.375-07:00</updated><title type='text'>Islam's Royal Family Bagian 6</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Islam's Royal Family part 6 : HUSEIN &amp; HASAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;  http://www.answering-islam.org/Silas/rf6_yazid_husayn.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KELUARGA KERAJAAN ISLAM, BAGIAN 6 &lt;br/&gt;HUSEIN &amp;amp; HASAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Oleh Silas &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9752&lt;br/&gt;Sahih Al-Bukhari 4.590&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Diceritakan Ibn Abbas: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang nabi selalu mencari perlindungan Allah utk Al-Hasan dan Al-Husain dan berkata: “Nenek moyangmu (yakni Abraham) selalu mencari perlindungan Allah utk Ismael dan Isak dengan mengalunkan yg berikut ini: ‘&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;O Allah! Aku mencari perlindungan didalam kata2 sempurnamu dari segala macam setan dan dari hama2 beracun dan dari segala mata jahat, perusak dan cemburu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.’” [2] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Dan Hasan-Husein tetap mati karena diracun, dirusak dan dicemburui oleh sesama Muslim pula ... LOH ! Kok bisa ??? Doa Muhamad tidak mempan ?  ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Al-Bukhari 5. 91 &lt;br/&gt;Diceritakan Muhammad: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anas bin Malik berkata, “Kepala Al-Husain dibawa pada Ubaidullah bin Ziyad dan disimpan dalam nampan dan kemudian Ibn Ziyad menyodokkan kayu pada hidung dan mulut dari kepala Al-Husain dan berkata sesuatu mengenai makhluk tampannya.” Anas kemudian berkata (padanya), “&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Al-Husain paling mirip nabi dibanding dg yang lainnya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.”… &lt;br/&gt; &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;HUSEIN VS YAZID &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini adalah bagian 6 dari analisa buah terakhir “Keluarga Kerajaan” Islam.  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam bagian 5 serial ini kita pelajari konflik antara Ali (menantu Muhammad) vs Mu’awiyah (anak dari musuhnya, Abu Sufyan). Kita lihat perselisihan antara Muhamad vs Abu Sufyan mekar lagi dalam kehidupan Ali dan Mu’awiyah. Perang, pembunuhan atas ribuan pengikut dan lepasnya genggaman Ali atas kekuasaannya. Ali dibunuh oleh sesama Muslim dan musuh2nya, termasuk “istri anak2” Muhamad, bergembira. Tapi perselisihan belum juga usai. Sifat Ali hidup dalam anggota keluarga lainnya, termasuk Hasan dan Husein. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kita menilai Islam dari buahnya dan kita perlu melihat dampak dari kegagalan moral dan penyakit rohani dalam hati dan pikiran para Muslim awal utk melihat kegagalan kerohanian Islam sebenarnya. Kerohanian Muslim (kalau memang pernah ada) menguap cepat setelah matinya Muhamad. Kita melihat bahwa dlm kurang dari satu generasi, para pemimpin Islam berubah menjadi orang2 lalim, pembunuh, pembohong dan pencuri. Mereka sombong, iri hati, penipu, mendua, pembenci dan pendendam. Mereka menggunakan “Islam” sebagai senjata utk menyerang Muslim lain yg tidak se-iya sependapat. “Teman2” Muhamad ini sama rusaknya dg organisasi kriminal atau gang kriminal manapun. Perbedaannya adalah bahwa dari luar mereka mematuhi ritual2 agama namun didalamnya mereka tidak beda dari gerombolan serigala rakus. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kita tutup dg 3 kejadian penting dalam kehidupan Islam: Husein dan Yazid, pembakaran Kabah dan pencurian batu hitam dari Kabah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya akan tetap pakai Riwayat Tabari, [3], volume 19 sebagai referensi utama. Tabari adalah satu dari sekian cendekiawan dan sejarawan muslim yg terkemuka. Saya juga akan mengutip dari sumber lain. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;strong&gt;TOKOH2 KUNCI &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;YAZID&lt;/strong&gt;– Yazid adalah anak dari Mu’awiyah (kalifah terakhir). Sebelum Mu’awiyah mati, dia bergerak utk memastikan anaknya Yazid menjadi Kalifah. Awalnya, Mu’awiyah berjanji jika ia meninggal, akan ada sebuah dewan utk menentukan Kalifah berikutnya. Tapi ia bohong dan memasang Yazid sebagai Kalifah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;strong&gt;Vs &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;HUSEIN&lt;/strong&gt;– Husein, putera Ali, cucu Muhammad. Setelah Muawiyah mati, ia menginginkan kekuasaan dan menantang Yazid. Kematiannya tragis : dipenggal orang2 Yazid, dlm pertempuran di Kufa (Irak). Kematiannya ini diperingatkan rakyat Syi’ah sampai sekarang dlm sebuah upacara berdarah bernama As Shura. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ABDALLAH IBN AL-ZUBAYR&lt;/strong&gt; – Ibn Zubayr adalah putera Az-Zubayr, seorang teman dekat Muhammad. Ia membantu Husein utk mendapatkan kekalifan, tapi ia sendiri menginginkan jabatan itu. Setelah kematian Husein, Ibn Zubayr juga mengklaim kekalifahan. Dia mati selama perang saudara berikutnya di th 692. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Jangan disamakan dgn Ubaydallah bin Ziyad, yg pro YAZID. ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;HASAN&lt;/strong&gt; – Tidak banyak diceritakan dlm Bab ini. Sekilas ttg dirinya : Hasan tergoda utk mempertahankan kekalifahan tapi situasi berubah menjadi buruk dari awal kekuasaannya. Orang2nya meninggalkan dia, sebuah usaha pembunuhan melukainya dg hebat, dan akhirnya, Mu’awiyah menyogoknya utk menerima dia sebagai Kalifah, dan menjanjikan akan ada sebuah dewan utk menentukan Kalifah berikutnya. Hasan mendapat harta banyak dan menghabiskan tahun2 sisa kehidupannya dengan mengejar-ngejar wanita. Dia diberi julukan yg hampir sama dg “Sang pencerai” karena dia punya sekitar 60 s/d 90 istri dan 300 hingga 400 selir. Dia mungkin mati sakit atau diracun oleh salah satu istrinya. Dia mati sebelum Mu’awiyah jadi dia tidak pernah punya kesempatan lain utk mengklaim kekalifahan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG HUSEIN vs YAZID&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Mu’awiyah mati, Yazid (puteranya) mengklaim kekalifahan. Anak Ali, Husein, menentang Yazid dan juga ingin mengklaim kekalifahan. Lagi2 perang ujungnya: Husein vs Yazid. Pada titik ini Yazid sudah sangat kuat, tapi Ibn Zubayr menolak utk sumpah setia pada Yazid, dan ini dianggapnya sebagai pemberontakan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Volume 19 dari Riwayat Tabari memfokuskan khusus pada suksesi Yazid menjadi Kalifah, lawan yg dia hadapi, dan bagaimana dia mengatasinya. Penerjemah dari volume 19 I.K.A. Howard menyediakan beberapa rincian kunci mengenai transisi ini. Dia mencatat, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Menurut Baladhuri dan Ibn A’tham, Mu’awiyah telah setuju, dalam perjanjian yg dia buat dg al-Hassan b. Ali pada urusan suksesi, bahwa harus ada dewan penasihat (Shura) utk menentukan suksesi setelah dia.” … Dg begitu al-Husein (anak Ali), Ibn al-Zubayr (anak Zubayr) dan Ibn Umar (anak Umar), dapat mengharap utk menjadi salah satu dari sekelompok orang yg menentukan siapa kalifah berikutnya, dan hampir pasti bahwa kelompok itu tidak akan memilih Yazid. Apa yg Yazid lakukan – dan yg ayahnya coba lakukan hal yg sama dipenghujung hidupnya – adalah mencoba mencegah Shura dg mendapatkan sumpah setia dari orang2 ini (hal xi, xii) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tabari memulai dg menceritakan latar belakang adegan ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Satu2nya kekhawatiran Yazid, ketika mengambil kekuasaan, adalah utk menerima sumpah setia dari orang2 yg menolak utk setuju dg tuntutan Mu’awiyah mengenai sumpah setia pada Yazid. Mu’awiyah telah memanggil orang2 utk memberi sumpah setia padanya bahwa Yazid akan menjadi penerusnya. Kekhawatiran Yazid adalah utk tetap mempertahankan ini hingga saatnya. Dg begitu dia menulis pada al-Walid (Gubernur dari Medina, tempat tinggal para penentang Yazid), “Tangkap Husein, Abdallah b. Umar, dan Abdallah b. al-Zubayr utk memberikan sumpah setianya. Lakukan dg kejam agar mereka tidak punya kesempatan utk melakukan apapun sebelum sumpah setia itu.” (hal. 2, 3) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yazid sadar akan semua masalah yang Ali dan keluarganya timbulkan bagi ayahnya dan dia tidak mau hal yg sama terulang. Yazid bergerak dg sigap utk mengakhiri konflik ini. Gubernur Yazid di Medinah, al-Walid, juga tahu masalah yg dihadapi tuannya dan ingin mengurus itu dg baik. Al-Walid mengirim seorang penasihat terkemuka bernama Marwan (Marwan pernah menjadi penasihat Kalifah Usman, dan kemudian Marwan seharusnya menjadi Kalifah). Marwan memberi nasihatnya pada al-Walid… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Kuanggap bahwa kau harus menjemput kelompok ini secepatnya (tiga orang yg menolak bersumpah setia), dan memanggil mereka utk memberi sumpah setia dan patuh. Jika mereka melakukannya, kau harus menerima dan membiarkan mereka. Jika mereka menolak, kau harus menahan dan mengeksekusi mereka sebelum mereka tahu akan kematian Mu’awiyah. Tentu saja, jika mereka tahu, masing2 akan bangkit dari arah yg berbeda, menyatakan oposisi dan pemisahan dan memanggil orang2 utk dirinya sendiri.. (hal 3). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Zubayr dan Husein menerima panggilan, mereka berunding. Husein curiga ada udang dibalik batu dan berkata, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Aku bertanya2. Dalam pandanganku raja lalim mereka telah tiada, dan dia memanggil kita utk mendapatkan sumpah setia kita sebelum berita itu menyebar diantara orang2.” (hal 4). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Husein pergi dan bertemu dg Gubernur Yazid, al-Walid dan Marwan dan pertengkaran mulutpun terjadi. Husein pergi tanpa memberi sumpahnya. Al-Walid menolak membunuh Husein dan pengikutnya. Husein dan Zubayr, dg beberapa anggota keluarga lari dari Yazid dan berangkat ke Mekah. Dijalan mereka bertemu Abdallah Ibn Umar dan Ibn Abbas dan menceritakan situasi ini. Abdallah dan Abbas memutuskan utk setia pada Yazid. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Tapi, bahkan diantara Husein dan Zubayr, hasrat utk berkuasa hidup subur… ) &lt;br/&gt;“Tapi Husein adalah makhluk Allah yg paling tidak diharapkan dimata Ibn al-Zubayr karena dia sadar bahwa orang Hijaz tidak akan memberi sumpah setia padanya dan mengikutinya (Zubayr) selama Husein ada didalam kota. Dimata dan hati mereka, al-Husein lebih besar dan lebih mampu utk memimpin kepatuhan orang2 dibanding dia.” (hal 23). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yazid kecewa pada al-Walid dan memecatnya sebagai gubernur Medina. Dia menunjuk Amr Sa’id Ashdaq utk menjadi gubernur. Amr Sa’id menunjuk Amr b. al-Zubayr, saudara Abdallah b. Zubayr, utk memimpin polisi dan menghadapi Abdallah b. Zubayr (!!). Keluarga besar Zubayr ternyata akrab dan saling menyayangi (!!!)… Kemudian Amr menahan sekelompok orang yg mendukung Husein dan Abdallah Zubayr, termasuk anak Abdallah, dan mencambuk mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Amr Sa’id kemudian memanggil Amr Zubayr ke Mekah utk menghadapi saudaranya. Marwan mengatakan pada Amr Sa’id agar jangan melawan saudaranya di Mekah, tapi Amr Zubayr memotong dan berkata, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Demi Allah! Mari bertempur melawannya, dan mari kita serang dia dijantung Kabah dan biarkan mereka yg benci membencinya.” (hal 12). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebelumnya Muhammad melarang pertempuran di Mekah. Tapi ajaran Muhammad kecil artinya dalam masalah perebutan kekuasaan, kebencian dan pembunuhan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Amr Zubayr melawan saudaranya didekat Mekah dan dg meyakinkan Amr dikalahkan. Amr ditangkap dan Abdallah(?) dipukuli dg kejam dan ditahan. Amr tewas. ????????? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu orang2 Kufan menghubungi Husein dan mengatakan padanya bahwa mereka bersedia bersumpah setia padanya (dan bukan pada Yazid) spt tercatat : &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Mereka berbaris kepadanya (wakil Husein) utk memberi sumpah setia mereka. Dua belas ribu orang memberi sumpah padanya.” (hal 17). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang Kufa menulis pada Husein dan berkata, &lt;br/&gt;“..Terpujilah Allah yg telah mematahkan musuhmu, tiran keras kepala yg meloncati komunitas ini, menelanjangi otoritasnya, menjarah hartanya, dan mengambil kekuasaannya tanpa ijin. Kemudian membunuhi anggota2 terpilihnya dan membiarkan anggota2 yang licik. Kekayaan Allah hanya dibagikannya diantara komunitas tiran dan orang2 kaya. Dia dihancurkan seperti cara Thamud dihancurkan. Disini tidak ada Imam bagi kita. Dg begitu datanglah, jadi Allah akan menyatukan kita dalam kebenaran melaluimu… Jika kami dengar bahwa kau setuju utk mendatangi kami, kami akan mengusirnya, mengejarnya hingga ke Syria, insya’ Allah.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;AQIL DAN HANI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yazid sadar bahwa hilangnya Kufa dapat berakhir dgn konflik yg besar. Dia minta saran dari penasihat Kristen ayahnya, Sarjun, tentang bagaimana menangani masalah ini. Hasilnya adalah Yazid memberi kuasa pada Ubaydallah b. Ziyad, (gubernur Basra yg tidak disukainya ), utk berkuasa atas Kufa. Dia juga menginstruksikan Ubaydallah utk membunuh seorang bernama Muslim b. Aqil, (karena Aqil menerima sumpah setia di Kufa atas nama Husein). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu, Husein JUGA menghubungi orang2 Basra. Dia mengirim utusan dg surat2 pada bangsawan disana utk meminta dukungan mereka. Semua bangsawan menjaga kerahasiaan ini kecuali seseorang bernama, al-Jarud. Al-Jarud membawa sang utusan beserta suratnya pada Ubaydallah (!). Ubaydallah membaca surat itu dan memerintahkan utk memancung utusan tsb. Dia kemudian bicara pada orang2 Basra dan mengancam mereka dng pembunuhan mengerikan atas diri mereka, keluarga dan suku mereka jika mereka berbalik melawannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah (pro-Yazid) pintar ! Dia pergi ke Kufa dan berkampanye keras agar orang tidak memberi dukungan kpd Husein, entah lewat sogokan &amp; ancaman. &lt;br/&gt;Dia memerintahkan orang2 utk melaporkan atas semua orang asing dan orang2 yg membuat keonaran. Mereka yg menolak akan dibunuh… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muslim Aqil (pro-Husein) sadar apa yg terjadi dan bersembunyi di temannya yg bernama Hani. Tapi, Hani dikhianati dan Ubaydallah kini tahu dimana Aqil tinggal. Ubaydallah beserta orang2nya mendatangi rumah Hani dan memintanya utk menyerahkan Muslim Aqil. Hani menolak dan Ubaydallah bertindak … &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Ubaydallah menyuruh agar Hani mendekat. Dia dibawa mendekatinya dan Ubaydallah memukul dahinya memakai pedang… Ubaydallah menyatakan bahwa Allah mengijinkan mengambil darahnya dan memerintahkan utk menahannya di istana. (hal 19). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terjadilah dialog menarik antara orang2nya Ubaydallah… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Amr b. al-Hajjaj al-Zubayd menjawab dg pedas, “Seekor zebra yg kau buat pincang akan menjadi seekor zebra tak berguna/bodoh.” Umarah berkata, “Haruskah kukatakan hal yg lebih bodoh dari ini? Seorang laki2 yg ayahnya seorang kafir dibawa menghadap rasul. Dia memerintahkannya utk dieksekusi. Orang itu memohon, “Muhammad, siapa yg akan menjaga anak2ku?” Dia menjawab, “Api Neraka.” Kau adalah anak2 itu dan kau akan ada di neraka.” Ibn Ziyad (Ubaydallah) tertawa. (hal 20). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau kau bingung dgn nama2 baru diatas, ingat saya bahwa Al-Zubayd belakangan memimpin pasukan yg menyerang Husein. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun Ubaydallah tetap khawatir mengenai revolusi dari Irak. Dia meningkatkan ancaman terhdp orang2nya… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“O rakyatku, berpegang teguhlah dan patuhlah pada Allah dan Imam. Jangan membuat perpecahan dan pertentangan, karena utk itu kalian akan dihancurkan, dipermalukan, dibunuh, diperlakukan kejam dan dimusnahkan.” (hal 47). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muslim Aqil datang dg kelompok besar utk menolong Hani, tapi Ubaydallah mengakali Aqil, melalui ancaman dan sogokan pada pengikutnya, dan pelahan dukungan bagi Aqil menghilang. Alhasil : Muslim Aqil ditangkap. Aqil dan Ubaydallah melakukan dialog memalukan, masing2 mengutuk dan menuduh yg lain melakukan semua dosa yg ada dalam Quran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah memerintahkan agar Muslim Aqil dibawa kepuncak istana dan dieksekusi. Kemudian mayatnya dilempar kepada orang2nya. Dia lalu memerintahkan utk menyeret Hani ke al-Kunasah dan disana dia disalib. (Hal 21). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Setelah kejadian ini, Ubaydallah memancung orang2 lain yg menolak bersumpah setia pada Yazid. !!!!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah mengirim kepala Aqil dan Hani pada Yazid. Yazid memuji Ubaydallah dan menginstruksikan utk mencari Husein di Irak. (ref. hal 64). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;HASIL BUAH ISLAM:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Anggota keluarga dan bekas teman saling mengutuk, menyerang, membunuh, memancung. Buah Islam telah matang. Tidak ada diskusi mengenai siapa yg seharusnya berkuasa, tidak ada pengambilan suara, tidak ada persatuan. Yg ada hanya hasrat jasmani Islam yg haus kekuasaan. Sama seperti perjuangannya mencapai kekuasaan, Muhamad  membuat peraturan dan melanggarnya sendiri dan kini pengikutnya sekedar mengikuti contohnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KEMATIAN HUSEIN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Husein menerima surat dukungan dari Irak (Kufa) dan pergi kesana dg sangkaan bahwa dukungan baginya masih membara. Dia tidak tahu bahwa Ubaydallah telah mempupuskan harapannya ini. Dalam perjalanan menuju Kufa, dia bertemu orang2 yg bilang padanya bahwa orang2 Kufa mencintainya, tapi pedang2 mereka sebenarnya milik Yazid. Tapi karena ia seorang yg percaya takdir (fatalistis), Husein terus maju ke Kufa (ref hal 73). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Husein menghadapi kavaleri Ubaydallah tidak lama kemudian. Husein menempatkan orang2nya dekat Karbala, sebuah kota diselatan sungai Efrat, utara dari Kufa. Dia membawa serta 45 orang berkuda dan 100 tentara. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah menempatkan Umar Abi Waqqas sebagai pemimpin dan menyuruhnya bergerak menghadapi Husein. Umar berhadapan dg Husein dan mereka berdialog. Husein memberi tiga pilihan pada Umar: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Pilih satu dari tiga pilihan: Biarkan aku kembali; biarkan aku menemui Yazid; atau biarkan aku dan bergabung dg salah satu pos depanku.” Umar menerima itu, tapi Ubaydallah menulis padanya: “Tidak, tidak akan ada kebaikan hingga dia takluk padaku secara pribadi.” Al-Husein berkata, “Tidak, Demi Allah! Itu tidak akan pernah terjadi.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian Umar menyerangnya. Seluruh pengikut Husein terbunuh, diantaranya ada lebih dari 10 anak kerabatnya. Sebuah panah menancap pada bayi laki2 dalam pangkuannya. Dia mulai menyeka darah tsb dan berkata, “O Allah! Hakimilah kita dan orang2 yg meminta kita datang agar mereka dapat menolong kita dan kemudian membunuh kita.” Dia meminta jubah bergaris, menyobeknya dan memakainya. Dia mengacungkan pedang dan melawan hingga mati. Seorang dari suku Madhhij membunuh dan memancung kepalanya, lalu diserahkan pada Ubaydallah… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah mengirim orang tsb pada Yazid b. Mu’awiyah beserta kepala Husein. Dia menaruh kepala itu didepannya. Bersamanya terdapat Abu Barzah al-Azlami. Yazid mulai menusuk2 mulut kepala tsb dg tongkat kayu, sambil bicara: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Pedang2 membelah kepala orang2 yg baik pada kita, tapi mereka lebih tidak patuh dan melawan.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu Barzah menangis. “jauhkan tongkatmu. Demi Allah! Berapa sering kau lihat Rasul mencium mulut itu!” (hal. 75, 76). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selama peperangan, sejumlah dialog menarik terjadi. Mereka dicatat oleh pembicara berbeda-beda. Saya tdk dapat menuliskan semua tapi dapat menuliskan sebagian yg menggambarkan penurunan Islam hingga titik ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Saya al-Jamali. Saya percaya pada agamanya Ali.” Seorang yg dipanggil Muzahim b. Hurayth datang menangis, “Aku mengikuti agamanya Usman.” Nafi menjawab, “Lebih baik kau mengikuti agamanya Setan.” Kemudian dia menyerangnya dan membunuhnya. (hal 136, 137). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari kutipan2 diatas kita lihat bagaimana Muslim terpecah2 kepercayaannya dan mengikuti sekte yg dibawa oleh masing2 pemimpin. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahkan &lt;strong&gt;kerabat wanita&lt;/strong&gt; Huseinpun tidak luput dari kekerasan… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Istri dari Abdallah b. Umayr al-Kalbi pergi menemui mayat suaminya. Dia duduk dekat kepala suaminya dg menggosok2 tanah sambil berkata, “Semoga kau menikmati surga.” Shamir b. Dhi Al-Jawsha berkata pada seorang pelayan yg dipanggil Rustam, “&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Pukul kepalanya dg tiang tenda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.” Dia memukul dan memecahkan kepalanya. Dia mati disitu juga. (hal 141). !!!! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;Perincian kematian Husein yg  sangat mengerikan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hari itu, Al Husein berdiam disana utk waktu yg lama. Jika salah seorang pengikutnya datang, dia akan minggir dan tidak mampu lagi utk memikul tanggung jawab kematian dan dosa2nya. Seorang dari Banu Badda dari Kindah yg disebut Malik b. al-Nusayr datang melawannya dan memukulnya dikepala memakai pedang. Al-Husein memakai jubah bertudung. Pedang tsb memotong tudung tsb dan melukai kepalanya, tudung jadi bersimbah dg darah (hal 153). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika al-Husein terduduk, dia mengambil seorang anak kecil, dia dudukkan anak tsb dipangkuannya… “Al-Husein menempatkan anak itu dilututnya. Kemudian salah seorang dari kalian, Banu Asad, memanah anak tsb. Al-Husein mendapati darah pada tangannya. Ketika telapak tangannya penuh darah, dia kucurkan darah tsb ketanah dan berkata, “O Allah, jika Kau menahan pertolongan surga bagi kita maka biarkanlah, karena kehendakMu lebih baik dari pertolongan bagiku. Datangkan balasanmu atas musuh2 kami ini.” (hal 154). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika kemah2 Husein dikeroyok, dia berkuda kearah bendungan, mencoba mencapai sungai Efrat. Salah satu dari Banu Aban b. Darim berteriak, “Terkutuk ! Cegah dia mencapai air. Jangan biarkan Shiahnya mendekati.” Dia memecut kudanya dan pengikutnya mengikuti dia utk mencegah al-Husein mencapai sungai Efrat. Kemudian al-Husein berteriak, “O Allah! Buatlah dia haus!” Albani mengeluarkan panah dan memanahnya pada leher al-Husein. Al-Husein mencabut panah tsb dan dipegangnya, kedua tangannya berlumuran darah. Kemudian al-Husein berkata, “O Allah! Aku mengeluh padamu atas apa yg terjadi pada anak dari anak perempuan nabiMu.” (hal 157). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada penundaan yg cukup lama saat itu. Jika orang2 ingin membunuh dia, mereka dapat melakukannya dg mudah tapi masing2 menghindari tindakan ini sambil berharap orang lain yg akan segera membunuh Husein. Kemudian Shamir berteriak, “Malu kalian! Apa yg kalian tunggu? Bunuh dia, semoga ibumu mengutukmu!:” Jadi dilakukan serangan dari segala arah. Sebuah bacokan diterima tangan kirinya oleh Zur’ah b. Sharik al-Tamimi, tapi kena pundaknya. Mereka menarik diri ketika Husein jatuh. Dalam keadaan itu Sinan b. Anas b. Amr al-Nakha’I menyerang dan menusuknya dg tombak. Dia jatuh lagi. Sinan bilang pada Khawali b. Yazid al-Asbahi utk memotong kepalanya. Yg belakangan ingin melakukannya tapi terlalu lemas; dia gemetar. Sinan b. Anas berkata, “Semoga Allah menghancurkan dan mengambil tanganmu.” Dia membungkuk, membunuhnya dan&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt; memotong kepalanya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Lalu diberikannya pada Khawali b. Yazid. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;!!!! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;al-Husein tewas dgn 33 tusukan dan 34 bacokan pada tubuhnya … Dan musuhnya belum puas pula ! Mayatnya dijarah ! Bahr b. Ka’b mengambil kemejanya. Qays b. al-Ashath mengambil jubahnya. Jubah itu dari sutra dan dikemudian hari ia disebut ‘Qays si pemakai jubah.’ Salah seorang dari Banu Awd yg dipanggil al-Aswad mengambil sandalnya, dan seorang dari Banu Nahshal b. Darim mengambil pedangnya. Belakangan pedang ini menjadi milik dari keluarga Habib b. Budayl. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang2 mulai berpaling pada Kunir (yg dijarah Husein dari karavan yg liwat), jubah2 dan onta2; mereka menjarahnya. Orang2 berbalik pada perempuan2 milik al-Husein, barang2 bawaan dan peralatan mereka. Baju para wanita dirobek2, mereka ditelanjangi dan dibawa pergi. (hal 160, 161). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian2 berikut ini menunjukan betapa brutal dan kejam Muslim2 ini, bahkan terhadap keturunan Muhammad sendiri. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian Umar b. Sa’d berseru pada pengikutnya, “Siapa sukarelawan utk menginjak-nginjak mayat al-Husein dg kuda? Sepuluh orang menawarkan diri… Mereka menginjak2 mayat al-Husein dg kuda mereka hingga hancur. (hal 163). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hal2 yg tidak akan pernah saya lupakan: kata2 Zaynab, puteri Fatimah, ketika dia melewati mayat saudaranya al-Husein yg telah hancur lebur. Katanya, “O Muhamad! O Muhamad! Semoga malaikat surga memberkatimu. Disini Husein berbaring, berlumuran darah dan kaki tangan terputus. O Muhamad! Anak2mu ditahan, keturunanmu dibunuh, dan angin timur meniupkan debu padanya.” Demi Allah! Dia membuat tiap musuh dan teman menangis. (hal 164). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Disanalah kepala al-Husein ditempatkan didepannya (Ubaydallah). Disanalah, ia menusuk2 giginya dg tongkat. Ketika Zayd b. Arqam melihat dia terus menusuk2, dia berkata, “Jauhkan tongkat dari gigi itu, demi Allah, aku telah sering melihat mulut rasul mencium mulut itu.” Kemudian orang tua itu mulai menangis. Ibn Ziyad (Ubaydallah) berkata, “Semoga Allah membuatmu menangis, karena demi Allah, jika saja bukan karena kau sudah tua, pikun dan pikiranmu telah hilang, aku akan memotong kepalamu.” (Hal 165). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ubaydallah berkata pada Zainab – cucunya Muhammad, “Terpujilah Allah, yg telah mempermalukanmu, membunuhmu dan mengungkapkan kepalsuan dari pernyataanmu.” Zainab menjawab, “Terpujilah Allah, yg menyayang kita dg memberi Muhammad dan memurnikan kita selengkapnya dari dosa. Tidak seperti yg kau katakan, karena Dia hanya mempermalukan para pendosa besar dan mengungkapkan kepalsuan dari orang2 tercela.” Dia bertanya, “Bagaimana kau anggap Allah memperlakukan keluargamu?” Jawabnya, “Allah menitahkan kematian bagi mereka, dan mereka maju menghadapiNya hingga tempat peristirahatan terakhir mereka.: (hal 165, 166). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Ubaydallah memasuki istana, orang2 telah ada disana, panggilan sholat dibuat dan orang2 berkumpul di mesjid agung. Ibn Ziyad naik kemimbar. Katanya, “Terpujilah Allah, yg mengungkapkan kebenaran dan pada para pengikut kebenaran. Dia telah memberi kemenangan pada Komandan orang2 beriman, Yazid b. Mu’awiyah dan kelompoknya. Dia telah membunuh pembohong yg adalah anak dari seorang pembohong pula, al-Husein b. Ali dan kaum Shi’ahnya.” (hal 167). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Abdallah Ibn al-Zubayr&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah berita terbunuhnya Husein menyebar, Ibn Zubayr (dan ambisinya menjadi kalifah) mulai bergerak. Dia memberikan khutbah umumnya di Mekah, mencela pembunuhan Husein dan mencela Yazid. Teman2 Zubayr dan para pendukungnya mendorong dia utk mengklaim diri sebagai Kalifah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Teman2 Ibn al-Zubayr bangkit dan menyatakan, “Sebarkan agar diketahui umum sumpah setia (kami) padamu, karena tidak ada lagi yg tersisa setelah Husein mati yg akan mempermasalahkan urusan ini dgmu.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Kekuatan Ibn al-Zubayr di Mekah berangsur2 menjadi makin kuat dan orang2 Medinah menulis padanya. Orang2 bilang bahwa sejak al-Husein dihancurkan, tidak ada seorangpun yg dapat mempermasalahkan Ibn al-Zubayr. (hal 190,191). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yazidpun sadar bahwa dia masih harus menghadapi sebuah bibit pemberontakan, dan dia bergerak utk menghancurkannya… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Yazid menulis pada Ibn Marjanah, “Serang Ibn al-Zubayr.”” (hal 204). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yazid mengirim pasukan utk melawan Zubayr. Jendral tua veteran Muslim b. Uqbah memimpin, dg Husein b. Numayr al-Sakuni sebagai wakilnya. Yazid memerintahkan mereka utk memberi waktu 3 hari pada pemberontak Medinah agar menerima tuntutannya, bahwa setelah mereka diperangi, anak Husein, ALI, akan dibiarkan hidup, tidak akan dilukai. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uqbah (pro Yazid) sampai di Medinah dan mengumumkan pada orang2 ketentuan tsb… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika tiga hari berlalu, dia berkata, “Apa yg akan kau lakukan? Apa kau akan berdamai atau berperang?” “Tidak, kita akan berperang.” Dia memohon mereka, “Jangan lakukan ini. Sebaiknya kalian patuh,dan kita akan menggunakan kepandaian kata2 dan senjata2 kita melawan orang ini (Zubayr, di Mekah), yg melenceng dari kebenaran, yg menjadi murtad dan para kafir bergabung dgnnya. (hal 208). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang2 Medinah melawan pasukan Uqbah. Perang ini disebut Perang al-Harrah. Mereka melakukan perlawanan yg sengit tapi akhirnya kalah. Uqbah mengijinkan Medina dijarah selama 3 hari &amp; jatuhnya korban nyawa dlm jumlah yg banyak. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Betapa ironis bahwa kota yg dipakai Muhamad sebagai markas utk merampok, memperkosa, menteror dan menghancurkan orang2 sekarang mengalami perampokan, pemerkosaan, dan penghancuran oleh tidak lain dari Muslim2 sendiri!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Mesjid Muhamad diubah menjadi kandang kuda &amp;amp; gedung2 rakyat, termasuk sekolah2 dihancurkan. Teman2 Muhamad yg masih tersisa  ketakutan dan melarikan diri. Persis seperti saat mereka menteror dan membunuhi Yahudi dan penyembah berhala Medinah, sekarang mereka sendiri diteror dan dibunuhi oleh Muslim! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buku “The History of Islam” oleh R. Payne, [4], mencatat bahwa setelah penjarahan ini, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Medinah yg tadinya ibukota kekaisaran Islam, menjadi mirip hutan liar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, (hal 127). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Uqbah menyuruh beberapa pemberontak dipancung. Bahkan anaknya Usman (Usman : mantan Kalifah ketiga), Amr, disiksa oleh Uqbah, tapi tidak dibunuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah penjarahan 3 hari terhdp Medinah, Uqbah memimpin pasukan Yazid melawan MEKAH. Ingat, Muhammad memerintahkan dg sangat keras melarang adanya pertempuran di Mekah. Hanya Muhamad yg diijinkan Allah utk bertempur di Mekah utk beberapa jam, hanya agar dia bisa membunuh beberapa budak perempuan yg telah mengejeknya, sejumlah orang yg sadar bahwa Quran adalah tipu belakanya dan orang2 yg menolak Islam. Tapi hanya beberapa tahun saja setelah perintah larangan bertempur di Mekah oleh Muhamad, penguasa tertinggi Muslim melanggar perintah agung tsb. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika mereka sampai di luar Mekah, Uqbah mati. Dia telah sakit sebelumnya akiabt &lt;br/&gt;perang Harrah. Sebelum tewas, dia memberikan tampuk pimpinan pasukan kpd al-Sakuni. Ini kata2 terakhirnya, &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“O Allah! Setelah menyaksikan bahwa tidak ada Allah lain selain Allah dan bahwa Muhamad adalah rasulnya, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;aku tidak pernah melakukan apapun yg aku sukai selain pembunuhan2 terhdp orang2 Medinah atau bahwa aku harap akan ada keuntungan seperti itu bagiku didunia berikutnya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.” (hal 222) ???????????? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasukan Yazid melawan pasukan Zubayr dan mengalahkan Zubayr. Tapi, Zubayr mundur dan orang2 Syria (?) tidak mengejarnya. Bukannya mengejar dan meneruskan pertempuran, orang2 Syria ini malah mengepung Mekah, mereka memakai Katapel terhadap kota ini… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Mereka melemparkan batu2 dan kayu2 kearah Kabah, dg Ballistae (katepel besar jaman dulu) dan mereka membakarnya. (hal 223). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mereka menyebabkan kebakaran disekitar Kabah. Tutup Kabah dan kayu2nya ikut ditelan api … (Hal 224). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Catatan Payne:&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Selama pelemparan, Kabah terbakar rata dg tanah, dan Batu Hitam dipecah jadi tiga bagian. Kabah melambangkan “Dada sobek wanita yg bersedih,” kata Tabari, artinya mungkin bahwa reruntuhannya penuh dg darah orang2 Mekah yg mendirikan tenda2 disekelilingnya dg harapan dapat mempertahankannya. Abdallah membungkus ketiga potongan Batu Hitam dalam brokad dan menyimpan dirumahnya. (hal 127). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terdapat cerita2 yg bertentangan mengenai bagaimana Kabah terbakar. Intinya adalah bahwa itu terjadi karena pertempuran di Mekah dan Batu hitam, yg terkenal telah dikirim Allah kebumi sebagai batu putih, yg menjadi hitam karena dosa2 manusia, telah pecah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan selama waktu ini kejadian penting lain terjadi… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dia (Sakuni) mengepung Ibn al-Zubayr selama 60 hari hingga terdengar berita kematian Yazid b. Mu’awiyah pada awal Rabi al-Akhir (akhir November). Di tahun 64/683 ketika Kabah terbakar…. Dia berumur 38 (atau 39) tahun. (hal 224, 224) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian yg aneh. Pemimpin2 Muslim sibuk saling bertempur dan membunuh satu sama lain dan pemenangnya juga sama2 mati!! Zubayr lolos dari kematian utk saat ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Juga, aneh bahwa Allah yg melarang orang2 utk merusak rumah suciNya (dalam Pertempuran Gajah), kini mengijinkannya utk dibakar dan dirusak. Dan ini akan terjadi lagi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibn Zubayr mendapat waktu utk beristirahat. Anaknya Yazid menggantikan ayahnya, tapi sang anak mati karena wabah dua bulan kemudian. Orang2 Damaskus berbalik ke turunan lain dari keluarga Umayad utk mencari seorang Kalifah baru. Mereka memilih Marwan Ibn-Hakam, tangan kanan dari Usman. Tapi, dia meninggal 9 bulan kemudian. Payne mencatat: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam satu tahun, tiga Kalifah meninggal, dan semuanya membawa keruntuhan pada kekaisaran mereka (hal 127). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anak Marwan, Abd al-Malik menggantikan ayahnya. Malik seorang yg paling lalim diantara orang lalim. Reputasi kebrutalannya menandingi diktator abad ke-20. Malik bergerak melawan musuh2nya dan menghancurkan mereka. Ini termasuk Ibn Zubayr. Ubn Zubayr terbunuh oleh pasukan Syria ketika mempertahankan Mekah ditahun 73 AH. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PENCURIAN BATU HITAM&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian ini tidak termasuk sebagai buah dari Keluarga Kerajaan Islam. Tapi, karena keterlaluannya, saya percaya bahwa semua orang, yg tertarik akan islam, perlu tahu akan hal ini. Saya menaruh materi ini juga utk menunjukkan kebejatan moral yg lebih jauh dari Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekitar 930 AD, kekaisaran Islam sangat luas tapi dipenuhi oleh banyak masalah internal. Masalah2 serius seperti revolusi. Satu revolusi yg sukses dipimpin oleh orang bernama Hamdan Qarmat. Dia seorang petani Irak. Dia memimpin pemberontakan dg mendapat kekuatan yg luar biasa karena waktunya yg tepat. Akhirnya mereka mengalahkan muslim2 lain yg melawan mereka dan lalu mereka bergerak ke Mekah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Catatan Payne: &lt;br/&gt;Pada 12 January 930, mereka menguasai Mekah, setelah berbaris dg cepat melintasi dataran tinggi Najd. Pedang2 Qarmatian membacok tanpa ampun orang2 Mekah yg memenuhi jalan2 sempit, dan pembunuhan2 itu tidak berhenti hingga sekitar 30.000 mayat berserakan disekitar kota suci ini. Sumur suci Zamzam penuh dg mayat2. Mereka melepas “Kiswa”, kain yg menutupi Kabah, dan memukul2 batu hitam, melepaskan dan memindahkan potongan2nya ke al-Ahsa, ibukota mereka. Abbasids yg ketakutan (Muslim yg memerintah disana), tidak berdaya mencegah orang2 Qarmatian utk menghancurkan apapun yg mereka ingin hancurkan. (hal 187). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Batu Hitam belakangan dikembalikan ke Kabah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inti dari semua ini adalah bahwa Islam adalah agama yg tidak mensucikan orang . Sejarah mencatat bahwa para pengikutnya memperalat Islam utk mendapat kekuasaan. Disini para Muslim sendiri merusak dan menghancurkan objek yg sangat dipuja. Disini para Muslim melanggar perintah Muhammad utk tidak bertempur di Mekah. Malahan mereka membunuh 30.000 muslim Mekah hanya dalam satu hari! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;IKHTISAR&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anggota terakhir  Keluarga Kerajaan Islam yg kita pelajari ini menunjukkan semua bentuk dosa dan hasrat jasmani dari pendahulu mereka. Mu’awiyah berbohong pada Hasan dan yg lainnya, mengenai pemindahan kekuasaan setelah ia meninggal, Hasan menyerahkan pencarian kekuasaanya lewat sogokan dan menghabiskan sisa hidupnya dalam perzinahan, Husein mengorbankan hidupnya, hidup keluarganya dan hidup para pengikutnya. Semua utk mengejar kekuasaan, dan Ibn Zubayr menunggu2, mengharap kematian Husein dan kemudian berusaha utk mengambil kekuasaan yg sama. Dosa2 ini semua ditemukan dalam penjelasan Alkitab: “keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terdapat banyak kejadian brutal yang tidak saya rinci. Dan, seiring berlalunya waktu, Islam menjadi makin hitam. Kemanapun Islam pergi, sungai2 darah mengalir. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;DISKUSI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa yg mengherankan saya ketika membaca ini adalah bagaimana dg tanpa ragu2 Muslim sendiri yg membunuhi keluarga2 Muhammad, menghancurkan Medinah dan membunuhi teman2 Muhammad. Mereka berbohong, mencuri, saling menipu, dan saling membunuh. Tidak ada tujuan hidup rohani yg benar2 dari semua ini. Semua yg mereka pikirkan hanyalah kekuasaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para Muslim yg rusak ini mungkin terlihat bagus diluar, tapi didalamnya jiwa ereka itu sudah mati. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para Muslim ini begitu kesakitan, begitu tidak berperasaan, begitu penuh dg kebencian hingga mereka bahkan menghancurkan “Rumah Allah”, yakni Kabah di Mekah. Ajaran2 Muhammad tidak lagi berarti. Yg berarti adalah para muslim membunuh muslim lain yg menentang kekuasaan mereka. Hingga hari ini, hal itu, bukannya Quran, bukannya Muhammad, tapi gelombang kekerasan melawan penentangan kekuasaan mereka, adalah warisan sejati dari Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;TANTANGAN BAGI MUSLIM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;Tidakkah kau risih melihat bahwa Muslim2 awal, banyak dari mereka yg kenal Muhammad secara dekat, mengucurkan darah sesama Muslim dg begitu mudahnya ?&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Tidakkah menantang imanmu tahu bahwa Muslim sendiri merusak/menghancurkan Kabah – bahkan kemudian mencuri batu hitam dalam sejarah awal Islam ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidakkah kau melihat bahwa ada hal yg betul2 tulalit dalam Islam kalau para pengikut awalnya saja begitu cepat menjadi pembunuh ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dimana ajaran2 Quran yang penuh ‘damai’ itu ? Dimana instruksi2 Muhamad? Kenapa mereka begitu mudah mengesampingkan semua itu? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------------- &lt;br/&gt;BIBLIOGRAPHY &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1) al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), State University of New York Press 1993 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2) Bukhari, Muhammad, “Sahih Bukhari”, Kitab Bhavan, New Delhi, India, 1987, translated by M. Khan &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4) Payne, Robert, “The History of Islam”, Dorset Press, New York, 1990&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6374341090166264549?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6374341090166264549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6374341090166264549' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6374341090166264549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6374341090166264549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islams-royal-family-bagian-6.html' title='Islam&apos;s Royal Family Bagian 6'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-486684631061062482</id><published>2007-05-15T23:24:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T23:59:59.549-07:00</updated><title type='text'>Islam's Royal Family Bagian 5</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Islam's Royal Family part 5: ALI&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;http://www.answering-islam.org/Silas/rf5_ali_muawiya.htm&lt;span&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LIHAT BAB2 SEBELUMNYA :&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PART 1 Warisan Muhamad &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=10144 &lt;br/&gt;Part 2 Abu Bakr, Ali, Abu Sofyan &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9755 &lt;br/&gt;Part 3 Usman &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9753 &lt;br/&gt;Part 4 Ali vs Aisyah &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=10848 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;BAGIAN 5: ALI vs MU’AWIYAH &lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;PERANG SAUDARA BERLANJUT&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah pasukan Ali melawan pasukan Aisha dlm Perang Onta, genangan darah mayat ke-12.000 Muslim meresap kedalam pasir gurun dekat Basra. Belum lagi derita puluhan ribu orang terluka. Ali mengawasi pemandangan menyedihkan ini dan tidak terlalu gembira dgn kemenangannya. Dia baru saja mengalahkan tiga orang pengikut yg paling dikasihi Muhammad : Aisha, Talha dan az-Zubayr. Kedua tokoh terakhir itu khususnya dijanjikan jaminan surga oleh Muhammad. Tapi terlepas dari kebesaran mereka semua, darah mereka tetap mewarnai pasir gurun. Tokoh2 besar Islam ini dibunuh oleh sesama muslim ! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bab satu dari periode resmi “Fitnah” Islam, atau pemberontakan, baru saja berakhir, dan bab dua dimulai. Konflik dan dendam yg berkepanjangan antara Muhammad dan Abu Sufyan mencuat kembali. Dalam bab ini, konflik adalah antara Ali (menantu Muhammad) vs Mu’awiyah (Anak dari Abu Sufyan). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mu’awiyah bisa disebut orang baru dalam hal permainan politik religius. Ayahnya adalah seorang politisi kawakan. Dipaksa utk memeluk Islam dibawah ujung pedang, Abu Sufyan memainkan peribahasa kuno: “jika kau tidak bisa mengalahkan mereka, bergabunglah dg mereka.” Ia menjadi muslim. Sufyan bekerja keras utk mendapat keistimewaan khusus dari Muhamad dan memastikan agar anak cucunya juga mendapatkan kekuatan politik yg sama. Dan itulah yg terjadi: ketika anaknya tidak terpilih menjadi Kalifah, Sufyan mengatakan bahwa kesalahan ini akan dilunasi dgn kucuran darah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KONFLIK BERIKUT DIMULAI &lt;br/&gt;Lokasi : IRAK &lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Dalam Tabari volume 17 halaman 2, [1], Ali menunjuk Abdallah b. Abbas, keponakan Muhamad, sebagai wakilnya di Basra. BTW, Ibn Abbas adalah orang yg tadinya menjelekkan Ali didepan Umar – lihat Bagian 2 – atau Sahih Muslim, buku 019, Nomor 4349. (Ini saja sudah menunjukkan keakraban antara sesama anggota keluarga besar Muhamad !  ) Ali lalu maju ke Kufa, sebuah kota yg menjadi ‘markas’nya. Disana ia meminta masukan dari para penasihatnya yg justru memberikannya masukan yg saling bertentangan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara itu, Mu’awiyah, setelah mendengar rencana Ali, memanggil Amr dan minta nasihatnya… Kata Amr, “Karena kau telah mendengar Ali sedang menuju kesini, siapkan dirimu dan yakinlah ketika berhadapan dgnya dg pendapat dan strategimu.” Mu’awiyah menjawab, “Kalau begitu, Oh Abu Abdallah, siapkan orang2 !” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Amr menurut dan utk merendahkan kekuatan Ali dan pengikutnya, dia bilang, “Orang2 Irak terpecah belah, ini melemahkan kekuatan dan menumpulkan ketajaman mereka. Terlebih lagi, orang2 Basra menentang Ali yg telah melukai mereka dan mendatangkan kematian pada sanak saudara mereka. Pemimpin2 mereka dan pemimpin2 Kufa saling bunuh-membunuh dlm Perang Onta. Ali lolos dg segelintir pengikutnya, diantara mereka ada yg telah membunuh kalifahmu. Takutlah akan Allah, ambil hakmu utk melakukan pembalasan dan jangan biarkan darah Usman tidak terbalaskan.” (halaman 2) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seraya persiapan konflik sedang berlanjut, Mu’awiyah dg pintar mencari dukungan dari mereka yg mengritik Ali… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Dia menulis pada siapa saja yg dia pikir takut akan Ali atau telah bicara jelek mengenai Ali dan pada siapapun yg menganggap kucuran darah Usman adalah masalah besar dan dia minta pertolongan mereka2 ini utk melawan Ali.” (halaman 3) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Begitu orang2 Ali maju kearah SIFFIN, beberapa kota menolak membantu mereka. Ancaman2 mati membuat orang2 kota ini terpaksa membantu gerak barisan mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;PERANG SIFFIN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rangkaian awal perang terjadi dg cepat. Barisan depan Ali melawan pasukan Syria. Ali mengirim seorang tangan kanannya, Al-Ashtar (salah seorang yg ikut dalam pembunuhan Usman), utk memperkuat barisan depannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang paling berarti dari semua pertempuran kecil ini adalah yg disebut “Perang dekat Perairan (The Battle by the Water).” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tabari mengutip pengikut Ali: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Ketika kita mendekati Mu’awiyah, kita lihat dia telah mendirikan perkemahan pada sebuah ruang yg luas dan datar, yg telah dia pilih sebelum kita tiba, disisi perairan di Euphrates. Didaerah itu tidak ada tempat lain lagi utk mendapatkan air, dan Mu’awiyah menguasainya dan mengirim Abu al-A’war utk menghalangi akses kesana dan menjaganya. Kita maju terus ke bagian atas Euphrates dg harapan menemukan tempat utk minum, tapi tidak menemukannya dan kembali menghadap Ali. Kita bilang padanya mengenai kehausan yg melanda pasukan dan kita tidak menemukan tempat lain utk air kecuali yg diduduki musuh, katanya, “Lawan mereka utk itu.” (Tabari, volume 17, halaman 11). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Disini kita diberi gambaran akan kepemimpinan yg kuat dan kebulatan tekad dari Ali. Pengikutnya mengalahkan Mu’awiyah dan mendapat akses ke sumber air tsb. Ali telah mengucurkan darah pertama, dan dia serta para pengikutnya (kebanyakan orang2 Kufa dan Basra), membuktikan keberanian mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah ini terdapat rentetan dialog2 dan manuver2, tapi tidak ada yg patut dicatat. Ali meminta Mu’awiyah utk taat padanya dan bersatu bersama dg Muslim2 lain. Mu’awiyah menjawab bahwa jika Ali menghukum para pembunuh Usman, yg beberapa diantaranya bergabung dg Ali, maka ia akan tunduk pada Ali. Namun keduanya tidak mau mengalah shg pertempuran2 kecil dan perang kata2 terus berlanjut. Dan ujung2nya, Muawiyah menuduh Ali sbg pembunuh Usman karena memperlambat pertolongan kepadanya karena ia (Ali) menginginkan jabatannya. Ali tentu mencoba membantahnya dst dst. (Bagi yg ingin membaca pernyataan2 mereka secara lengkap, silahkan baca versi terjemahan seluruhnya dlm artikel yg menyusul post ini) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perang terus berlangsung hari demi hari. Ada kalanya orang2 Ali bertahan, tapi hasil akhirnya tidak begitu berarti. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang yg terpandang lain adalah Ubaydallah bin Umar bin al-Khattab – anak dari kalifah kedua, Umar – menguraikan. Setelah Usman dibunuh, dia bergabung dg Mu’awiyah. Sekarang, dia memimpin pasukan sayap Mu’awiyah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dialog penting lain berlangsung antara seseorang (pro Usman) dgn Hashim b. Utbah (pro-Ali) yg menggambarkan posisi Ali dan para pengikutnya dalam pembunuhan Usman…. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hashim bilang padanya: “Apa urusanmu dg Ibn Affan (Usman) ? Sahabat2 dekat Muhammad dan anak2 dari sahabat2nya dan qurra (?) rakyatLAH yg membunuhnya (Usman) karena dia (Usman) melakukan perubahan2 dan menentang ke-absahan Quran. Mereka adalah orang2 saleh dan lebih pantas menangani urusan rakyat ketimbang kau dan rekan2mu. Saya percaya bahwa urusan2 mukminin tidak diabaikan bahkan hanya utk sesaatpun. (hal 71). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini jelas menunjukkan bahwa Ali tidak punya maksud utk menghukum para pembunuh Usman… Dia malah merekrut mereka! Ali secara mutlak telah membenarkan pembunuhan. &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;KESIMPULAN DARI PERANG SIFFIN&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perang setiap hari berlangsung dan orang2nya Ali biasanya selalu diatas angin. Pengikut Ali terus mendapat kekuatan dan menekankan keuntungan ini. Situasi telah menjadi kritis bagi Mu’awiyah. Amr, jendralnya Mu’awiyah, sadar bahwa ombak telah berbalik kearahnya dan memberi Mu’awiyah strategi baru…. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Amr b. al-As (?) melihat menguatnya posisi kaum Irak (Ali) dan takut ini akan membawa kehancuran, dia bilang pada Mu’awiyah; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Bagaimana jika aku usulkan sesuatu yg akan menambah persatuan kita dan memecah belah mereka?” “Baik,” kata Mu’awiyah. Amir berkata, “Kita akan mengangkat masahif (halaman2 Quran) dan berkata, “Isi buku ini berkuasa dlm perselisihan kita. Bahkan jika ada dari mereka yg menolak menerimanya, kau akan mendapatkan sebagian dari mereka akan berkata, “Tentu saja, ya, kita harus terima,” dan mereka akan terpecah belah. Jika, dilain pihak, mereka bilang, “Ya, tentu saja, kita terima apa yg ada didalamnya,” maka kita sudah lepas dari beban pertempuran ini utk sementara waktu.” Jadi mereka mengangkat masahif diujung2 tombak mereka dan berkata: “Buku Allah ini ada diantara kau dan aku. Siapa yg akan melindungi garis depan distrik Syria (dipimpin Muawiyah) jika mereka semua musnah, dan siapa yg akan melindungi Irak (dipimpin Ali) jika mereka semua musnah?” Ketika para pengikut Ali melihat masahif diangkat, mereka berkata, “Kita menjawab buku Allah, dan kita bertobat padanya.” (hal. 7) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tipuan Amr berhasil ! Para pengikut Ali terpecah2, dan mereka menuntut Ali utk mengadakan negosiasi. Ini tidak menyenangkan Ali…. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali berkata, “Para abdi Allah, lanjutkan pertempuran dg musuhmu, karena kalian memegang kebenaran dan yg benar ada dipihakmu. Mu’awiyah, Amir, Abi Muayt, Habib Maslamah, Ibn Abi Sarh (seorang yg membuat ayat2 Quran dg ijin Muhammad), dan al-Dahhak adalah orang2 tidak beragama dan tidak percaya Quran. Aku mengenal mereka dg baik dibanding kalian, karena aku bersama mereka dari kecil hingga dewasa, dan mereka adalah anak2 yg terburuk dan orang dewasa yg terburuk. Mereka tidak mengagungkan masahif dan tidak tahu apa isinya. Mereka mengangkat itu hanya utk menipumu, utk melicikimu.” Mereka menjawabnya, “Jika kita dipanggil pada buku Allah, kita harus menjawab.” Kata Ali pada mereka, “Satu-satunya alasan aku melawan mereka adalah agar mereka mengikuti otoritas dari buku ini, karena mereka telah tidak patuh pada Allah pada apa yg Dia perintahkan dan mereka melupakan perjanjianNya dan menolak bukuNya.” (hal 79). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dialog berakhir dg desakan para pengikut Ali agar ia bernegosiasi atau mereka akan berbalik melawannya dan menyerahkannya pada Mu’awiyah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali hampir menang, tapi akhirnya oleh kelihaian Amr dan Mu’awiyah. Kemenangan yg sudah didepan mata berbalik menjadi alat yg akan menyusahkannya dan menghantar pada kematiannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seraya konflik diperkemahan Ali menjadi semakin ganas, ia sadar ia harus bergerak cepat utk menyelamatkan kesempatan utk menang. Sebab itu ia berkompromi dan setuju utk negosiasi, mengharapkan hasil yg akan menguntungkan dia… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;NEGOSIASI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Negosiasi dimulai dg buruk. Masing2 negosiator saling menghina dan menjelek2an satu sama lain dg mengutip ayat2 Quran dan melemparkannya ke yang lain (Ayat 7.175: Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.  Versus ayat 62.5: Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang lalim.) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;(istirahat dulu ah ... pusing !)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan situasi semakin memburuk bagi Ali… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang2 kita berkata, “Kita senang dan menerima.” Orang2 Syria berkata, “Kita telah memilih Amr b. al-As,” dan al-Ashath dan mereka yg menjadi Khawarij setelahnya berkata, “Kita puas dg Abu Musa al-Ashari.” Ali berkata” “Kau tidak mematuhiku saat permulaan masalah ii; jangan menentangku sekarang. Aku tidak punya pikiran utk memberi kekuasaan pada Abu Musa.” Tapi al-Ashath, Zayd b. Husayn dan Misar b. Fadaki memaksa, “Kita tdk temukan orang lain lagi yg dapat diterima: Apa yg telah dia peringatkan pada kita telah kita masuki.” Ali berkata, “Kuanggap dia tidak dapat dipercaya. Dia berpisah dariku dan menyebabkan orang2ku mengabaikanku. Kemudian dia lari dariku hingga aku beri dia keamanan setelah beberapa bulan. Tapi ada Ibn Abbas; kita akan memberinya kekuasaan dalam hal ini.” Mereka menjawab, “Tidak ada bedanya bagi kita apa itu anda atau Ibn Abbas… Ali berkata, “Apa kalian menolak siapapun selain Abu Musa?” dan mereka menjawab, “Ya.” Ali berkata, “Kalau begitu lakukan apa yg kalian mau.” (hal 82 dan 83). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Kau dapat merasakan kesedihan dan kepedihan dalam kalimat2 Ali. Kerajaannya runtuh didepan matanya. Jatuh kedalam akal bulus Amr, pasukan terpercayanya berpaling darinya. Ditambah sekarang mereka menuntutnya utk menunjuk orang dungu, Amr Usa, menjadi negosiatornya. Ali melihat malapetaka didepan matanya : kegagalan dan kejatuhan dari kekalifahannya, dan dia tidak berkuasa menghentikannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan ini belum apa2. Bahkan ketika dokumen negosiasi dibuat, gelar Ali, “Komandan Mukminin” ditentang. Amr, negosiator Mu’awiyah yg lihai itu, mempermalukan Ali, persis seperti Muhammad mempermalukan kaum Quraysh di Hudaybiyyah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mereka awalnya menulis: “Demi Allah, maha pengampun dan penyayang. Inilah yg ditetapkan Ali, sang Komandan Mukminin.” Tapi Amr menghardik berkata, “Tulis saja namanya dan nama bapaknya, karena dia komandanmu, bukan komandan kami.” Al-Ahnaf berkata pada Ali, “Jangan menghapus gelar Komandan Mukminin, karena aku taku jika kau hapus, mereka tidak akan pernah mengembalikannya padamu … (Tapi ….) … tapi akhirnya gelar itu dihapus juga.” (hal 84). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Masalah Ali semakin membengkak. Ia meninggalkan medan perang, dan ingin menunggu hasil negosiasi. Tapi, orang2 yg memaksa dia utk memilih negosiator telah berubah pendirian. Orang2 ini menjadi dikenal sebagai Khawarij. Sekarang, mereka merasa Ali telah salah dalam memilih negosiator,d an memaksa dia utk berbalik dan melawan Mu’awiyah. Mereka mulai melawan Ali (hal 90). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Salah seorang dari mereka mengatakan: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Mereka bilang: “Ali punya dukungan yg sangat kuat dan dia memecahnya, dia punya benteng yg kokoh dan dia robohkan itu. Berapa lama yg dia butuhkan utk membangun semua yg dia hancurkan dan utk menyatukan mereka yg terpecah?””… (hal 95). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komentar dan pengamatan lain dari para pengikutnya… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Demi Allah, Ali tidak melakukan apa2. Dia pergi dan lalu kembali tanpa apapun.” … Mereka pergi ke Siffin bersama Ali dg penuh rasa sayang dan cinta persaudaraan, dan mereka kembali dg kebencian dan rasa permusuhan satu sama lain. (Hal 90) &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Khawarij protes terhdp Ali&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya, kaum Khawarij memprotes negosiasi yg dilakukan Ali. Ali bilang, wong mereka yg memaksanya utk bernegosiasi, dan sekarang tidak ada pilihan lain selain mematuhi hasil negosiasi tsb. Ini tidak memuaskan mereka, dan mereka menyatakan bahwa Ali sekarang sama saja dgn kafir2 Syria. Sekali lagi, Ali menunjukkan bahwa mereka yg menekannya utk menunjuk seorang negosiator. Balas mereka; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Memang kau benar, tapi itu adalah karena kekafiran dipihak kami dan kini kami berpaling pada Tuhan utk tobat. Bertobatlah seperti kami dan kami akan memberimu sumpah setia; jika tidak kami akan menentangmu.” (hal 103). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Muslim paling jago NGANCEM TERUSSssss ...    ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Waktu terus berjalan, dan negosiasi patah total. Amr jauh lebih cerdik dari Abu Musa. Musa, sadar akan kesalahannya, berseru; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Apa yg kau lakukan, semoga Allah menggagalkannya ! Kau berlaku curang dan tidak jujur. Kau seperti anjing yang, jika diserang, akan menjulurkan lidahnya, atau jika dibiarkan, akan tetap juga menjulurkan lidah.” Amr menjawab, “Dan kau seperti monyet yg membawa tulisan2.” (hal 109, 110). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah kejadian ini orang2 Syria dg resmi mengangkat Mu’awiyah sebagai Kalifah mereka. Ali memohon kutukan pada Mu’awiyah dan para pengikutnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali bersujud memohon, “Ya Auloooh ... jatuhkan kutukan pada Mu’awiyah, Amr, Abu al-Awar al-Sulami, Habib b. Maslamah, Abd al-Rahman, b. Khalid, al-Dahhak b. Qays, dan al-Walid b. Uqbah.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Mu’awiyah mendengarnya dan ia juga mulai mengutuk Ali, Ibn Abbas, al-Ashtar, al-Hassan dan al-Husayn (anaknya Ali) (hal 110). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para kalifah muslim yg saleh2 ini saling kutuk mengutuk, juga terhadap teman2 dan keluarga mereka. Sama seperti Muhammad memanjatkan doa utk memohon kutukan bagi NONMuslim. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seiring berlalunya waktu, Mu’awiyah menjadi bertambah kuat dan Ali semakin lemah. Awalnya, Ali kesulitan membentuk pasukan, tapi dia tetap memaksa utk membentuk pasukan yg cukup dan siap utk memerangi Mu’awiyah. Para pengikutnya kehilangan kepercayaan padanya dan mereka letih berperang tanpa hasil. Tapi sebelum menghadapi Muawiyah, Ali harus terlebih dahulu membereskan Khawarij. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para Khawarij awalnya sadar bahwa situasi mereka sulit dan berkelana ketempat2 dimana mereka dapat mendirikan domain islam yg cocok bagi mereka. Mereka menjarah, menyiksa dan membunuh muslim2 lain sepanjang perjalanan mereka. Tapi menghadapi pasukan Ali, mereka hancur. Perang ini dikenal sebagai Perang Canal, th. 37AH. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Ali selesai dg orang2 Nahrawan (Para Khawarij), dia memuji Allah dan bersyukur dan katanya pada para pengikutnya, “Allah berpihak pada kita dan memperkuat kemenangan kita, jadi arahkan dirimu langsung kepada musuhmu.” Namun mereka menjawab “Wahai, Komandan Mukminin, panah2 kami letih, pedang2 kami tumpul, ujung tombak kami terbelah dan banyak yg patah. Kembalilah ke kota garnisun kita (Kufa) dan mari kita membuat persiapan baru. Sekiranya Komandan bisa menambah peralatan yg akan membuat kita menjadi lebih baik lagi dalam menghadapi musuh.” . .. Tapi ternyata mereka tidak melakukannya maupun mempersiapkan diri mereka. (hal 135, 13 6). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali yg malang! Sekali lagi, kemungkinan menjadi selebriti (Kalifah Utama) lepas dari tangannya seperti air: semakin keras kau genggam, semakin sedikit yg kau dapat. Ali mencela mereka sebagai orang2 lemah, tidak bisa diandalkan dan pengecut. Banyak dari orang2 ini telah bertempur disisinya bertahun2 dan menanggung luka2 baginya. Mereka lelah dan tidak lagi percaya pada orang yg tidak pernah menggolkan rencananya tanpa cekcok. Mereka letih dgn pembunuhan dan kematian yg semuanya hanya bagi kejayaan Ali semata2. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inilah permulaan dari akhir perlawanan agresif Ali melawan Mu’awiyah. Momentumnya telah berpindah. Tapi ... tunggu dulu, masih ada kejadian berbahaya lain yg akan terjadi dalam kehidupan Ali sesaat lagi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PUTERA ABU BAKR: PEMBUNUH USMAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meski Ali melemah, Mu’awiyah belum selesai dgnnya. Bukannya langsung menghadapi Ali, Mu’awiyah mengejar tangan2 kanan Ali. Dia memalingkan perhatiannya pada tanah yg kaya di Mesir. Disini, Ali telah menunjuk Muhammad b. Abu Bakr sebagai gubernur Mesir. Dia adalah anaknya Abu Bakr, Kalifah pertama, sobat baik dan mertua Muhammad, ayah Aisha. Muhammad b. Abu Bakr dituduh memimpin sekelompok pembunuh Usman. Kesempatan muncul sendiri pada Mu’awiyah dan dia mengirim pasukan melawan Muhammad b. Abu Bakr. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ingat, tuduhan utama Muslim terhdp Ali adalah karena ia menolak utk menghukum para pembunuh Usman. Mereka mengklaim bahwa ia menyokong pembunuhan itu dan bahkan memberi perlindungan kpd para pembunuh. Muhammad b. Abu Bakr adalah salah seorang tertuduh pembunuh tsb. Ada yg mengatakan bahwa ia ada dirumah Usman pada malam terjadinya pembunuhan. Tapi ada juga laporan yg sama sekali tidak menyebutnya, dan sampai hari ini, komunitas Islam berbeda pendapat ttg keterlibatannya. (Ini salah satu diantara banyak perbedaan pendapat diantara kaum Muslim ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi sekarang, meja telah berbalik! Pasukan Mu’awiyah bertempur melawan Muhamad bin Abu Bakr dan mengalahkannya. Pasukan Muhamad meninggalkannya. Orang2 Mu’awiyah mengejar Muhamad dan menangkapnya. Adegan akhir dari konfrontasi ini terjadi antara Mu’awiyah dan Muhamad… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mu’awiyah berkata padanya, “Aku membunuhmu utk membalas Usman.” Muhamad bertanya, “Apa urusanmu dg Usman? Dia bertindak tidak adil dan menolak otoritas Quran dan Allah telah berkata, “Mereka yg tidak menghakimi dg apa yg telah Allah turunkan, mereka adalah orang2 tidak bermoral.” Kita melawannya dan membunuhnya, tapi kau memberinya kepantasan utk itu, kau dan mereka yg sepertimu. Allah telah membebaskan kita – Kehendak Allah - dari dosa kita, tapi kau mendapat bagian dalam perlawanannya dan besarnya dosa2 dia, dan orang yg memperalatmu juga sama saja.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad bin Abu Bakr mengaku membunuh Usman dan pedang Mu’awiyahpun melayang.&lt;strong&gt; Lalu dia (Muawiyah) &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;membuang mayatnya (Muh Abu Bakr) ke antara mayat keledai dan membakarnya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (hal 158). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;    &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;ahhhh ... damainya Islam ...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ingat bagaimana Abu Sufyan meramalkan bahwa pertumpahan darah diperlukan utk membetulkan kesalahan terpilihnya Abu Bakr sebagai Kalifah ? Putera Abu Sufyan (Muawiyah) baru saja membunuh putera Abu Bakr (Muhamad) secara brutal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengar kejatuhan Mesir ke tangan Mu’awiyah, Ali menjadi sangat sedih. Sekali lagi dia terlambat memberi pertolongan. Selama beberapa tahun ia melihat daerah kekalifahannya runtuh satu demi satu. Nasib Gelombang ketidakberuntungan terus menghantamnya. Orang2nya menentangnya, tangan kanan yg paling dipercayanya mati terbunuh ...   Dalam keputus asaan, Ali menulis pada ibn Abbas… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Sekarang Mesir telah ditaklukan dan Muhammad b. Abi Bakr telah menjadi martir… Pada permulaan aku berdiri diantara orang2ku dan memerintahkan mereka utk menolongnya sebelum bencana ini muncul. Aku terus menerus memanggil mereka, baik secara diam2 maupun secara terang2an. Ada yg datang dg tidak sukarela, ada yg beralasan utk tidak datang dan ada yg hanya diam saja ditempat. Aku tanya Allah agar Dia memberiku jalan keluar dan agar dia mengantarkanku jauh dari mereka. Demi Allah, jika saja aku tidak begitu berhasrat utk mati di jalan Allah, aku tidak ingin tinggal bersama2 orang2 ini meskipun utk satu hari…” (hal 164). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Selingan : PEMBUNUHAN PARA KRISTEN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sama seperti Muhamad mengijinkan pembunuhan terhdp murtadin, Ali juga melakukan hal yg sama. Dibawah ini adalah beberapa kejadian bagaimana Ali dan orang2nya menyiksa dan membunuhi Kristen. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Diantara mereka terdapat orang2 Kristen yg telah memeluk Islam, tapi ketika timbul perselisihan diantara orang Islam, kaum eks-Kristen itu berkata, “Demi Allah,&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;agama yg kita tinggalkan lebih baik dan lebih benar daripada agama yg diikuti orang2 ini. Agama mereka (Islam) tidak menghentikan mereka dari pertikaian berdarah, meneror jalan2 dan merampoki harta milik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.” Dan mereka kembali keagama semula mereka. Orang2 Al-Khirrit bertemu mereka dan berkata, “Terkutuklah kalian ! Tahukah kalian akan hukuman Ali bagi Kristen yg memeluk Islam dan kemudian kembali ke Kristen ? Demi Allah, dia tidak mendengar apapun yg mereka katakan, dia tidak peduli dgn alasan mereka, dia tidak akan menerima tobat apapun .... Hukumannya adalah langsung pancung kepala jika kau temui orang seperti itu.” (hal 187, 188). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Aku berada dalam pasukan yg dikirim oleh Ali Abi Talib utk melawan Banu Najiyah…. Komandan kami bertanya pada salah seorang dari kelompok ini, “Kamu ini apa? Dan jawab mereka, “Kami orang2 kristen yg tidak menganggap agama2 lain lebih baik dari agama kita, dan kami memegang erat pandangan kami itu.” Komandan berkata pada mereka, “Pergilah.” Dia bertanya pd yg lain, “Kamu ini apa?” Dan kata mereka, “Kami Kristen, tapi kami sekarang memeluk islam, dan kami memegang erat keislaman kami.” Kata Komandan, “Pergilah!” kemudian pada kelompok ketiga, “Kamu ini apa?” dan kata mereka, “Kami tadinya Kristen, kami memeluk Islam tapi kami pikir, agama kami yg dulu lebih baik dari yg baru.” Kata komandan pada mereka, “Terima Islam!” tapi mereka menolak. Dia bilang pada orang2nya, “Jika aku menggosok kepalaku tiga kali, serang mereka, bunuh orang yg melawan dan tangkap sisanya.” (hal 188). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi ada satu orang tua diantara mereka, seorang Kristen yg dipanggil al-Rumahis bin Mansur, yg berkata, “Demi Tuhan, satu2nya kesalahan yg pernah kuperbuat sejak memakai akal adalah melepaskan agamaku, agama kebenaran, karena punyamu adalah agama kejahatan. Tidak demi tuhan, aku tidak akan meninggalkan agamaku dan aku tidak akan menerima agamamu selama aku hidup.” Maqil membawanya maju dan memotong kepalanya.” (hal 191). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Utk para Kristen, kami tawan mereka dan menjadikan mereka sbg peringatan bagi orang2 yg mengikuti mereka dg menolak jizyah (pajak pemerasan), agar mereka tidak berani melawan agama dan komunitas kami, karena orang2 itu tidak dianggap dan punya status rendah. (hal 192). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masqalah memanggil satu orang Kristen dari Banu Taghlib, namanya Hulwan, utk pergi ke Nuaym dari Syria dg membawa surat… Ali yg mengambil surat itu dan membacanya, lalu dia memotong tangan orang Kristen itu, orang itu kemudian meninggal. (hal 195). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meskipun pandai menghias diri dgn segala retorika ttg kebajikannya, hati &lt;br/&gt;Ali penuh dgn kekejaman. Rohnya terinfeksi kanker Islam yg mengakar dalam hatinya dan membuatnya haus kekuasaan. Ali adalah seorang pembunuh berdarah dingin. Dia bisa membunuh orang tanpa ampun karena ia dibutakan oleh kekuasaannya. Ali menjerumuskan &lt;br/&gt;puluhan ribu Muslim dlm kematian melawan sesama Muslim dan menendang mereka saat mereka lelah bertempur baginya. Ali dapat membunuh orang tak bersalah hanya karena mereka menghalangi posisinya dalam masy Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KEMATIAN ALI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keadaan semakin mencekik Ali. Mu’awiyah mengirim pasukan KOPASUS yg cukup besar ke teritori Ali dan menang terus. Pasukan Ali mulai mundur dari pertempuran2 dan Ali hanya bisa mengamuk pada mereka. Semakin Ali memanggil mereka, semakin mereka menjauh. Bahkan para komandannyapun menghindar dari perang yg berat. Ali, dalam amarahnya berkata pada mereka dalam mimbar khotbahnya… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Ya kaum al-Kufah, tiap kali kalian dengar pasukan berkuda Syria datang melawanmu, tiap kali laki2 bersembunyi dirumahnya dan mengunci pintu, seperti kadal dalam lubangnya dan hyena disarangnya. Siapapun yg percaya padamu telah tertipu dan siapapun yg memanggilmu berperang, ia memanggil orang yg tak berguna. Kalian bukan lelaki sejati ketika muncul panggilan utk maju dg senjata, kalian bukan pula saudara yg dapat dipercaya dg rahasia … Betapa aku telah diuji lewat kalian! Kalian buta, bisu dan tuli.” (hal 199) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Senyum Muawiyah semakin lebar sambil menggosok2 tangannya melihat semakin melemahnya musuh. Dia semakin berani mengirim pasukan ke Hijaz (Medinah) itu sendiri ! Kampung halaman Muhamad dan tempat kelahiran Islam ! Orang2 Medinah sekarang terpecah belah. Mereka tidak mau melawan pasukan Syria. Mereka lelah dan tidak punya kekuatan. Orang2 yg sama ini, yg satu generasi sebelumnya telah banyak menjarah dan merampok suku2 Arab sekarang dipermalukan, dijarah dan dirampok. (aduhhhhh ... kasihan ....    ) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ratapan penduduk Medinah : Ya Auloh, mengapa nasib kami seburuk ini ???? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jendralnya Mu’awiyah, Busr, mengambil alih Medinah, (kota pertama yg melahirkan komunitas Islam dan tempat istirahatnya Muhamad). Busr menghancurkan rumah2 penduduk dan dia berkata pada penghuni Medinah, “Penduduk Medina! Demi Aulloh, kalau saja bukan tanggung jawabku pada Mu’awiyah, aku tidak akan meninggalkan satupun laki2 dewasa hidup diantara kamu, (hal 207). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Busr terus maju ke Yaman dan melakukan hal yg sama, ditambah dg terbunuhnya gubernur daerah itu yg diangkat oleh Ali – Ubaydallah bin Abbas dan anak2nya yg masih kecil. Kejahatan Islam memang terukir dlm hati setiap muslim; entah Ali ataupun Mu’awiyah, keduanya sama saja. Kerajaan Ali mulai runtuh dan itu telah jelas bagi setiap orang. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PENGKHIANATAN IBNU ABBAS TERHADAP ALI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ingat bagaimana Ibn Abbas dan Ali saling memaki didepan Kalifah Umar ttg kekayaan Muhammad? Sekarang Ibn Abbas sadar bahwa waktu Ali telah habis. Mu’awiyah terlalu kuat. Ia menampilkan sifat sejatinya dgn &lt;br/&gt;berpikir utk cepat ambil uangnya dan lari… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari Tabari, volume 17, halaman 209, 210: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keadaan Ibn Abbas ketika pergi ke Mekah dan meninggalkan Irak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abdallah b. Abbas menemui Abu al-Aswad al Duali, yg berkata (pd Abbas), “Jika kau seekor binatang, kau akan menjadi onta; jika kau gembala, kau tidak akan dapat mengatur (gembala2mu) dipadang rumput dan tidak tahu bagaimana mengatur mereka dg baik. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu al-Aswad oleh karena itu menulis pada Ali: “Allah telah membuatmu menjadi penguasa yg dipercaya oleh gembalanya dan sebuah padang rumput yg menanggung tanggung jawab bagi jemaahnya. Kita telah mengujimu dan mendapatkan kau penuh integritas dan seorang penasihat yg jujur bagi jemaahmu. Kau beri mereka harta jarahan dg penuh, kau tidak ikut2 menyita harta dunia mereka, kau tidak mengambil kekayaan mereka dan kau tidak mengambil sogokan dari pemerintah mereka. Keponakanmu, dilain pihak, telah mengambil apa yg harusnya ada dibawah otoritasnya tanpa sepengetahuanmu, dan aku tidak dapat membiarkannya tanpa sepengetahuanmu. Jadi periksalah apa yg terjadi disini, semoga Allah mengampunimu dan katakan kpd kami apa yg harus kami lakukan bagimu. Salam.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali tidak bodoh. Dia ingat bagaimana Abbas berhasrat akan kekayaan Muhamad, persis seperti dirinya. Dia juga tahu bagaimana Usman jatuh reputasinya karena tindakan2 penyiksaan dari gubernur2nya. Ali mengambil tindakan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali menulis tentang hal ini pada Ibn Abbas (!), yg membalas, “Apa yg kau dengar itu salah. Yang kudapat dibawah otoritasku aku jaga dg cara yg baik dan hati2. Jangan percaya akan kecurigaan ini. Salam” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali menulis balik, “Katakan Jizyah apa (Pajak pemerasan yg diambil dari non muslim) yg kau ambil, kapan diambilnya, dan dimana disimpannya.” Ibn Abbas menjawab, “Aku mengerti kekhawatiranmu akan perampasan yg kau dengar telah kuperbuat terhdp orang2 kaya diwilayah ini. Jadi kirim siapa saja yg kau inginkan dari provinsimu dan aku akan mempersilahkannya (berkuasa). Salam.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibn Abbas kemudian memanggil pamannya dari Banu Hilal b. Amir dan al-Dahak b. Abdallah al-Hilali dan Abdallah b. Razin b. Abi Amr al-Hilali datang padanya. Lalu semua bergabung dgnnya dan membawa serta sejumlah besar harta… ini adalah uang2 dan harta2 yg dikumpulkan utk mendanai pasukan tempur dan Ibn Abbas mengambil sebanyak yg bisa ia kumpulkan. (hal 210, 211). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Beberapa orang Muslim menentang pencurian Ibn Abbas ini dan pedangpun beraksi kembali.   (ahhhhh ... damainya Islam ...) Tapi Ibn Abbas punya kelompok besar pengikut yg membantunya dan mereka yg menentangnya terbunuh atau terpaksa lari. Ibn Abbas, calon cendekiawan Muslim, ternyata tidak lebih dari seorang pencuri. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gubernur dan kerabat Ali telah merampoknya. Rumah kartu yg dibangun Ali, sang Kalifah mulai menghantam tanah. Tenggelamnya matahari Ali tidak lama lagi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seluk beluk pembunuhan Ali sangat menarik, tapi tidak ada yg perlu dicatat. Intinya, seorang yg terluka akan tindakan2, kegagalan2 dan muka dua Ali, memutuskan bahwa Ali mesti mati, meskipun jika itu akan menyebabkan dia sendiri mati. (Ini memang cara Islam menyelesaikan masalah : lebih seru dari KILL BILL ! ) Dia ingin membunuh Ali. Ia mengajak dua konco2nya. Ketiganya menunggu Ali meninggalkan mesjid…. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Ali muncul, sang Kill Bill, Shabib, memukulnya dg pedang tapi mengenai kusen pintu; Ubn Muljam membelah kepalanya dibagian atas dg pedang (hal 216). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali mati tidak lama kemudian. Ia memerintah sebagai Kalifah selama lima tahun. Pelakunya tertangkap dan dibunuh. Anak Ali, Hasan mengambil alih sebagai penguasa sementara, hingga keputusan resmi dibuat mengenai siapa Kalifah berikutnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika Aisha, pengantin anak2 Muhammad, mendengar kematian Ali, dia girang. Selama bertahun2 dia sangat membenci Ali. Kata Aisha, “dan ia ('she') melempar tongkatnya dan duduk ditahtanya, seperti seorang pengelana yg berbahagia telah pulang kerumah.” (hal 224). Aisha hidup cukup lama utk dapat menertawakan orang yg paling dibencinya. Ia wafat pada usia 6 Kebencian dalam sanak keluarga Muhamad memang berakar sangat dalam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;EPILOG &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pujian dari Hasan:&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Malam ini kau telah membunuh seseorang pada malam turunya Quran (!  ), di malam diambilnya Yesus, anak Maria, dan dimalam dibunuhnya Joshua anak dari Nun, juaranya Musa. Demi Allah, tak seorangpun yg mendahuluinya berada didepannya dan tak seorangpun dibelakangnya akan mengejarnya. Demi Allah, jika sang Nabi mengirimnya utk menjarah , Jibril ada ditangan kanannya dan Mikael ada ditangan kirinya.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jibril dan Mikael meninggalkan Ali seperti juga pendukung2 awalnya. Pada akhirnya, tak seorangpun kelihatan memperhatikan jabatan Ali. Kekalifan yg begitu dirindukannya sekarang terasa spt obat pahit. Ali tidak berakhir sbg pejuang muslim yg bangga. Dia berakhir seperti seekor singa tua, usang dan diabaikan, yg pelahan mengalah pada sekelompok hyena. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;IKHTISAR&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Muhammad mati, segalanya berubah. Ali yg sebenarnya, Ali sejati, muncul; muslim sebenarnya, muslim sejati, muncul. Tanpa kendali Muhamad, isi hati  mereka terkuak. Ali adalah manusia dgn sifat baik dan buruk. Tragisnya, racun Islam memperkuat sisi jahatnya. Ali tahu bagaimana mempertahankan kebutuhan eksternal Islam, tapi secara internal, ia sejahat orang lalim manapun. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kekalifahan Ali nampak seperti tragedi MAFIA. Dari pembunuhan Usman, Ali memikul bencana demi bencana. Ali ternodai oleh pembunuhan Usman, rebutan kekuasaan dgn rekan2nya, melawan istri tercinta Muhammad, Aisha, ditantang anak dari musuh keluarganya – Mu’awiyah. Ali mengalirkan darah puluhan ribu muslim, pasukannya sendiri mengkhianatinya. Akhirnya, ia terbunuh, dg cara lebih memalukan dari pembunuhan Usman. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;DISKUSI – CICIPI BUAH 'DA HAPPY FAMILY OF ISLAM'&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Mana kalau begitu buah kerohanian Islam ? Yg kita lihat selama ini adalah tokoh2 penting Islam menghasilkan perang, berbohong, pembunuhan, saling menuduh, mengkhianat, mencuri &amp;amp; benci. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mana kwalitas “kerohanian” Ali, Mu’awiyah, Ibn Abbas, atau Aisha ? Malah kita melihat keluarga rusak mirip GANGSTA2 yg begitu patuh akan segala ritual  BLING BLING tapi didalamnya, mereka bobrok dan miskin secara rohani. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mari kita rangkum beberapa buah yg kita telah lihat. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ALI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali adalah menantunya Muhamad. Ambisi egoisnya menghalalkan segala cara, bahkan menghadapkan Muslim pada sesama Muslim. Bukannya menindak para pembunuh Usman, ia berpihak pada para pembunuh. Setelah pura-pura tidak ingin menjadi Kalifah, sekali gelar itu diberikan, dia berpegang erat2 dg segala kekuatannya. Dia menjerumuskan ribuan Muslim pada kematian. Mereka dikorbankan demi kejayaannya. Dia tidak menunjukkan rasa terimakasih atas pengorbanan mereka. Ketika bertemu Kristen yang meninggalkan Islam karena mereka sadar bahwa Islam = agama mafia alias KILL BILL, dia menghabisi mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;IBN ABBAS&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibn Abbas adalah sepupu Muhamad. Ketika Ali mempertanyakannya mengenai manajemen provinsinya, Ibn Abbas berbohong. Ketika Ibn Abbas sadar bahwa Ali mempertanyakan pajak penduduk (yg notabene tidak adil, anyway !), ia malah cabut dgn segala harta yg sanggup dibawanya. Ketika dihadang sesama Muslim, Ibn Abbas malah membunuh mereka. Pembunuh, penipu dan maling ini belakangan dikenal sebagai Cendekiawan Islam Terbesar   ! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;AISHA&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dia adalah istri favorit Muhammad. Ia sumber ribuan riwayat Muhamad, yg dijadikan doktrin2 Islam. Tapi soal kerabatnya sendiri, Ali, rasa bencinya begitu dalam hingga ia bergembira atas kematiannya ! Perempuan yg digenjoti Muhamad saat anak2 ternyata balik menggenjoti anggota2 keluarganya sendiri. Mana rasa maaf, kasih, kerukunan dalam hatinya ? Inilah yg disebut 'Ummi Mukminin' ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;IBN ABU BAKR dan IBN UMAR&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini adalah anak2 dari dua kalifah pertama. Ibn Abu Bakr ikut serta dalam pembunuhan Usman – Dia salah seorang pemimpinnya. Ibn Umar kabur ke Syria ketika situasi mulai memanas di Hijaz. Keduanya saing bertempur satu sama lain. Ironis ! Apa isi Islam kalau anak2 Kalifah beriman ini saling mengasah pedang mereka pada leher sesama ? Anak2 ini adalah buah dari Islam. Perbuatan jasmani mereka ternyata diikuti oleh generasi2 berikutnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PERTANYAAN DAN KOMENTAR&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika Islam benar2 punya nilai spiritual/rohani bukankah seharusnya kita melihat karakter2 yg lebih baik dari ini? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seperti banyak orang saat ini yg menjadi Muslim dan meninggalkannya tidak lama kemudian, mereka sadar bahwa setelah bulan madu dgn Islam selesai, mereka akan memuntahkannya. Islam jauh lebih rusak dari yang mereka sadari. Islam tidak menawarkan ketuhanan, melainkan buah2 jasmani yg penuh darah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------- &lt;br/&gt;BIBLIOGRAFI &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), State University of New York Press, 1993&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-486684631061062482?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/486684631061062482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=486684631061062482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/486684631061062482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/486684631061062482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islams-royal-family-bagian-5.html' title='Islam&apos;s Royal Family Bagian 5'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-2808426048709114811</id><published>2007-05-15T23:16:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T23:23:42.182-07:00</updated><title type='text'>Islam's Royal Family Bagian 4</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Islam's Royal Family Part 4: ALI vs AISHA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;   http://answering-islam.org/Silas/rf4_ali_aisha.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Atau kalau mau baca dari situs Islam sendiri ttg Ali vs Aisha dgn lebih mendetil dlm : &lt;br/&gt;http://www.al-islam.org/restatement/61.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Terjemahan dlm bahasa Indonesia didapatkan dari : &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=10848&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;[QURAN 49.9] Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;[49.10] Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;[2] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PERANG SAUDARA : ALI vs Al Zuhayr &amp; Talha + Aisha&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Bukhari 7.458: &lt;br/&gt;Diriwayahkan Abu Bakra: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;….."Darah, harta benda dan kehormatan kalian adalah suci bagi kalian semua…. Kalian akan menjumpai TUhan kalian dan IA akan bertanya pada kalian ttg perbuatan kalian. Hati2 ! Jangan kalian sesat dgn saling memenggal leher kalian.." [3] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TOKOH2 KUNCI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ALI&lt;/strong&gt; — lihat Bab 2, 3 &amp;amp; 5 dari serial tulisan ini. Selama masa Muhamad, Ali telah menuduh Aisha berzinah (walau Aisha akhirnya terbukti tidak bersalah). Dlm bab ini, ia nampak menghadapi tantangan sesame Muslim terhdp kalifatnya. Ia dgn susah payah mencari pengikut, menghadapi fitnah dan kesulitan memulihkan wibawanya karena dipercaya terlibat dlm pembunuhan Kalif pendahulunya, Usman. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Vs &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;AISHA&lt;/strong&gt;— masihkah perlu diperkenalkan ? Karena dendamnya yg terus menyala terhdp Ali (akibat tuduhan zinah itu), ia memimpin pasukan melawan pasukan Ali dlm Perang Onta (Perang Jamal). &lt;br/&gt;Ini hadisnya ttg tuduhan zinah terhdp Aisha : &lt;br/&gt;http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/059.sbt. html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;AL-ZUBAYR &amp; TALHA&lt;/strong&gt; — Muslim2 terkemuka, teman2 dekat Muhamad, keduanya tidak suka pada Ali. Mereka dipaksa bersumpah setia kpd Ali, namun akhirnya memerangi Ali dgn berpihak pada Aisya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;MUAWIYAH&lt;/strong&gt;– Lebih jelasnya dlm Bab 5. &lt;br/&gt;Ali vs Muawiyah &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9754 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Medinah, 722M/32AH : tiga kelompok Muslim (orang Mesir, Basra &amp;amp; Kufa –Basra &amp; Kufa kini terdapat di Irak), berbaris menghadapi Usman di Medinah dan berakibat pada terbunuhnya Usman. Anehnya, masing2 kelompok Muslim diatas mendukung masing2 “Sahabat” yg ingin menjadi Kalif. Kaum Mesir mendukung Ali, orang Basra ingn Talha dan orang Kufa ingin Zubayr. Jelas diantara merekapun, tidak ada keserasian. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah terbunuhnya Usman, masy Muslim mulai bingung mencari pemimpin baru. Akhirnya di Medinah, ALI diangkat jadi Kalif. &lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian, masing2 kelompok Muslim mulai menyatakakan dukungan (janji setia) kpd Ali. Tetapi proses ini tidak berjalan dgn mulus….. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari the History of Tabari, Volume 16, [4] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu mereka membawa Sa’d, dan Ali mengatakan, “Berikan dukunganmu,” Namun ia jawab, “Saya tidak akan melakukannya sebeklum rakyat memberikannya, tetapi percayalah, tidak ada yg perlu kau khawatirkan dariku.” Ali mengatakan, “Biarkan ia pergi.” Lalu mereka membawa Ibn Umar, dan Ali mengatakan, “Berkan dukunganmu.” Dan ia menjawab, saya tidak akan melakukannya sebelum rakyat memberikannya.” “Bawa saya seorang penjamin,” kata Ali padanya. “Saya tidak melihat alasan mengapa,” jawab Ibn Umar. “BIARKAN SAYA POTONG KEPALANYA,”  kata al-Ashtar, yg dijawab oleh Ali, “Jangan, biarkan dia ! Saya yg akan jadi penjaminnya. Saya tahu; sbg lelaki dewasa kau sama kasarnya dgn ketika kau masih anak2.” (page 4). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Catatan: Ibn Umar adalah putera Kalif kedua - Umar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Lalu ia memanggil al-Zubayr dan Talhah. Ia mengundang mereka utk memberikan dukungan mereka padanya, tetapi Talhah menunda. Sambil menarik pedangnya, Malik al-Ashtar kemudian mengatakan, “Demi Allah! Sebaiknya kau memberikan dukunganmu, atau saya akan MEMENGGAL KEPALAMU.”  “Tidak ada jalan keluar dari sini,” kata Talhah dan ia memberkan dukungannya, yg kemudian diikuti dgn al-Zubayr dan lain2…… Beberapa waktu kemudian mereka menjelaskan, “Kami hanya melakukannya karena ingin menyelamatkan nyawa kami, karena kamu tahu, ia (ALI) tidak akan pernah memberikan dukungannya pada kami.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Talhah mengatakan, “Saya memberikan janji setia dgn pedang diatas kepala saya.” …. Rakyat memberikan janji setia kpd Ali di Medinah, tetapi tujuh lelaki hati2 dan tidak menyatakan kesetiaan mereka padanya. Mereka itu adalah Sad Waqqas, Ibn Umar, Suhayb, Zayd Thabit, Muhammad Maslamah, Salamah Waqsh, dan Usamah Zayd. (page 9). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kutipan2 diatas menunjukkan bahwa, bahkan Muslim2 yg paling tua dan terhormatPUN, keberatan atas Ali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, setelah Ali susah payah menuntut janji setia pada pengikutnya dan akhirnya menjadi Kalif, PROBLEMA lain masih menunggunya. Kelompok2 Muslim yg bekerja sama utk mendepak Usman, masih lalu lalang di Medinah. Mereka spt domba tanpa penggembala dan ingin membereskan persoalan, sesuai dgn keinginan mereka... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang Mesir mengatakan, “Terserah kalian, rakyat Medinah. Demi Allah, kami berikan kalian dua hari ! Kalau kalian tidak membereskannya (??tidak jelas, apa yg dimaksudkan disini), besok kami akan membunuh Ali, Talhah, dan al-Zubayr dan banyak lagi orang2 lain.” Penduduk menghadap Ali dan mengatakan, “Kami memberikanmu janji setia kami, karena kau melihat apa yg terjadi dgn Islam dan berapa banyak penderitaan kami dibawah para anggota keluarga.” ["anggota keluarga" = hasil nepotisme Usman]. (hal 13). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi, Ali menjadi Kalif dan para Sahabat dan penduduk menuntut keadilan atas pembunuhan Usman. Namun, pembunuh2 itulah yg saat ini memegang kekuasaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu, ketika Ali masuk ke rumahnya, Talhah dan al-Zubayr bersama dgn beberapa Sahabat, mengatakan: “Ali! Kami sudah memutuskan agar hukuman Allah diberlakukan. Orang2 ini berpartisipasi dlm kematian Usman dan oleh karena itu tidak berhak atas nyawa mereka.” “Teman2 saya,” jawab Ali, “Saya tahu apa yg kalian tahu, tetapi bgm saya dapat mengatasi orang yg memerintah kami dan bukan kami yg memerintah mereka ? Budak2 kalian sendiri memberontak dgn mereka, dan kaum Badui kalian bergabung dgn mereka. Mereka hidup bersama kalian, memaksakan kehendak mereka. Nah, dapatkan kalian melihat cara utk mencapai apa yg kalian mau ?” “Tidak,” kata mereka, “Betul,” jawab Ali. ... sebelum rakyat tenang dan kembali berpikir sehat, baru segala tuntutan bisa dibereskan. Berhentilah mengeluh pada saya … ” (hal 1. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun tidak semua Sahabat yg setuju dgn pendekatan Ali yg nampaknya tidak terburu2 menjatuhkan keadilan terhdp para pembunuh Usman. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Waktu berlangsung dan Ibn Abbas, (orang yg menuntut warisan Muhamad dan mengutuk Ali ketika tidak mendapatkan apa2), mengunjungi Ali. Abbas sudah menasehatkan Ali utk meninggalkan kota sebelum tewasnya Usman, tetapi Ali telah menolak nasehatnya... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibn Abbas mengatakan : “Apa yg seharusnya kau lakukan adalah pergi ke Mekah saat orang itu dibunuh atau bahkan sebelum itu, masuk rumahmu dan kunci pintumu. Maka, orang Arab yg marah akan mencari dukunganmu. Namun kini, ada diantara clan Umayyad [clan Usman], yg menyetujui pembalasan atas kematian Usman, yg mengatakan bahwa kau mengambil bagian dlm pembunuhannya itu. Mereka akan menyampaikan tuntutan sama dgn tuntutan orang Medinah … (hal 21). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tokoh lain dlm tragedy Muslim ini adalah MUAWIYAH (gubernur Syria). Ia menunggu dibelakang layar dgn tenang meninjau kearah mana politik Muslim ini. Ibn Abbas meramalkan peran Muawiyah kpd Ali ... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Kau tahu bahwa Muawiyah dan sekutu2nya adalah orang2 yg hanya peduli dgn hal duniawi,” kata Ibn Abbas, “dan kalau kau memberikan mereka jabatan, mereka tidak peduli siapa yg menjadi pemimpin mereka. ... Namun Ali tidak mengacuhkan nasehatnya dan mengatakan kpd Ibn Abbas, “Pergi ke Syria! Kau saya tunjuk jadi gubernur.” “Ini bukan keputusan baik,” jawab Ibn Abbas. “Muawiyah adalah pemimpin Banu Umayyah. Ia adalah putera dari adik ayah Usman (keponakan Usman) dan gubernur Syria. Saya tidak akan selamat dari upayanya memenggal leher saya sbg pembalasan atas Usman. Atau paling sedikit ia akan melempar saya ke penjara.” “Mengapa ?” Ali bertanya. “Karena kau dan saya berhubungan saudara, dan karena apa yg dituduhkan padamu, juga dituduhkan pada saya” kata Ibn Abbas ...(page 22). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali mulai panik, sadar bahwa Sahabat yg tidak menyukai dirinya akan menganggap dirinya bertanggung jawab atas pembunuhan Usman. Kini ia mencoba menyalahkan orang lain dan mengalihkan perhatian dari dirinya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Ali mengatakan … Demi Allah! Kami tahu bahwa mereka [Talha dan al-Zubayr] adalah orang2 yg membunuh Usman.” (hal 23). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… “Demi Allah! Saya akan memberikannya [Muawiyah] tidak lain dari PEDANG.” (page 24). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demikianlah latar belakangnya, hampir kesemua tokoh kunci telah diperkenalkan kpd anda. Anda lihat bahwa masing2 faksi terpecah2. Ada yg memberikan janji setia, ada yg menariknya kembali, sementara rakyat semakin getol menyerukan keadilan (baca : pelampiasan dendam). Saat ia memerintah, Usman tidak disukai, tetapi setelah mati, ada saja orang yg menuntut keadilan. Muslim2 pertama ini memang merepotkan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Papan catur sudah dipersiapkan. Masing2 siap pada posisinya. Talha dan al-Zubayr diijinkan meninggalkan Medinah. Dan karena janji setia mereka kpd Ali memang tidak tulus, maka mereka mengumpulkan pasukan utk melawan Ali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Utk menghadapi mereka, Ali kemudian muncul didepan pengikutnya dan berpidato ... “Talhah dan al-Zubayr DAN UMMUL MUKMININ [AISHA] bergabung utk menantang kekuasaan saya dan menyerukan kpd rakyat utk melawan saya… (hal 34). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Belum lagi selesai, Ali mendapatkan satu lagi musuh : Ibn Umar (putera Umar), Muslim yg sangat populer dan dihormati secara luas BERGABUNG DGN MUAWIYAH ! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Jadi : Ali vs Al Zubayr + Talhah + Aisha + Muawiyah (+Ibn Umar) … singkatnya : Muslim vs Muslim. Sedap !&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;AISHA&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi pukulan terbesar datang dari Aisha, wanita yg paling dicintai dan dihormati dlm Islam, kini secara terbuka menantang Ali. Di Mekah, ia berpidato berapi2, membakar semangat Muslim, menuntut keadilan dan balas dendam. Ia juga menuduh Ali terlibat dlm pembunuhan Usman. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anehnya, Aisha sendiri tidak terlalu suka Usman. Aisha bahkan menentang Usman secara terbuka, selama masa pemerintahnya. Malahan, ia setuju dgn terbunuhnya Ali... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Umm Kilab mengatakan kepadanya [Aisha], ‘Demi Allah! Bagaimana mungkin bahwa kau yg pertama yg paling suka menusukkan pisau kedlm Usman, kini mengatakan “Bunuh Na’thal, karena ia telah menjadi kafir.” (hal 52, 53). [Na’thal adalah julukan menghina bagi Usman, yg berarti “hyena”]. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi Aisha, seorang oportunis licik, menggunakan kesempatan ini utk melawan Ali. Dendamnya terhdp Ali karena pernah menuduhnya berzinah, kali ini bisa ia lampiaskan. Sbg akibat provokasi Aisha, clan Umayyad di Mekah mendukungnya melawan Ali. Talha, Zubayr, dan clan2 lain mengikutinya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya, perang baru dlm sejarah Islam dimulai kembali. Ali berbaris menuju Basra dan Aisha dan pasukannya menemuinya. Kedua pasukan mereka sampai berjumlah puluhan ribu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PERANG ONTA/ PERANG JAMAL/PERANG BASRA&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tempat : dekat Basra, 656M. Ini perang yg sangat sengit. Kedua pihak sama kuatnya. Aisha terus membakar semangat pengikutnya dan orang2 Ali bertempur spt singa. Mereka sama2 bengis dan keras. Hari itu mereka tidak takut mati. Akhirnya, perhatian beralih kpd Aisha. Ia duduk dalam tenda diatas ontanya (‘howdah’), memanas2i pasukannya. Orang2 Ali pelan2 mendekatinya namun orang2 Aisha melindunginya. Namun orang2 Ali lebih kuat dan membunuh lawan mereka. Akhirnya, howdahnya Aisha penuh dgn panah dan hampir membunuh Ummul Mukminin. Akhirnya, onta Aisha digantung; pengikutnya kalah. Dan Zubayr &amp;amp; Talha tewas dlm pertempuran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PS : http://en.wikipedia.org/wiki/Amr_ibn_Jarmouz Quote:&lt;br/&gt;Seseorang bernama Amr ibn Jarmouz &lt;strong&gt;&lt;span&gt;membunuh Zubair SAAT SEDANG SOLAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; !!!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;  ahhhh ... damainya Islam ! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Korban yg jatuh sangat tinggi … Sekitar &lt;strong&gt;10.000 Muslim mati ditangan sesama Muslim&lt;/strong&gt;. Setengahnya dari Ali dan setengahnya dari Aisha …. Dlm pertempuran ronda pertama, 5000 orang Basra tewas dan dlm ronda kedua, 5000 tewas, shg jumlah korban adalah : 10.000 orang Basra dan 5.000 orang Kufa. (hal 164). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menurut situs Islam http://www.ismaili.net/histoire/history03/history339.html&lt;br/&gt; Ada sejarawan yg mengatakan &lt;strong&gt;16.796&lt;/strong&gt; Muslim dari pasukan Aisha tewas dan &lt;strong&gt;1.070&lt;/strong&gt; dari pasukan  Ali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aisha akhirnya mengalah kpd Ali. Ali memperlakukannya dgn baik dan mengirimkannya ke Medinah, dibawah kurungan rumah. Ali masih sudi memaafkannya sampai orang2 yg mengejeknya dihukumnya. Aisha wafat pada usia 63. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Satu hal interesan : Ali mengangkat Muhamad b. Abi Bakr sbg gubernur Mesir (hal 184, 187). Muhamad b. Abi Bakr adalah salah seorang pembunuh Usman. Nampaknya, para pembunuh memang tidak mendapat ganjaran sepantasnya, shg kecurigaan terhdp Ali semakin meningkat. Jelas, bahwa pembunuhan Usman merupakan awal agresi Muslim vs Muslim &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;DISKUSI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lihatlah Buah Hasil Islam. Darah pengikut menderas di gurun pasir. Para pemimpin Islam, Sahabat2 terdekat (Radi Allahu Anhu) dan keluarga Muhamad sendiri merupakan awal pertumpahan darah ini. Bukannya mereka saling mengarahkan, memperkuat dan memakmurkan sesama Muslim dibawah naungan mereka, mereka malah dijadikan korban. Sang Ummul Mukminin "radhiyallahu anhum ajmain" memakan anak2nya sendiri ! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PS : Aisha sendiri melanggar aturan Quran  : &lt;br/&gt;http://www.shiachat.com/forum/lofiversion/index.php/t60150.html &lt;br/&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;[33.33] dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu ...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;Inilah “Royal Family” Muhamad. Mereka yg paling mengetahu isi Quran dan Muhamad luar-dalam, malah membawa bibit2 menghancurkan dlm Islam. Puluhan ribu pengikut mati. Para gembala telah menjerumuskan pengikut mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau Islam memang benar2 dari Tuhan, kalau Islam memang memiliki sejengkalpun nilai2 spiritual, bukankah Muslim2 ini mematuhi ajaran Muhamad utk tidak saling membunuh ? (Dan sebaliknya hanya membunuhi kafir saja ?) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Malah dalam satu generasi setelah matinya Muhamad, Muslim sudah saling cakar mencakar … dan ceritanya tidak selesai disini…. Sama sekali tidak. Bibit Islam sedang mengakar dalam hati para pengikutnya dan &lt;strong&gt;pesta Setan berikutnya masih akan menyusul&lt;/strong&gt;. Lihat bab berikutnya ! &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9754 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;--------------------------------------- &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;REFERENCES &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2) The Nobel Quran, translated by Dr. Muhammad Taqi-ud-Din Al-Hilali and Dr. Muhammad Muhsin Khan, published by Maktaba Dar-us-Salam, PO Box 21441, Riyadh 11475, Saudi Arabia, 1994 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Atau lihat : &lt;br/&gt;http://www.hashkalionline.de/qurani/indonezian/sura49.html &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3) Bukhari, Muhammad, “Sahih Bukhari”, Kitab Bhavan, New Delhi, India, 1987, translated by M. Khan &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4) al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), State University of New York Press 1993&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-2808426048709114811?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/2808426048709114811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=2808426048709114811' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2808426048709114811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/2808426048709114811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islams-royal-family-bagian-4.html' title='Islam&apos;s Royal Family Bagian 4'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-36967258852979119</id><published>2007-05-15T23:08:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T23:16:05.685-07:00</updated><title type='text'>Islam's Royal Family Bagian 3</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Islam's Royal Family Part 3&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.answering-islam.de/Main///Silas/rf3_uthman_murder.htm &lt;br/&gt;ISLAM’S ROYAL FAMILY &lt;br/&gt;by Silas &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;BAGIAN TIGA — &lt;span&gt;DARAH PADA QURAN!&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;USMAN dan THE ROYAL FAMILY&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Bukhari 1.622 &lt;br/&gt;Diriwayahkan Salim: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya mendengar Um Ad-Darda' berkata, "Abu Ad-Darda' memasuki rumah dlm keadaan marah. 'Apa yg membuatmu marah ?' Katanya, 'Demi Allah! Saya tidak melihat pengikut2 Muhammad melakukan hal2 baik (yg biasanya mereka lakukan sebelumnya) kecuali menawarkan solat bersama." (Ini terjadi dlm hari2 terakhir Abu Ad-Darda' selama kekuasaan 'Usman). [1] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Bukhari 5.50 &lt;br/&gt;Narrated 'Amr bin Maimun: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... saya melihat 'Umar bin Al-Khattab beberapa hari sebelum ia ditikam mati di Medinah. ... Pada hari ia ditikam, saya berdiri disana dan tidak ada siapapun antara saya dan dirinya (yi. Umar) kecuali Abdullah bin 'Abbas. ... Rakyat mengatakan (kpd 'Umar), "Hai Pemimpin kaum beriman ! Pilihlah seorang penerus." Umar mengatakan, "Saya tidak menemukan seorangpun yg pantas menduduki jabatan itu kecuali orang2 atau kelompok yg disukai Rasulullah sebelum ia wafat." Lalu 'Umar menyebut 'Ali, 'Usman, Az Zubair, Talha, Sad dan 'Abdur-Rahman (bin Auf) dan mengatakan, "Abdullah bin 'Umar akan menjadi saksi kalian, tetapi ia tidak akan berbagi dlm kekuasaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... Ketika ia (Umar) dimakamkan, kelompok (yg ditunjuk 'Umar) mengadakan pertemuan. Lalu 'Abdur-Rahman mengatakan, "Kurangi kandidat bagi jabatan penguasa itu sampai tiga orang saja." Az-Zubair mengatakan, "Saya menyerahkan hak saya kpd Ali." Talha mengatakan, "Saya memberikan hak saya kpd 'Uthman," Sad, 'Saya memberikan hak saya kpd 'Abdur-Rahman bin 'Auf." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;'Abdur-Rahman kemudian mengatakan (kpd 'Uthman dan 'Ali), "Kini siapa dari kalian yg rela menyerahkan hak kandidatnya agar ia bisa memilih yg terbaik diantara kedua kandidat (yg tersisa) …." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian kedua sheik (yi. 'Usman dan 'Ali) berdiam diri. 'Abdur-Rahman mengatakan, "Maukah kalian menyerahkan hal ini kpd saya dan saya yg akan memilih yg terbaik diantara kalian ?" Mereka mengatakan, "Ya." Akhirnya, 'Abdur-Rahman mengambil tangan salah satu dari mereka ('Ali) dan mengatakan, "Kau dari keluarga Rasulullah dan salah seorang Muslim paling dini …Kini saya meminta kamu utk berjanji demi Allah bahwa jika saya memilih kau sbg penguasa kau akan berlaku adil dan jika saya memilih 'Usman kau akan mendengarkan dan mematuhinya.” Lalu ia berpaling kpd 'Usman dan mengatakan yg sama kpdnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keitka 'Abdur-Rahman mendapatkan janji mereka, ia mengatakan, "Hai USMAN ! Angkatlah tanganmu." Jadi ia (i.e. 'Abdur-Rahman) memberinya ('Usman) janji setiap dan lalu 'Ali memberikannya janji setia dan seluruh rakyat (Medinah) memberinya janji setia. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Bukhari 5.358 &lt;br/&gt;Narrated Jubair bin Mut'im: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... Diriwayahkan Said bin Al-Musaiyab: Ketika perang saudara (dlm Islam) berlangsung karena pembunuhan 'Usman, tidak ada pendekar Badr yg selamat. Ketika perang saudara kedua berlangsung (perang Al-Harra), tidak ada dari para sahabat perjanjian Hudaibiyah yg selamat. Lalu perang saudara ketiga berlangsung dan tidak selesai sampai habisnya seluruh kekuatan rakyat. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TOKOH2 UTAMA&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;USMAN&lt;/strong&gt; — Usman adalah orang keempat yg memeluk Islam. Ia adalah teman terdekat Muhamad dan berasal dari clan ternama, Umayyad. Ia sangat sukses dan termasyur di lingkaran Mekah. Ia hidup spt aristokrat. Ia menikahi puteri Muhamad, Ruqaya. Menyusul kematiannya, ia menikahi puteri Muhamad lainnya — Um Kulthum. Usman akhirnya menjadi ketiga dari the “rightly-guided” Caliphs. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masa kekuasaannya diwarnai dgn nepotisme, mismanagement &amp; korupsi. Ia tidak disukai rakyat; ia mengelabui pemberontak dgn janji2 muluk, mencoba menyerang mereka tapi setelah ketahuan curang, ia dibunuh dgn mengenaskan oleh pemberontak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;ALI — lihat Bagian 2. &lt;br/&gt;Part 2 Abu Bakr, Ali, Abu Sofyan &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9755 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ZUBAYR&lt;/strong&gt; — lihat Bagian 2. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TALHA&lt;/strong&gt; — Muslim ternama, sahabat dekat Muhamad dan pemimpin masy Islam. Ada hadis yg menetapkannya di daftar Top 10 Muslim prominen. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;MUAWIYAH&lt;/strong&gt; — putera Abu Sufyan, (yg pada saat itu merupakan musuh utama Muhamad), pd saat ini ia gubernur ternama Syria. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saat Umar terbaring menanti detik2 kematiannya, (ia ditikam oleh budak yg mengaku telah ditipu oleh Umar), ia menemui para pemimpin utk memilih kalif baru. Ada berbagai macam kesaksian ttg mengapa dan bgm Usman dipilih sbg kalif, dan dewan pemilih ini tidak harmonis alias tidak satu pendapat. Tapi akhirnya Usman jugalah yg terpilih. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dgn berlangsungnya waktu, kepemimpinan Usman semakin semrawut. Tuduhan nepotisme, financial mismanagement, korupsi, elitisme dsb jatuh padanya. Pamor Usman pudar dgn cepat. Akhirnya, rakyat berontak dan tiga pasukan dari Mesir, Kufa, dan Basra, berbaris ke Medinah utk mendepak Usman. Bahkan putera yg diadopsi Usmanpun menentangnya. Dan buah Islampun semakin nampak disini... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PENERJEMAH MALAS MENERJEMAHKAN HADIS2 PANJANG dibawah ini, SILAHKAN BACA SENDIRI (yg mengerti bahasa Inggris). ATAU LANGSUNG SAJA KEBAGIAN ‘SUMMARY UP TO THIS POINT.’ &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari the “History of Al-Tabari”, volume 15, “The Crisis of the Early Caliphate” ... [4] &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;In this year (654), those who were alienated from Uthman b. Affan wrote to one another planning to gather together in order to confront him with those matters concerning which they were angry at him. (page 131). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;A body of Muslims gathered together to review the deeds and conduct of Uthman. They concurred in a decision to dispatch a man to speak to him and inform him of his blameworthy innovations. (pages 135, 136). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Ali, speaking to Uthman) &lt;br/&gt;Ali said, “I will tell you that everyone appointed by Umar was kept under close scrutiny by him. If Umar heard a single word concerning him he would flog him, then punish him with the utmost severity. But you do not do that. You have been weak and easygoing with your relatives.” “They are your relatives as well,” answered Uthman. Ali said, “By my life, they are closely related to me indeed, but merit is found in others.” Uthman said, “Do you know that Umar kept Muawiyah in office throughout his entire caliphate, and I have only done the same,” Ali answered, “I adjure you by God, do you know that Muawiyah was more afraid of Umar than was Umar’s own slave Yarfa?” “Yes,” said Uthman. Ali went on, “In fact Muawiyah makes decisions on issues without consulting you, and you know it. Thus, he says to the people, ‘This is Uthman's command.’ You hear of this, but do not censure him.” Then Ali left him and Uthman went out on his heels. (pages 142, 143). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;As for the Egyptians, they yearned for Ali as Caliph, while the Basrans desired Talhah, and the Kufans al-Zubayr. They all set out simultaneously. The people had disparate aims, and every faction was certain that it would obtain complete success to the exclusion of the other two. (page 160) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;When the dissidents reached their encampments, they wheeled around to attack the Medinese. They took the Medinese by surprise, and all at once the cry “God is most great!” was heard throughout the city. The dissidents occupied the sites of the encampments previously established by Ali, Talhah, and al-Zubayr and surrounded Uthman. “Whoever restrains his hand and does not resist us,” they announced, “will be secure.” (page 162). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Then the dissidents all rose up together and threw stones at the people until they had driven them from the mosque. They threw stones at Uthman until he fell unconscious from the pulpit. He was carried off and brought into his house. Now the Egyptians expected support from only three men among the Medinese, for these had been in correspondence with them: Muhammad b. Abi Bakr (Abu Bakr’s son), Muhammad b. Abi Hudhayfah, and Ammar b. Yasir. A certain group among the people prepared themselves to face death; among these were Sa’d Malik, Abu Hurayrah, Zayd b. Thabit, and al-Hasan b. Ali (Ali’s son). Uthman firmly instructed them to leave his house and they did so. Ali came back and entered Uthman’s presence after he had fallen form the pulpit, as did Talhah and al-Zubayr, and all three expressed their sorrow. Then they returned to their own homes. (pages 165, 166). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;So they (the dissidents) came to him (Uthman) and said, “Send for the Quran,” and he did so. Then they said, “Open to the ninth chapter.” ... Then Uthman recited it until he came to this verse: “Say: Have you considered the provision God has sent down for you, and you have made some of it unlawful, and some lawful? Say: Has God given you leave, or do you forge against God?” They told Uthman to stop and then said to him, “Have you considered the pasture rights that you set aside? Has God given you leave, or do you forge against God?” He replied, “Enough! This verse was revealed in connection with such and such a matter.” ... Then they began berating him with the verse and he would say, “Enough! It was revealed in connection with such and such a matter.” (page 167). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Then the Egyptian delegation went back satisfied, and while they were on the road back to Egypt, suddenly they noticed a rider coming up beside them and then leaving them behind. Then he came back toward them and again left them behind, scrutinizing them carefully. They said to him, “What are you doing?” Certainly you are engaged on some matter ... So they searched him, and there was a letter framed in Uthman’s words, with his seal upon it, to his governor in Egypt. It stated that he should crucify them or slaughter them or have their hands and feet alternately cut off. Then the Egyptians set out and came to Medina. (page 168, 169). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;The Egyptians returned to Uthman after having departed from him because a slave of his, riding one of his camels, overtook them carrying a letter to the governor of Egypt with orders to kill some of them and crucify others. When they came back to Uthman they said, “This is your slave.” He said, “My slave went without my knowledge.” They said, “It is your camel.” He responded, “He took it from the house without my orders.” They said, “This is your seal.” “It was forged,” he said. (page 185). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;When Uthman saw what had happened to him and how many of the people had been sent against him, he wrote Muawiyah b. Abi Sufyan in Syria: ... ”The Medinese have become unbelievers; they have abandoned obedience and renounced their oath of allegiance. Therefore send to me the Syrian soldiers who are at your disposal, on every camel you have, whether docile or stubborn.” When Muawiyah got the letter, he delayed action on it, for he did not wish to differ openly with the Companions of the Messenger of God, since he knew that they concurred on this matter. (page 185). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Then six hundred Egyptians marched on Uthman. The overall command was in the hands of Amr b. Budayl b. Warqa al-Khuzai, one of the Companions of the Prophet ... Their letter to Uthman contained the following statements: ... Know by God, that we have been angered for God’s sake, and that we find satisfaction in God. Know that we will not remove our swords form our shoulders until you come to us either with frank and unambiguous repentance or with outright falsehood. This is our statement to you, and this is our case against you. God will excuse us for our actions against you. Peace.” (pages 186, 187). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;When Uthman feared he would be killed, he consulted his advisers and the members of his family and said, “You see what the dissidents have done. What is the way out?” They counseled him to send for Ali….” &lt;br/&gt;Uthman sent for Ali, and when Ali arrived he said to him, “Abu Hasan, you see what the people have done and you know what I have done. I fear they may kill me. Send them away from me, and I swear to God that I shall requite them for everything they detest, and I will grant them justice against me or anyone else, even if my own blood be shed thereby. ... So Ali went out to the people and said, “O people you have demanded justice and now it is granted to you ... The people answered, “We accept it.” (pages 187, 188) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;... Uthman said, “Arrange a delay between them and me so that I will have time to act, for I cannot do away with the things they detest in one day.” Ali responded, There can be no delay concerning matters here in Medina. As to matters elsewhere, you may delay as long as it takes your orders to get there.” Uthman said, “All right, but give me a delay of three days for affairs in Medina.” Ali agreed. Then he went to the people and informed them of this. He wrote out a document between the people and Uthman that gave him a three day grace period to do away with every injustice and remove every governor they disliked. (page 188). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;But Uthman began preparing for war and gathering arms. He had already formed a strong army from among the slaves acquired as part of the Caliph’s one fifth share. When the three days had passes and he had done nothing to alter anything which was hateful to the people or to remove any governor, they revolted against him. (page 189). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;SUMMARY UP TO THIS POINT&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muslim diseluruh wilayah2 kekuasaan Islam semakin tidak suka dgn kekuasaan Usman. Sejumlah kelompok dari berbagai daerah bersatu dan berbaris ke Medinah utk mendepak Usman. Usman meminta bantuan dari berbagai gubernur tapi tidak seorangpun menanggapinya. Para pemberontak menghadap Usman dan tanpa tedeng aling2 menuntut agar ia bertobat dan memperbaiki pemerintahan negara. Usman berjanji dan pihak pemberontakpun percaya. Merekapun kembali ke daerah masing2. Namun dlm perjalanan pulang, mereka mencegat seorang pembawa pesan dgn surat kpd masing2 gubernur setiap wilayah. Pesan itu memerintahkan para gubernur utk menghukum atau membunuh para pemberontak. Para pemberontak kembali kpd Usman, kali ini mereka MUAAAARrrrahhhhh besar. Usman meminta nasihat Ali dan ia diberi waktu transisi utk memperbaiki pemerintahannya. Namun, bukannya ia mematuhi janjinya, ia malah sebaliknya mempersiapkan diri utk memerangi pemberontak, sambil berharap agar pengikutnya akan membentuk sebuah kelompok yg cukup kuat utk mengalahkan pemberontak. Malang bagi Usman, ia kehabisan waktu dan pihak pemberontak bergerak melawan Usman ... &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;DETIK2 AKHIR&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhammad b. Abi Bakr (putera Abu Bakr), datang dgn 13 orang dan menghadap Usman. Ia meraih jenggot Usman dan menarik2nya sampai giginya bergetar. Muhammad b. Abi Bakr mengatakan, “Muawiyah tidak bisa membantumu, Ibn Amir juga tidak, dan surat2mu juga tidak.” Usman mengatakan, “Lepaskan jenggot saya, putera kakak saya! Lepaskan jenggot saya !” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan Ibn Abi Bakr memberi tanda dgn matanya kpd salah seorang pemberontak. Ia datang pada Usman dgn panah besi berkepala lebar dan menancapkannya kedalam kepala Usman…. &lt;span&gt;&lt;strong&gt;Mereka mengelilinginya dan membunuhnya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.” (pages 190, 191). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhammad b. Abi Bakr menghampirinya dan kembali menarik jenggotnya lagi sambil mengatakan, “Kelakuanmu terhdp kami lain daripada kelakuan Abu Bakr.” Lalu mereka keluar dan meninggalkannya. Lelaki lain bernama ’the Black Death,’ maju dan mencekek Usman dan menampar mukanya. Dan ia keluar dan mengatakan, “Demi Alluah, saya belum pernah melihat sesuatu yg lebih lunak daripada lehernya. Demi Allah, saya mencekiknya dan saya melihat jiwanya bergetar dlm tubuhnya spt jiwanya jin.” Dan iapun keluar. (page 205). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seorang lelaki menghadap Usman yg sedang membaca Quran yg terletak didepannya dan ia mengatakan kpd lelaki yg beringas itu, “Buku Allah berada diantara kau dan aku.” Sang lelaki itu tidak peduli dan meraih pedangnya ; Usman melindungi dirinya dgn tangannya dan tangannya terpotong. … tidak jelas apakah ia memenggal tangannya atau melukainya tanpa memenggalnya. Dan ia mengatakan, “&lt;strong&gt;Demi Allah, ini tangan pertama yg jatuh pada Quran&lt;/strong&gt;.” (page 205). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bersiap2 menikam Kepala Usman &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu Amr b. al-Hamiq meloncat diatas Usman dan memencet dadanya – Usman dlm keadaan sekarat – dan menusuknya 9 kali. Amir mengatakan, “&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Saya menusuknya tiga kali bagi Allah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dan enam kali karena ia mengakibatkan kemarahan dalam dada saya.” (page 220). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para pemberontak berteriak, “Kuras kekayaan negara ! Tidak seorangpun boleh mendahuluimu !” Para penjaga Kekayaan Negara – yg terdiri dari dua kantong besar – mendengar mereka dan mengatakan, “Lari ! Orang2 ini hanya menginginkan barang2 duniawi.” Mereka lari dan para pemberontak sampai di Kas Negara dan menjarah segala isinya. (page 216). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;DARAH di tangan Muslim, dari dulu sampai sekarang : kalau bukan kafir, sesama Muslimpun saling membunuh. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;KESIMPULAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada saat Umar wafat, rakyat mulai bosan dgn aturan2 berat Islam. Setelah Usman menjadi Kalif, Muslim2 ternama mulai melancong ke luar negeri dan menemukan kenikmatan baru. Orang2 kecil ingin mendapatkan posisi dan kehormatan dan mendekati Muslim2 berposisi yg sebaliknya tidak keberatan dan mendorong praktek pungli terselubung ini. Praktek2 magis yg terlarang dan alkohol mulai dipraktekkan di Medinah, dan walau sebelumnya ditindas, kegiatan itu membara dibawah Usman, Kalif aristo yg lunak terhdp rakyatnya. Mereka tidak mampu menguasai diri ataupun nafsu mereka. Mereka menuntut lebih banyak. Usman menunjukkan favoritisme kpd teman2 dan saudara2 satu clan-nya dan menempatkan mereka di posisi2 kunci. Bahkan beberapa dari mereka ternyata pengkhianat dan menginginkan lebih banyak kekuasaan. Mereka tidak adil dan korup. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya, rakyat marah dan melawan Usman. Mereka muak dgn kelakuan Usman yg laknat dan tidak bertanggung jawab. Bahkan saat Usman menegosiasikan jangka waktu, ia membohong dan mempersiapkan perang. Suku2 Usman, Ali, Talha, Zubayr, Muwawiyah, dsb tidak melakukan apa2 utk membela Kalif mereka. Mereka tahu, bahwa begitu ia jatuh, giliran merekalah menjadi Kalif. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;DISKUSI DAN PERTANYAAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semakin kita mendalami sejarah Islam, gambaran menjadi semakin gelap dan semakin gelap dan akhirnya buram total. Dalam satu generasi saja setelah wafatnya Muhamad, kami melihat proses pematangan buah yg dihasilkan Islam. Darah Islam yg paling disayang nabi jatuh ditangan penguasa2 Muslim sendiri ! Musuh Islam paling parah adalah sesama Muslim ! Lihatlah sendiri apa yg terjadi dlm Darul Islam. Para sahabat terdekat Muhamad kini saling membunuh ! Orang2 yg berperang bahu membahu dlm hari2 permulaan Islam, kini saling menancapkan pedang kearah mereka sendiri. Darul Islam kini dirasuki korupsi moral, politik dan financial, dari Medinah sampai ke kawasan pinggiran. Putera sahabat terdekat Muhamad barusan saja telah membunuh orang keempat yg dipercaya sbg pengikut Muhamad – Usman, sang Kalif ! Penguasa tertinggi Darul Islam baru saja dibantai di rumahnya sendiri dan masy Islam bersikap tidak tahu menahu. Sejelek apapun ia, rakyat sudi membelakangi penguasa mereka. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bayangkan kalau dlm agama Kristen, Santo Yohanes bersekongkol utk membunuh Santo Petrus ? Bisakah kau membayangkan hal ini ?! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;BUAH2 ISLAM&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;1) KEBENCIAN DAN PEMBUNUHAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Lihat diatas &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;2) KETIDAKPEDULIAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Sesama Muslim yg masyur dibawah Usman tidak peduli dgnnya. Orang tua yg sedang sekarat diejek, ditampar, dicekik, diamblas tangannya, digencet dadanya dan kepalanya ditikam saat membaca Quran ... dan tidak seorangpun angkat suara.  Isterinya luka2 parah mencoba menyelamatkannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;3) KORUPSI MORAL&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Dlm kurang dari 15 tahun&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, masy Islam menunjukkan kemampuan mereka berkorupsi; mereka suka kekuasaan, kekayaan, saling benci &amp;amp; saling mengkhianati. (So, apa yg berubah ?? Sama khan dgn Muhamad ??) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KOMENTAR&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Dalam kurang dari satu generasi saja, masy Islam bak gerombolan anjing kanibal yg saling menerkam. Korupsi spiritual mengakar dari Kalifat dan kini kematian spiritual itu melahirkan buah2 yg bisa dilihat dari Darul Islam sekarang ini. Bukankah ini menunjukkan kepadamu sifat Islam sebenarnya ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;i&gt;Catatan :&lt;/i&gt;&lt;br/&gt;Ency. of Islam [5] mengatakan bahwa akhir berdarah masa Usman dan periode perang sipil dlm Islam&lt;strong&gt; jarang&lt;/strong&gt; dibahas sejarawan Muslim. Mereka malu dgn lembaran sejarah Islam ini. (ali5196: Dan sulit mereka mencari kambing hitam, karena saat itu Yahudi di Medinah sudah dibantai habis dan AS serta Palestina belum eksis). Tidak mudah memang menghadapi kemunafikan masy Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;----------------------------------- &lt;br/&gt;REFERENCES &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1) Bukhari, Muhammad, “Sahih Bukhari”, Kitab Bhavan, New Delhi, India, 1987, translated by M. Khan &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3) The Nobel Quran, translated by Dr. Muhammad Taqi-ud-Din Al-Hilali and Dr. Muhammad Muhsin Khan, published by Maktaba Dar-us-Salam, PO Box 21441, Riyadh 11475, Saudi Arabia, 1994 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4) al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), State University of New York Press 1993 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5) Encyclopedia of Islam, published by Brill, Leiden, Netherlands&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-36967258852979119?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/36967258852979119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=36967258852979119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/36967258852979119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/36967258852979119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islams-royal-family-bagian-3.html' title='Islam&apos;s Royal Family Bagian 3'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-6072218966132487083</id><published>2007-05-15T23:00:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T23:06:26.917-07:00</updated><title type='text'>Islam's Royal Family Bagian 2</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ISLAM’S ROYAL FAMILY PART TWO&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;by Silas &lt;br/&gt;http://www.answering-islam.org/Silas/rf2_newking.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Raja2 baru : ABU BAKR, ALI, &amp; ABU SUFYAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=9755&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Muhamad mati karena racun, Muslim bingung siapa yg akan jadi pemimpin mereka. Abu Bakr menjadi Kalif, segera setelah Muhamad mati. Tapi perjalanannya ke tampuk pimpinan Islam ini tidak mulus. Tidak semua Muslim sepakat bahwa ia patut menjadi Kalif. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(Note 1: lihat http://answering-islam.org/Silas/mo-death.htm, [3], ttg detil ko-itnya Muhamad). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali tadinya menolak utk sumpah setia kpd Abu Bakr, karena ia sendiri berminat pada posisi Kalif. Ini kata2 Ali spt yg direkam Tabari, volume 16, page 51 [al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), State University of New York Press 1993]: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;‘Nabi wafat dan saya tidak melihat ada orang yang lebih pantas bagi tampuk pimpinan selain saya, namun rakyat menyatakan kesetiaan kpd Abu Bakr, shg saya menurut. Lalu Abu Bakr wafat, dan saya tidak melihat ada orang yg lebih pantas bagi tampuk pimpinan selain saya. Namun rakyat menyatakan kesetiaan kpd Umar, dan saya menurut. Lalu Umar wafat dan saya tidak melihat ada orang yg lebih pantas bagi tampuk pimpinan kecuali saya. Tetapi mereka hanya memberikan saya satu dari enam suara, dan rakyat menyatakan kesetiaan kpd Usman, dan sekali2 lagi saya menurut.’ &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada juga tokoh lain yg menentang Abu Bakr, tapi alasannya berbeda. Kami perlu analisa sikap serta kata2 para Muslim terkemuka yg tidak setuju dgn naiknya Abu Bakr ke tahta Islam. Ini cuma cerita sampingan, tapi dampak sejarahnya menghantui seluruh peradaban Islam sampai detik ini. Orang2 ini merupakan buah hasil Islam. Mari mencicipi buah itu dan pelajarilah ……. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TOKOH2 KUNCI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ABU BAKR&lt;/strong&gt; – Kalif pertama (penguasa paling tinggi) empire/kerajaan Islam dan yg pertama dari keempat Kalif “yg diridhoi” (the rightly guided Caliphs). Ia merupakan sahabat Muhamad terdekat dan menjadi kalif pertama segera setelah matinya Muhamad. Ia juga ayahnya Aisya yg meminta Muhamad utk menunda pernikahan sampai &lt;strong&gt;Aisya berusia 9&lt;/strong&gt; dan Muhamad berusia &lt;strong&gt;53 &lt;/strong&gt;!). Ia hanya berkuasa dua tahun karena mati. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ALI&lt;/strong&gt; – Menantu Muhammad yg menikahi puteri Muhamad, Fatima. Ali merupakan Muslim yg kuat perang yg memenangkan sejumlah perang penting bagi Islam. Ali memeliki dua putera: Hasan dan Husein. Ali diperkirakan menjadi kalif keempat dan terakhir dari the “rightly guided Caliphs”. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;strong&gt;ABU SUFYAN&lt;/strong&gt; – Abu Sufyan adalah salah seorang MUSUH terbesar Muhamad. Ia pemimpin kaum Mekah dan berasal dari satu suku penting Mekah. Ia pemimpin pasukan Mekah ketika mereka dikalahkan Muslim di Uhud. Dlm perang itu, Muhamad mengalami luka berat yg membekas. Abu Sufyan menunjukkan kegirangannya dlm membunuh begitu banyak Muslim dan mengejek kemenangan Muhamad. Muhamad pernah mengirim orang utk menghabisi Abu Sufyan, tetapi mereka gagal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Muhamad berkuasa dan bergerak melawan Mekah, Abu Sufyan menemuinya. Abu Sufyan dipaksa utk masuk Islam, atau diancam dgn pembunuhan ditempat (tadinya ia dijanjikan utk diberikan perlindungan, namun spt biasanya, pihak Muslim berubah pikiran). Abu Sufyan tiba2 sadar bahwa Muhamad memang nabi ! Beberapa waktu kemudian, setelah Muhamad menang atas Mekah, ia memberikan Abu Sufyan sejumlah hadiah bernilai tinggi yg membuat marah Muslim2 lain. Sufyan juga diangkat sbg wakil Muhamad atas kota Kristen, Najran. Abu Sufyan terbiasa dgn kekuasaan dan ia memang menyukainya. Ia mengerti kekuasaan dan bersikeras bahwa putera2nya akan meraih kekuasaan dlm masy Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;strong&gt;AL-ZUBAYR&lt;/strong&gt; – Muslim ternama dan sahabat Muhamad terdekat serta murid paling berdedikasi. Ia memainkan peran penting dgn Ali. &lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad mati. Diperlukan pemimpin baru. Dari “The History of Tabari”, volume 9: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ia, rasulullah, mati pada siang hari, hari Senin, hari kedua Rabi I. Sumpah setia diberikan kdp Abu Bakr pada hari Senin, pada hari yg sama wafatnya nabi. (page 184). &lt;br/&gt;Umar berdiri mengatakan, “Siapa diantara kalian yg akan setuju utk memilih Abu Bakr yg diberikan keutamaan oleh nabi ?” dan ia memberikannya sumpah setia. Rakyat mengikuti [Umar]. Kaum Ansar mengatakan, atau beberapa dari mereka mengatakan, “Kami tidak akan memberikan sumpah setia kpd siapapun [kecuali] kepada] Ali.” (page 186). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Umar mengulurkan tangan Abu Bakr sambil mengatakan, “Kuasa saya adalah bagimu dgn kekuatanmu,” dan rakyat memberikan sumpah setia. …. Al-Zubayr mencabut pedangnya sambil mengatakan, “Saya tidak akan memasukkan pedang saya sebelum sumpah setia diberikan kpd Ali.” Ketika berita ini sampai pada Abu Bakr dan Umar, Umar mengatakan, “Pukul dia dgn batu dan rebut pedangnya.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(1) Dikatakan bahwa Umar bergegas [ke tempat peristiwa itu], menjemput mereka secara paksa [sambil mengatakan kpd mereka bahwa mereka harus memberikan sumpah setia mereka, secara suka rela atau tidak.] Akhirnya mereka menyatakan sumpah setia. (pages 188, 189). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Note 1 mengatakan, Zubayr berada di rumah Fatimah’ (isteri Ali, puteri Muhamad). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah Abu Bakr selesai dgn pernyataannya, seorang lelaki dari Ansar mengatakan, … “Biarkan kami memiliki seorang pemimpin dari [golongan] kita sendiri dan seorang pemimpin dari [golongan]mu, wahai lelaki Quraysh.” [Umar] mengatakan, “Suara2 mulai rebut dan pernyataan2 semakin panas. Saya mengkhawatirkan ketidaksetujuan [total] shg saya mengatakan kpd Abu Bakr, “Ulurkan tanganmu [shg] saya bisa memberikan sumpah setia saya.” Ia melakukannya dan kemudian menyusullah kaum Mahajirun yg kemudian diikuti dgn kaum Ansar. [Dgn melakukan itu] kami loncat diatas Sa’d b. Ubadah (? who ???) shg kami dapat membunuhnya. Saya mengatakan, “[Semoga] Allah membunuhnya !” Ya Allah, tidak ada yg lebih perkasa ketimbang memberikan sumpah setia kpd Abu Bakr. Kami khawatir bahwa tanpa pemberian sumpah setia, persetujuan tidak akan pernah dapat tercapai dikemudian hari. Entah kami mengikuti Ansar yg kami tidak sukai, atau menentang mereka, yg akan membawa pada kekacauan [fasad].” (page 194) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KEDUA ABU: ASAL MULA CEKCOK &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;Kini, Tabari mengalihkan perhatian kpd sikap Abu Sufyan terhdp Abu Bakr dan jabatan barunya sbg Kalif. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu Sufyan mengatakan kpd Ali, “Ada apa ? Sampai kekuasaan diberikan kdp suku Quraysh yg paling tidak dikenal ? Demi Allah, jika kau mau, saya akan mengisi [seluruh ruangan ini] dgn lelaki dan kuda.” Ali menjawab, “Ya Abu Sufyan, sudah lama kau berperang melawan Islam dan Muslim, tetapi kau tidak mampu melukai mereka. Kami merasa Abu Bakr pantas menyandang otoritas ini.” (page 198). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika orang berkumpul utk memberikan sumpah setia kdp Abu Bakr, Abu Sufyan datang dan mengatakan, “Demi Allah, saya melihat awan berasap, yg tidak akan hilang kecuali dgn darah. Wahai keluarga Abd Manaf, dimana Abu Bakr yang menjadi pemimpin urusanmu ! Dimana Ali dan al-Abbas, dua orang lemah dan rendah ? Ia mengatakan kpd Ali, “Wahai Abu Hasan, ulurkan tanganmu shg saya bisa memberikanmu sumpah setia,” namun Ali menolak, dan ia (Abu Sufyan) mulai memgutip bait2 syair al-Mutalammis: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“No one remains in a state of ignominy that is intended &lt;br/&gt;For him, except the two despicable things: a domestic ass &lt;br/&gt;And a wooden peg {of a tent} &lt;br/&gt;The former is turned back to his state of ignominy by a &lt;br/&gt;Piece of worn-out rope, while the latter’s head is broken &lt;br/&gt;and no one mourns.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(“Tidak ada mahluk berada dlm keadaan hina, kecuali kedua mahluk jijik ini : keledai dan kayu pematok tenda. Yg satu dikembalikan kdp keadaan hinanya lewat tali usang, yg lainnya karena kepalanya pecah, dan tak seorangpun menangis.”) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali menegurnya dgn mengatakan, “Ya Allah, kau hanya ingin mengakibatkan kericuhan. Sudah lama kau mengharapkan yg terjelek bagi Islam. Kami tidak perlu nasehatmu.” (Page 199). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika sumpah setia diberikan kpd Abu Bakr, Abu Sufyan mengatakan kpd Ali dan al-Abbas, “Kalian kedua mahluk jijik,” dan mulai mengutip syair: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“A domestic ass knows the disgrace, &lt;br/&gt;but a free man and a well-built camel, soft in the joints, detest it. &lt;br/&gt;No one bears an unjust state that is intended for him, &lt;br/&gt;except the two despicable things: a domestic ass and a wooden peg. &lt;br/&gt;The former is turned back to his state of ignominy by a &lt;br/&gt;piece of worn-out rope, while the latter’s head is broken &lt;br/&gt;and no one mourns.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;(“Keledai tahu akan keadaan hinanya, namun lelaki bebas dan onta sehat membencinya. Tidak seorangpun suka akan ketidakadilan terhdp diri mereka kecuali kedua mahluk hina : keledai dan kayu pematok tenda. Yg satu dikembalikan kpd keadaan hinanya dgn tali usang, yg lainnya dgn patahnya kepalanya, dan tak seorangpun menangisinya.”) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;SUMMARY&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhammad mati. Muslim tidak dapat setuju siapa yg akan jadi penerus. Kaum Ansar mulai menunjuk pemimpin dari clan mereka sendiri tapi mereka dicegat Umar dan Abu Bakr. Umar mengambil inisiatif dan mengusulkan Abu Bakr sbg Kalif. Cekcok lagi dan perang berdarah hampir terjadi kalau Umar tidak mengambil tindakan drastic dgn dimuka umum memberikan sumpah setianya yg kemudian disusul oleh Muslim2 lain. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali dan Zubayr dipaksa utk memberikan sumpah setia mereka. Abu Sufyan mengatakan kpd Ali bahwa ia bisa menyusun pasukan utk menghalangi Abu Bakr jadi Kalif tapi Ali menolak. Zubayr bahkan rela membunuh Ali. Ali sangat ingin menjadi Kalif, tetapi pada saat ini belum mau menumpahkan darah. Abu Sufyan sangat tidak suka bahwa orang dari suku tidak dikenal dari Mekah kini harus berkuasa diatas dirinya dan clan-nya. Sufyan meramalkan perang berdarah dimasa depan tapi kekhawatirannya tidak digubris. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KARAKTER dan SIFAT tokoh2 dlm Islam &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1) KEBANGGAAN DAN KESOMBONGAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dlm hatinya, Sufyan menolak Abu Bakr sbg Kalif hanya karena ia datang dari clan rendah. Sufyan menganggap hina Abu Bakr; dan Sufyan tidak sudi mendapatkan perintah dari orang2 hina/rendah. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dlm hatinya, Sufyan tahu bahwa pemilihan Abu Bakr sbg Kalif akan mengakibatkan perang berdarah. Sufyan melirik pada kursi kekuasaan dan merupakan seorang politisi jitu. Ia tahu bgm mencapai tampuk kekuasaan dan bgm menaruh kedua puteranya dlm posisi politik utk menjamin sukses dan kekuatan familinya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;2) PEMBERONTAKAN &lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Ali terpaksa memberikan sumpah setia kpd Abu Bakr. Dlm hatinya, ia menolak Abu Bakr – sahabat Muhamad paling dekat dan paling dipercaya. Ia terpaksa menurut saja. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KOMENTAR DAN PERTANYAAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sejak masa permulaan Islam, kami sudah melihat sifat2 dengki para tokoh Islam. Sifat2 ini ; benci, iri dan rela membunuh sesama sangat berakar dlm hati para pemimpin Islam. Ingat bahwa mereka menyandang julukan ‘the rightly guided Caliphs.’ (Kalau mereka ini dianggap sbg pemimpin2 yg paling bijaksana, bgm dgn pemimpin yg kurang bijaksana ???). Motivasi mereka mudah terlihat : kekuasaan dan kekayaan. Dan inilah yg akhirnya berdampak buruk pada masy Islam sampai detik ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukannya mereka harus memiliki rasa persaudaraan ? Atau rasa saling cinta ? Kalau ‘the rightly guided Kalif’ macam Zubayr saja rela membunuh agar pilihannya, Ali, menjadi Kalif, bgm dgn Musli2m yg&lt;strong&gt; kurang&lt;/strong&gt; ‘rightly guided’ ? Dan mengapa Ali sampai harus dipaksa utk bersumpah setia pada orang yg begitu disayang nabinya ? Bahkan di tempat2 lain didunia, bahkan di sistim2 pemerintahan kafir, pemilihan pemimpin lebih bersifat beradab dan bersahabat daripada kelakuan pada Kalif Islam. Kalau Islam memang agama yg memberikan kenyamanan spiritual, mengapa contoh yg diberikan penerus2nya begitu jelek ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;   &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-6072218966132487083?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/6072218966132487083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=6072218966132487083' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6072218966132487083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/6072218966132487083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islams-royal-family-bagian-2.html' title='Islam&apos;s Royal Family Bagian 2'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-8415559008036084080</id><published>2007-05-15T22:49:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T23:00:07.081-07:00</updated><title type='text'>Islam's ROYAL FAMILY</title><content type='html'>&lt;span&gt;ISLAM’S ROYAL FAMILY (bagian 1-6)&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;by Silas &lt;br/&gt;http://answering-islam.org/Silas/rf1_mhd_wealth.htm&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=10144&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;BAGIAN PERTAMA: KEKAYAAN MUHAMAD &lt;br/&gt; FATIMA, ALI, AND IBN ABBAS &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau Islam memang benar, bgm pengaruhnya terhdp Sahabat2 terdekat dan orang2 yg paling dicintai Muhamad ? Bagaimana Muslim2 yg paling diridhoi Islam ini bertindak menangani masalah2 spiritual ataupun kenegaraan ? Mari kita lihat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hadith of Sahih Bukhari, 2.428: [3] &lt;br/&gt;Narrated 'Uqba bin 'Amir: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"... Demi Allah! Saya tidak takut bahwa setelah kematian saya, kalian akan memuja [dewa] lain selain Allah, tetapi saya khawatir kalian akan saling sengketa demi hal2 duniawi." &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;TOKOH2 KUNCI&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ABU BAKAR&lt;/strong&gt; – Kalif pertama Darul Islam dan yang pertama dari keempat&lt;br/&gt;“rightly guided” Kalif. Ia menjadi Kalif setelah kematian Muhamad, sahabat terdekat Muhamad. Ia adalah ayah Aisha, pengantin paling muda Muhamad ( http://answering-islam.org/Silas/childbrides.htm [4]). Dgn perang, Abu Bakr memulai Darul Islam, padahal ia hanya berkuasa selama dua tahun. Ia wafat setelah itu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;UMAR&lt;/strong&gt; – Kalif kedua. Sahabat terdekat kedua Muhamad. Ia berkuasa selama 12 tahun. Lewat serangan2nya terhdp negara2 non-Islam, ia memperluas kekuasaan Islam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ALI&lt;/strong&gt; – menantu Muhamad yg menikah dgn Fatima, puteri Muhamad. Ali juga jago perang. Ali adalah keempat dari the “rightly guided Caliphs.” Ali berputera dua :&lt;br/&gt;Hasan dan Husein. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;FATIMAH&lt;/strong&gt; – salah seorang puteri Muhamad, menikah dgn Ali. Ia mati 6 bulan setelah matinya Muhammad.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;IBN ABBAS&lt;/strong&gt; – sepupu Muhamad. Ia menjadi salah seorang pakar Islam terbesar.&lt;br/&gt;The “Reliance of the Traveler” [5] menyatakan bahwa ia meriwayahkan 1660 hadis, menyumbang banyak bagi exegesis (penjelasan) Quran dan Kalif Umar sering menggunakannya bagi urusan hukum. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lewat ancaman, intimidasi dan pemerasan terhdp suku2 negara tetangga, Muhammad mengumpulkan harta luas. Tapi ia tidak hidup foya2. Ia sangat berdisiplin dgn menggunakan kekayaannya bagi keperluan pengikutnya yg miskin dan berperang melawan NON-Muslim. Sebelum mati, Muhamad menyatakan bahwa ia akan mengikuti langkah nabi2 terdahulu dan TIDAK akan meninggalkan warisan kpd keluarganya. Kekayaannya TIDAK boleh dibagikan kpd para anggota keluarga, namun harus disalurkan spt biasanya, kecuali bagi keperluan finansial isteri2 dan budak2nya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad mati dan Abu Bakar diangkat jadi pemimpin dan pada detik itu juga timbullah taktik2 persekongkolan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sejumlah anekdot dibawah ini diambil dari “Kitab al-Tabaqat al-Kabir, (Book of the Major Classes), Volume 2, by Ibn Sa’d, pages 391 – 394: [6]) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;WARISAN NABI DAN HARTA BENDA YG DITINGGALKANNYA&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;Rasulullah mengatakan, “Dinar dan dirham (uang) tidak boleh dibagikan diantara para pewaris, apa yg saya tinggalkan dimaksudkan bagi zakat setelah dikurangi keperluan sehari2 isteri2 dan budak2 saya. (pages 391, 392). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Fatimah datang kpd Abu Bakr dan menuntut bagian warisannya. Al-Abbas datang kpdnya dan meminta bagian warisannya. Ali datang dgn mereka. Abu Bakr menjawab, “Rasululah mengatakan, “Kami tidak meninggalkan warisan, apa yg ditanggalkannya adalah utk sadaqah.” …&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ali kemudian menanggapi, “&lt;strong&gt;Sulayman mendapat warisan dari Daud dan Zakariah memberikan warisan kpd Yohanes Pembaptis &lt;/strong&gt;!)’”. Abu Bakr mengatakan, “Memang begitulah ketentuannya. Demi Allah! Kau tahu apa yg saya tahu.” Ali menjawab, “Ini buku Allah yg berbicara.” Lalu mereka berdiam dan kembali ke tempat masing2. (page 393). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu Bakr mengatakan, “Rasulullah mengatakan, “Kami tidak meninggalkan warisan. Yg kami tinggalkan akan diberikan bagi sadaqah. Anggota keluarga Muhamad akan mendapat bagian dari uang ini. Demi Allah! Saya tidak akan merubah distribusi sadaqah Rasulullah. Saya akan membagikannya sesuai dgn perintah Rasulullah. Jadi Abu Bakr menolak utk memberikan apapun Fatimah. Akibatnya, Fatimah marah dgn Abu Bakr. Ia tidak berbicara padanya sampai ia mati. Fatimah mati 6 bulan setelah matinya rasulullah. (page 392) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hadis2 Sahih Muslm, [7], juga menyatakan yg sama dlm :&lt;br/&gt;Sahih Muslim, Book 019, Number 4355, dan Sahih Muslim Book 019, Number 4351: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu Bakr kemudian mati dua tahun setelah menjadi Kalif dan setelah itu UMAR menjadi kalif. Namun Ali dan Ibn Abbas tidak pernah berhenti mempersoalkan warisan : mereka tetap ingin uang mereka. Sahih Muslim mendetilkan konflik ini … &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Muslim, Book 019, Number 4349: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abbas mengatakan (kpd Umar): Panglima Kaum Beriman, putuskanlah (perselisihan) antara saya dan pembohong berdosa, pengkhianat dan tidak jujur ini … (baca : ALI) 'Umar mengatakan: Tunggu dan bersabarlah. Tidakkah kalian tahu bahwa Rasulullah mengatakan bahwa :" Kami (nabi2) tidak memiliki pewaris dan apapun yg kami tinggalkan adalah buat sedekah" ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… (Lalu) Umar mengutip ayat Quran :"Apa yg diberikan Allah kpd rasulNya dari (harta benda) rakyat perkotaan adalah bagi Allah dan rasulNya"…. Umar melanjutkan: Rasulullah mendistribusikan kpd kalian harta benda yg ditinggalkan Banu Nadir (&lt;span&gt;setelah mereka diserang &amp; dijarah Muslim&lt;/span&gt;) ... Rasulullah menggunakan penghasilan ini utk menutupi belanja tahunannya dan apa yg tersisa akan disimpan di Bait-ul-Mal. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Ketika Rasulullah mati, Abu Bakr menjadi penerus Rasulullah. Kalian berdua datang utk &lt;strong&gt;menuntut bagian kalian dari harta yg ditinggal Rasulullah&lt;/strong&gt;. (Merujuk kpd Hadrat 'Abbas), Umar mengatakan: Kau menuntut bagianmu dari keponakanmu, dan ia ('Ali) menuntut bagian harta benda ayah isterinya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Abu Bakr tidak mengijinkannya dan kalian menganggapnya seorang pembohong, pendosa, pengkhianat dan tidak jujur. ... Ketika Abu Bakr mati, saya menjadi penerus Rasulullah dan Abu Bakr, dan kalian menganggap saya pembohong, pendosa, pengkhianat dan tidak jujur….Kalau kalian mau, maka syaratnya adalah kalian harus patuh kpd perjanjian dgn Allah bahwa kalian akan menggunakannya sesuai dgn apa yg dilakukan Rasulullah (bagi sedekah)… Kalau tidak, kembalikan harta benda itu kpd saya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahih Muslim, Book 019, Number 4354: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;… Hadiah zakat bagi Medinah diberikan 'Umar kpd 'Ali dan Abbas, namun 'Ali memegang harta benda itu sbg harta benda eksklusifnya. Dan &lt;strong&gt;harta benda yg didapatkan dari Khaibar dan Fadak&lt;/strong&gt; (&lt;span&gt;baca : dari hasil jarahan terhdp Khaibar dan Fadak&lt;/span&gt;) dipegang 'Umar sendiri dan mengatakan: Ini adalah pemberian Rasulullah. Ini akan digunakan utk melunasi segala tanggung jawab dan segala hal darurat. Dan managemen mereka harus dlm tangan mereka yg menangani urusan (negara Islam). Periwayah mengatakan: Mereka dipergunakan dgn demikian sampai hari ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sunan Abu Dawud, [8], menambahkan hal2 berikut… &lt;br/&gt;Sunan Abu Dawud, Book 19, Number 2961: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Diriwayahkan Umar ibn al-Khattab: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Malik ibn Aws al-Hadthan mengatakan: Umar mengatakan bahwa Rasulullah menerima tiga hal bagi dirinya sendiri secara eksklusif : (harta) Banu an-Nadir, Khaybar dan Fadak. Harta benda Banu an-Nadir dipegang utk keperluan darurat, Fadak bagi pelancong dan Khaybar dibagikan Rasulullah dlm tiga bagian: dua bagi Muslim dan satu bagi keluarganya. Jika ada yg tersisa dari uang bagi keluarganya, ia akan membagikannya antara para Emigran miskin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan “The History of Tabari” [9] juga memberikan data2 yg bertentangan… &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Fatimah dan al-Abbas datang pada Abu Bakr menuntut bagian warisan mereka. Mereka menuntut tanah Rasulullah di Fadak dan bagiannya dari harta Khaybar. Abu Bakr menolak. Fatimah memusuhinya dan tidak bicara dgnnya sampai ia mati. Ali menguburnya pada malam hari dan tidak mengijinkan Abu Bakr menghadiri pemakamannya. Ketika Fatimah masih hidup, Ali dihormati rakyat. Setelah isterinya mati, perhatian mereka berpaling darinya. Seorang lelaki bertanya kpd al-Zuhri, “Apakah Ali tidak memberikan sumpah setianya selama enam bulan ?” “Tidak, dan tidak seorangpun dari Banu Hashim melakukannya kecuali setelah Ali memberikan sumpah setianya,” katanya. (pages 196, 197). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Note 1 menyatakan: “Ini adalah langkah pertama dan paling penting yg diambil Abu Bakr dan Umar dlm upaya mereka mendepak Banu Hashim dan khususnya Ali dari kekuasaan prerogatif dlm kepemimpinan Muslim. Menuntut warisan berdasarkan hubungan keluarga ini membuka pintu bagi hak Ali sbg pewaris (tahta Islam). Pemasukan dari kedua sumber ini berjumlah sangat besar dan akan memberikan sokongan (financial) besar kpd Ali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;KESIMPULAN&lt;/strong&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1) Sebelum mati, Muhammad mengatakan tidak akan meninggalkan warisan kpd keluarganya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2) Ini juga yg dilakukan Abu Bakr. Namun Ali dgn benar mengatakan bahwa &lt;strong&gt;Muhamad SALAH&lt;/strong&gt; karena Quran sendiri menyebut contoh nabi2 yg meninggalkan warisan kpd putera2 mereka (David kpd Solomon, Zechariah kpd John the Baptist). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akibatnya : konfrontasi Fatima dgn Abu Bakr. Fatima benci Abu Bakr dan Ali benci Abu Bakr. Ali kemudian berbaikan dgn Abu Bakr, tidak karena ia merasa ini hal baik, tetapi karena ia kehilangan pamor setelah isterinya mati dan inilah satu2nya cara utk menjadi favorit kembali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3) Isteri2 Muhamad, kecuali Aisha, juga menuntut bagian mereka. Tapi mereka dihentikan oleh  Aisha yg   mengatakan bahwa tidak ada warisan bagi sanak keluarga. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4) Setelah Abu Bakr mati, Ali dan Abbas melanjutkan tuntutan mereka kpd Umar. Ali dan Ibn Abbas bentrok ttg siapa yg harus mendapatkan uang itu. Abbas mencap Ali seorang “pembohong pendosa, pengkhianat, tidak jujur!” Umar menegur keduanya dan mengatakan bahwa mereka pernah juga mengira Abu Bakr sbg “pembohong pendosa, pengkhianat tidak jujur” ! Umar mengatakan didepan muka mereka, bahwa mereka juga mengira dirinya sbg “pembohong pendosa, pengkhianat, tidak jujur” ! Tapi, karena tekanan, kemarahan mereka, Umar menyerah dan memberikan mereka bagian dari kekayaan Muhammad! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;DISKUSI&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lihatlah sifat2 yg tercermin dari kelakuan keluarga Muhamad mulai dari detik kematiannya: &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span&gt;1) SIFAT RAKUS&lt;br/&gt;2) SIFAT BENCI&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi interesan bahwa Ali, saat konfrontasi dgn Abu Bakr mengatakan bahwa Muhamad sendiri lupa isi Qurannya bahwa NABI2 TELAH MEWARISKAN KEKAYAAN MEREKA KPD  PUTERA2 MEREKA. Lihat. Surat 27:16 &amp;amp;amp; 19:6. Ali mengatakan kpd kelompok yg berkumpul dan membuat mereka terbengong, tidak mampu menjawab; shock dihadapkan dgn bukti bahwa Muhamad kecele ! Abu Bakr yg tahu Ali benar hanya bisa menjawab, “Yah, pokoknya gua diberi perintah begini and that’s the way it’s going to be.” &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau para sahabat dan kerabat terdekat Muhamad saja saling cekcok dgn sesama dan tidak menunjukkan cinta, kepercayaan dan kesetiaan terhdp sesama, mana kalau begitu level spiritualitas mereka ? Mana keimanan Islam mereka ? Mengapa menguap begitu cepat bahkan sehari setelah Muhamad mati ? Apakah “Royal Family” Islam tidak menganggap serius ajaran Islam, sampai membuangnya secepat kilat ? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;-------------------------------&lt;br/&gt;REFERENSI &lt;br/&gt;... &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3) Bukhari, Muhammad, “Sahih Bukhari”, Kitab Bhavan, New Delhi, India, 1987, translated by M. Khan &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4) http://answering-islam.org/Silas/childbrides.htm &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5) al-Misri, Ahmad, “Reliance of the Traveler”, (A Classic Manual of Islamic Sacred Law), translated by Nuh Ha Mim Keller, published by Amana publications, Beltsville, Maryland, USA 1991 &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;6) Ibn Sa'd, (d. 852 A.D.), "Kitab al-Tabaqat al-Kabir", (Book of the Major Classes), Volume 2, translated by S. Moinul Haq, Pakistan Historical Society. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;7) Muslim, A., "Sahih Muslim", translated by A. Sidiqqi, International Islamic Publishing House, Riyadh, KSA. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;8) Abu Dawud, Suliman, “Sunan”, al-Madina, New Delhi, 1985, translated by A. Hasan &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;9) al-Tabari, "The History of al-Tabari", (Ta'rikh al-rusul wa'l-muluk), Volume 9, State University of New York Press, 1993. Translated by Ismail K. Poonawala&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-8415559008036084080?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/8415559008036084080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=8415559008036084080' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8415559008036084080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8415559008036084080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/httpanswering-islam.html' title='Islam&apos;s ROYAL FAMILY'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-8102597552731253091</id><published>2007-05-15T22:39:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T22:48:53.417-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Islam agama damai ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;A Sina&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;'Islam adalah agama damai' ... ini selalu didengungkan dan diucapkan oleh politikus kita . Tapi sesuatu yang keluar dari mulut politikus belum tentu benar. Kebenarannya adalah : Islam bukan agama damai. Islam adalah agama KEBENCIAN, TEROR dan PERANG.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah mempelajari Quran dan Hadis, saya berkesimpulan bahwa Muslim entah tidak tahu&lt;br/&gt;atau memang tidak mau menyampaikan Islam secara adanya shg Islam tidak banyak diketahui oleh sebagian besar muslim.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Saya menolak Islam karena:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;a) Muhamad tidak bermoral, tidak etis dan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;b) begitu banyak ketidak-jelasan di dalam Quran.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keterangan:&lt;br/&gt;a) Muhamad tidak menjalankan kehidupan yang suci. Pelampiasan nafsu seksualnya&lt;br/&gt;tidak patut bagi seorang nabi ; terutama hubungan seks dengan pembantu dan budak-budak wanita dan malah isteri puteranya sendiri. Bahkan dengan bocah dibawah umur dengan (Aisha  berumur &lt;strong&gt;9 tahun&lt;/strong&gt; pada saat ditiduri Muhamad yg berumur &lt;strong&gt;53&lt;/strong&gt;). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Muhamad terbukti membunuh, membantai dan melakukan genosida terhadap kaum Yahudi, pengritik, lawan2 politiknya dan bahkan tawanan perang; ia terbukti membakar dan menjarah karavan dagang &amp; kebun palem; menghancurkan mata air lawan2nya; mengutuk dan menuduh musuh-musuhnya sebagai iblis ... Nah, semuanya itu telah mendiskualifikasi Muhamad sebagai manusia baik ... apalagi sebagai utusan Tuhan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;b) Penelitian obyektif terhadap Quran menunjukkan bahwa Quran bukan Mukjijat. &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Quran adalah buku penuh KEBOHONGAN&lt;/strong&gt;. Sekali Quran dipelajari secara  teliti dan rinci dengan pikiran sehat, maka hampir semua kalimat membuktikan kesalahan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Quran memerintah Muslim agar membunuh orang yang tidak percaya pada Islam di mana mereka ditemui (Q. 2:191), bunuh mereka dan perlakukan mereka secara kasar (Q. 9:123), basmi mereka (Q. 9:5), lawan mereka (Q. 8:65), kalau mereka Kristen dan Yahudi maka permalukan mereka dan jatuhkan pajak (jizyah) kepada mereka (Q. 9:29).&lt;/span&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Quran mencabut kebebasan berkeyakinan manusia dan menyatakan dengan jelas bahwa 'tidak ada agama lain yang diterima kecuali Islam' (Q. 3:85). Islam menyatakan orang yang tak percaya dengan Quran agar dipermalukan dan dikenakan pajak (Jizyah) (Q. 9:29). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Islam menyatakan orang yang tak percaya kpd Quran akan pergi ke neraka (Q. 5:10), menyebut mereka najis (kotor, tidak boleh disentuh, tidak murni) (Q. 9:28). Islam memerintahkan pengikutnya untuk melawan kafir (mereka yang tidak percaya kpd Islam) sampai tidak ada agama lain selain Islam (Q. 2:193). Islam mengatakan orang tak percaya akan masuk neraka dan meminum air mendidih (Q. 14:17). Islam memerintah muslim untuk menyembelih atau mengorbankan atau potong tangan dan kaki orang tidak percaya, mereka akan diusir dari tanah Islam secara tidak terhormat dan mereka akan mendapat hukuman yang berat setelah meninggal(Q. 5:34). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagi orang yg  tidak memilih Islam ('tidak beriman'), Islam mengatakan mereka  akan dibakar,&lt;br/&gt; dan    air panas akan dituangkan   kpd kepala mereka sehingga apa yang ada di dalam tempurung dan kulit akan meleleh dan mereka akan dihukum dengan gancu besi (Q. 22:9). Quran melarang Muslim berteman dengan orang yang 'tidak beriman' walaupun ia       saudara atau bapaknya sendiri (Q. 9:23), (Q. 3:28). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Quran memerintah Muslim agar memukul keras dan melawan kafir dengan rasa percaya diri yang besar (Q.25:52), bersikap kasar terhadap mereka karena mereka adalah penghuni neraka (Q.66:9). Muhamad menghendaki pengikutnya untuk memenggal kepala kafir dan setelah melakukan pembantaian besar-besaran, ikatlah dengan teliti semua tawanan-tawanan yang masih tersisa Q. 47:4). &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ttg kaum wanita, buku Allah ini mengatakan bahwa wanita lebih lemah dan rendah derajatnya dari pria dan suami mereka berhak MEMUKUL mereka   kalau  mereka tidak patuh pada suami (Q. 4:34). Quran bukan hanya menolak persamaan hak wanita (Q. 4:11-12), Quran juga menganggap wanita adalah makhluk dungu dan kesaksian wanita tidak bisa dibawa ke pengadilan (Q. 2:282).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini juga berarti seorang wanita yang diperkosa tidak bisa menuduh pelaku kecuali kalau sang wanita korban pemerkosaan ini bisa mengajukan saksi seorang pria (atau 4 orang pria). Muhamad mengijinkan Muslim memiliki 4 istri (atau lebih) dan mengijinkan mereka meniduri pelayan wanita dan sebanyak mungkin budak wanita tawanan yang mereka miliki (Q. 4:3).&lt;br/&gt;Muhamad sendiri melakukan itu. Itulah sebabnya setiap tentara Muslim yang berhasil menduduki bangsa lain ('kafir'), mereka diijinkan memperkosa setiap tawanan perang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tentara Pakistan memperkosa 250.000 wanita Bangladesh pada tahun 1971 setelah mereka membantai 3.000.000 warga sipil tidak bersenjata, hanya karena pemimpin Islam Pakistan menuduh Bangladesh 'tidak Islami.' Ini juga merupakan alasan kenapa penjaga penjara di rejim Islam Iran dapat memperkosa wanita dan membunuh mereka setelah menuduh mereka mengkhianati Islam dan mencap mereka sbg musuh Allah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Faithfreedom.org (atau indonesia.faithfreedom.org) mempelajari Islam secara teliti dengan pikiran &amp; akal sehat. Situs ini menolak kepercayaan2 kuno yg tidak bisa membela keberadaan mereka dgn alasan yang tepat. Situs ini mempertanyakan dan menganjurkan pemikiran independen. Situs ini menggalangkan persatuan manusia, persamaan hak antara pria dan&lt;br/&gt;wanita, mengurangi praduga, kebebasan dari dogma dan keyakinan buta.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dunia ini sudah begitu maju dlm hal teknologi, tapi masih ada saja negara miskin yang tidak sanggup memberi makan rakyatnya sendiri, tapi doyan menghambur2kan uang demi senjata canggih nuklir &amp;amp; biologis. Setiap kesalah-pahaman kecil di antara negara-negara miskin ini atau dengan negara lain bisa mengakibatkan kehancuran besar-besaran. Agama selalu menjadi sumber salah-paham.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demi agama, orang siap untuk mati, membunuh dan menghancurkan segala2nya. Hanya orang beragama yang percaya bahwa mereka akan naik ke surga kalau mereka membunuh manusia. Hanya manusia beragama yang tidak mempunyai rasa hormat kepada makhluk hidup yang dibunuhnya karena berbeda keyakinan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menurut saya, Islam adalah sebuah bahaya laten dan harus dihilangkan dari muka bumi ini bukan karena hal2 konyol dlm Quran, spt pernyataan 'bumi adalah rata' atau 'bintang-bintang adalah panah api Allah yang ditembakkan kepada jin yang memanjat naik ke surga untuk memasang kuping mencuri dengar pembicaraan musyawarah agung.' Cerita-cerita seperti ini bahkan menghibur dan membuat saya tertawa geli. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Islam harus hilang dari muka bumi  karena Islam mengajarkan KEBENCIAN, memerintahkan pembunuhan terhadap non-muslim, melecehkan wanita, dan melanggar hak asasi manusia, mengancam perdamaian dan keamanan seluruh umat manusia. Dengan perkembangan senjata penghancur massal yang begitu pesat di negara-negara Islam, ancaman Islam adalah suatu hal yg serius terhadap peradaban kita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Ali Sina&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-8102597552731253091?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/8102597552731253091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=8102597552731253091' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8102597552731253091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/8102597552731253091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/islam-agama-damai-sina-islam-adalah.html' title=''/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8818021600501689741.post-4131125300360500500</id><published>2007-05-15T22:32:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T03:40:16.466-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Allah, Oh Mengapa ?</title><content type='html'>http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2915&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;WHY ALLAH, OH WHY? &lt;br/&gt;A Muslim scholar ponders on the Quran/Muslim memikirkan Quran.&lt;br/&gt;By Ahmed Simon&lt;br/&gt;http://www.islamreview.com/articles/whyallah.shtml&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah menyampaikan pesannya kepada malaikat Jibril dan lalu malaikat ini harus membawa pesan Allah ini kepada Muhamad secara tidak langsung?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah tidak melakukan dialog langsung dengan nabi Islam, seperti juga ketika Allah berbicara dengan nabi-nabi dalam Injil ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad tidak dianggap pantas diajak bicara langsung?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan agar Muhamad bertanya kepada Kristen dan Yahudi kalau ia ragu-ragu? (10:94 – jadi Allah menegaskan adanya keraguan dan ketidaksempurnaan dalam Quran) ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa tidak ada saksi saat terjadi monolog antara Malaikat Jibril dan Muhamad, seperti pada nabi-nabi Injil yang saksinya cukup banyak?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Quran hanya dalam bahasa Arab? Bukannya Quran untuk non-Arab juga?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah menamakan Surat-Surat dalam Quran dgn judul Ternak, Jin, Kerbau, Gajah, Tawon, Semut, Laba-Laba, Besi dsb, yang sungguh tidak pantas bagi sebuah kitab suci?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan bahwa ia menghilangkan ayat-ayat Setan dalam Quran?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Setan dibiarkan menaruh ayat-ayatnya dalam Quran dan mengapa mereka (Allah dan Setan) bisa menyusun Quran bersama-sama?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan bahwa semua mahluk hidup diciptakan beserta dengan pasangannya, bahwa semua mahluk ada pasangan jantan dan betinanya (13:3), padahal ada juga mahluk-mahluk yang bisexual, tidak memiliki alat kelamin dan bahkan memiliki alat kelamain jantan maupun betina (Bagaimana Allah bisa salah besar begitu )?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengubah/menggantikan/abrogasi ayat-ayat permulaan di Quran dengan ayat-ayat 'yang lebih baik'?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa ayat-ayat permulaan Allah tidak sempurna sehingga Allah harus membetulkan ayat-ayatnya sendiri ? Mengapa Allah mengatakan hanya sekitar 700 dari total 6,241 ayat, (11%) bisa dimengerti manusia ; bukannya Quran dimaksudkan bagi semua Muslim untuk dibaca dan dimengerti?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Hadis mengatakan bahwa Yesus Kristus akan datang lagi pada Hari Kiamat, padahal Muhamad nabi terakhir; mengapa Allah tidak mengirimkan Muhamad saja? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan dalam 86:5-7 bahwa manusia diciptakan dari cairan yang mengucur, dari antara selangkangan dan tulang rusuk; padahal semua orang tahu bahwa sperma datang dari penis (kok Allah bisa salah besar begini)?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad pergi ke Yerusalem lewat surga, naik kuda terbang? Bukannya ia seharusnya ke Mekah – kota Islam yang tersuci, atau Medinah – kota Islam no 2 tersuci? Dan mengapa tidak ada saksi?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah memerintahkan Muslim untuk sholat 5 waktu tertentu selama 365 hari; dan dimanakah Allah pada saat-saat lainnya? Padahal agama lain boleh berdoa dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun, bebas menghadap arah manapun !&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa harus bersholat subuh pada waktu hantu masih gentayangan ? (pk 5.20 a.m.)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa memerintahkan untuk mencuci penis, anus, lobang hidung, ketiak, kuping, dsb, sebelum sholat 5 kali itu; apakah Muslim begitu kotor, Allah?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah merubah arah kiblat dari Mekah ke Yerusalem dan kembali ke Mekah lagi?&lt;br/&gt;Mengapa Muslim (Saudi, Palestinia, Jordania, Syria, dsb.) selama ratusan tahun mengarahkan pantat mereka ke Ka'bah di Mekah saat kiblat menghadap ke Yerusalem?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa menggunakan ritual Hindu (bukan budaya Arab) bagi hijrah (naik haji) ke Ka'abah?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah merasa bahwa menutupi Muslimah dari kepala sampai ujung kaki tidak akan merangsang lelaki Muslim?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa memberikan lelaki 2 kali jumlah warisan wanita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa satu saksi lelaki sama dengan 2 saksi wanita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad mengijinkan 4 istri bagi lelaki dan melanggar prinsip Allah yang menciptakan satu wanita bagi satu pria?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa wanita Muslim harus tunduk pada lelaki Muslim (dlm Hadis : wanita adalah mainan lelaki) ? Allah, mengapa Kau menganggap peraturan macam ini sbg 'persamaan hak' antara lelaki dan wanita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah meminta para suami Muslim untuk memecut dan tidak mengacuhkan istri-istri yang tidak patuh?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah meminta Muslim agar mengucapkan "Bismillah" setiap kali melakukan sesuatu, sementara agama lain menggunakan otak (yang diberikan Tuhan mereka) setiap kali melakukan sesuatu?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah meminta Muslim untuk membunuh Muslim yang meninggalkan Islam?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah melarang pemungutan bunga?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengharamkan minuman alkohol di bumi tetapi mengijinkannya di surga?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah memerintahkah pembunuhan manusia lain karena pelanggaran, penyelewengan, sex diluar perkawinan dsb; Allah pencipta atau perusak kehidupan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengijinkan amputasi seluruh tangan dan kaki karena mencuri?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan dalam Quran bahwa manusia diciptakan dari gumpalan darah, lalu mengatakan dari nol, lalu dari tanah liat, lalu dari cairan yang mengental dan lalu dari lumpur, lalu dari cairan yang mengucur, lalu dari air; mengapa Allah bingung? Mungkin Allah tidak tahu?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan setan/kebiadaban datang dari Allah sendiri ; ini berarti bahwa Allah sendiri setan, bukan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan bahwa bumi datar? Allah tidak tahu bahwa bumi bulat? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan ia menempatkan gunung untuk menstabilisasi bumi agar tidak guncang kanan kiri; bagaimana Allah bisa begitu tolol?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah mengatakan bahwa matahari terbenam dalam sebuah kolam kering di bumi – bagaimana Allah bisa salah total?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah menyetujui perbudakan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah meminta Muslim untuk "menunggu dalam persembunyian untuk membunuh kafir" (bahkan anak-anak)? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah memilih nabi yang tidak terpelajar dan buta huruf?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhammad membunuh, bahkan sesama Muslim dan mencuri harta benda mereka – persis seperti parasit?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad melakukan hubungan sexual dengan budak-budaknya diluar perkawinan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad menyuruh dicongkelnya kedua biji mata seorang maling (hadis Bukhari !)?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad memperkosa budak istri-istrinya (Sufia)?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad menikahi menantunya sendiri (isteri anak angkatnya yang masih muda itu) ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad memiliki begitu banyak isteri, isteri sementara, gundik dan budak?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muhamad mati karena makanannya diracuni (hadis Bukhari !)?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa menyebut Muhammad nabi, padahal Quran hanya menyebutnya sebagai seorang pembawa pesan dan rasul?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah menghadiahkan martir lelaki 72 perawan cantik dsb – dan bukan kepada martir wanita? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah memuat kenikmatan sexual sebagai hadiah bagi mereka yang mati sebagai martyr? (Bukankah ini menunjukkan bahwa para Suicide Bomber Muslim hanyalah sex maniak picisan?)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa begitu banyak ayat Quran begitu terobsesi dengan 'perawan'?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Muslim girang dengan malapetaka orang lain; apakah ini bukan karena suruhanmu, Allah?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah, kau salah copy bagian-bagian Injil ? Karena Injil berakhir dengan kutukan bagi mereka yang mencontek dari Injil-kah?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Quran tidak ditulis secara kronologis, tidak memiliki mukjizat, tidak menunjukkan tempat, tidak ada persamaan derajad antara lelaki-wanita, tidak ada keindahan, tidak ada ramalan, tidak ada cinta, tidak ada sejarah, tidak ada titik waktu, tidak meyebut tentang&lt;br/&gt;kerajaan-kerajaan, tidak ada referensi arsitektural, tidak ada cerita,tidak ada pepatah, seperti Injil; Quran hanya berbicara tentang Jin, Setan, kemarahan Allah, hukuman, dendam, teror, setan-setan, kebiadaban, pemotongan bagian-bagian tubuh, pembunuhan, penyelewengan, benci perempuan, kekejaman, dsb.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Praktek penerapan Islam&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Mengapa ada ratusan sekte Muslim dalam Islam?&lt;br/&gt;Mengapa mereka saling jotos-jotosan dan saling menggorok leher sesama, bahkan antara sesame anggota sekte ?&lt;br/&gt;Mengapa Muslim berjuang keras untuk lari ke negara-negara non-Muslim?&lt;br/&gt;Mengapa lelaki dan wanita Muslim tidak dapat berdoa bersama, seperti agama lain yang bisa berdoa secara sekeluarga?&lt;br/&gt;Mengapa perkawinan Muslim hanyalah sebuah kontrak dan bukan hubungan suci, seperti dalam agama-agama lain?&lt;br/&gt;Mengapa Muslim tidak dapat menikah di mesjid seperti dalam agama-agama lain?&lt;br/&gt;Mengapa lelaki Muslim bisa menceraikan isteri-isterinya dengan hanya mengatakan talak 3 kali? Bahkan lewat SMS ??!&lt;br/&gt;Mengapa Muslim tidak boleh menyentuh anjing dan babi?&lt;br/&gt;Mengapa negara-negara Muslim lebih terbelakang dari negara-negara Kristen, Buddhis, Yahudi, Tao-is, Hindu, Bahai, dsb?&lt;br/&gt;Mengapa Muslim dimana-mana merebut kekuasaan wilayah dan setelah berhasil meraihnya (seperti Iran), mengekangnya (17 juta orang Iran lari )?&lt;br/&gt;Mengapa hukum-hukum Islam tidak dapat direvisi, ketimbang memberlakukan sistim usang dari 1400 tahun yang lalu, dan disesuaikan dengan keperluan jaman ini?&lt;br/&gt;Mengapa begitu banyak perkosaan, pelecehan seksual, incest dan tindak-indak pidana seksual lainnya, pengangguran dan kehancuran di negara-negara Muslim?&lt;br/&gt;Mengapa anggota keluarga Muslim membunuhi ibu-ibu mereka sendiri, dan isteri, saudara dan anak perempuan mereka sendiri ? (Honor Killing !)&lt;br/&gt;Mengapa ada begitu banyak kebencian dalam hati Muslim, Allah?&lt;br/&gt;Mengapa menggunakan Loud Speaker kencang untuk solat ; siapa yang tuli, Allah?&lt;br/&gt;Mengapa badan-badan zakat Muslim digunakan bagi terorisme?&lt;br/&gt;Mengapa Islam nampak sekali dari agama-agama lain dan Muslim secara terang-terangan membohong tentang Islam dan menyembunyikan Islam sebenarnya?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa Allah, Oh Mengapa ? Mana mungkin kau Tuhan ? Bukankah kau sebenarnya &lt;strong&gt;&lt;span&gt;Setan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, Allah?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;i&gt;CATATAN&lt;/i&gt;: - pertanyaan-pertanyaan ini menghantui para pakar islam sendiri. Bagi sunah-sunah spesifik diatas, lihatlah artikel-artikel dalam situs ini. http://www.islamreview.com/&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mentolerir Islam sama saja dgn mentolerir Setan, ini fakta yang tidak dapat diingkari. Islam adalah kanker, sekali tumbuh bisa menghancurkan dirimu. Injil berakhir dengan kutukan kepada siapapun yang menconteknya. Jadi, Islam sendirilah yang mengakibatkan dirinya terkutuk.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8818021600501689741-4131125300360500500?l=ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/feeds/4131125300360500500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8818021600501689741&amp;postID=4131125300360500500' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/4131125300360500500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8818021600501689741/posts/default/4131125300360500500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ali5196-indonesiafaithfreedom.blogspot.com/2007/05/mengapa-allah-oh-mengapa.html' title='Mengapa Allah, Oh Mengapa ?'/><author><name>ali5196</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14383744165588812164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry></feed>
